Wajib Tahu! Ini 10 Contoh Kata Tunjuk dalam Bahasa Jepang dan Artinya

Kata Tunjuk dalam Bahasa Jepang

CETTA – Ketika belajar bahasa Jepang, hal yang sering membuat keliru adalah kata tunjuk, simak artikel tentang contoh kata tunjuk dalam bahasa Jepang berikut ini untuk lebih memahaminya.

 

BACA JUGA:  Yuk Belajar Kosakata Bahasa Jepang Sehari-Hari

 

Apa yang Dimaksud Kata Tunjuk dalam Bahasa Jepang?

Sebelum kamu mengetahui contoh-contoh kata tunjuk dalam bahasa Jepang, kamu harus tahu terlebih dahulu apa itu kata tunjuk dalam bahasa Jepang.

Kata tunjuk merupakan bagian penting dari bahasa Jepang yang digunakan untuk menunjukkan objek, lokasi, atau orang tertentu. 

Dalam bahasa Jepang, terdapat beberapa kata tunjuk yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. 

Selain itu, kata tunjuk memiliki peran penting dalam berkomunikasi dan membantu menjelaskan posisi atau kepemilikan suatu objek atau lokasi. 

Pemahaman yang baik mengenai kata tunjuk ini akan membantu dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang Jepang.

 

BACA JUGA:  Begini Cara Menanyakan Hobi Dalam Bahasa Jepang!

 

Kapan Waktu Menggunakan Kata Tunjuk dalam Bahasa Jepang?

Selain itu, penting untuk diketahui bahwa penggunaan kata tunjuk juga bergantung pada konteks dan situasi. 

Misalnya, penggunaan “これ” (kore) dalam situasi informal dapat digunakan untuk menunjukkan objek yang berada di dekat penutur, sementara “この” (kono) digunakan dalam situasi formal untuk menunjukkan kepemilikan objek yang berada di dekat penutur.

Agar lebih memahaminya, berikut adalah contoh kata tunjuk dalam bahasa Jepang dan artinya.

 

BACA JUGA:  4 Kata Cantik dalam Bahasa Jepang yang Harus Kamu Tahu!

 

10 Contoh Kata Tunjuk dalam Bahasa Jepang

Berikut adalah contoh-contoh kata tunjuk dalam bahasa Jepang yang bisa kamu jadikan referensi untuk belajar Bahasa Jepang:

1. これ (kore)

Kata ini digunakan untuk menunjukkan objek yang dekat dengan penutur. 

Artinya adalah “ini”, contoh penggunaannya yaitu “これは私の本です” (Kore wa watashi no hon desu) berarti “Ini adalah buku saya.”

2. それ (sore)

Selanjutnya adalah それ (sore), kata ini digunakan untuk menunjukkan objek yang dekat dengan pendengar atau orang yang sedang diajak bicara. 

Artinya adalah “itu”, contohnya yaitu “それはあなたの車ですか” (Sore wa anata no kuruma desu ka) berarti “Apakah itu mobil Anda?”

3. あれ (are)

Kata ini digunakan untuk menunjukkan objek yang jauh dari penutur dan pendengar. 

Artinya adalah “itu” dalam bahasa Indonesia. Misalnya, “あれは何ですか” (Are wa nan desu ka) berarti “Apa itu?”

4. この (kono)

Selanjutnya kata ini digunakan untuk menunjukkan objek yang dekat dengan penutur dan memiliki sifat kepemilikan. 

Artinya adalah “ini”, Misalnya, “この部屋は私のです” (Kono heya wa watashi no desu) berarti “Kamar ini milik saya.”

5. その (sono)

Kata ini digunakan untuk menunjukkan objek yang dekat dengan pendengar atau orang yang sedang diajak bicara dan memiliki sifat kepemilikan. 

Arti dalam bahasa Indonesianya adalah “itu”. Contohnya seperti kalimat ini “そのバッグは彼女のです” (Sono baggu wa kanojo no desu) berarti “Tas itu miliknya.”

6. あの (ano)

Contoh lainnya adalah あの (ano), kata ini digunakan untuk menunjukkan objek yang jauh dari penutur dan pendengar, serta memiliki sifat kepemilikan. 

Artinya dalam bahasa Indonesia adalah “itu”, misalnya, “あの建物は彼らのです” (Ano tatemono wa karera no desu) berarti “Bangunan itu milik mereka.”

7. どれ (dore)

Kata ini digunakan untuk menunjukkan pilihan antara beberapa objek. Artinya adalah “yang mana”.

Contoh kalimatnya yaitu, “どれが好きですか” (Dore ga suki desu ka) berarti “Mana yang kamu suka?”

8. ここ (koko)

Kemudian contoh berikutnya adalah ここ (koko).

Kata ini digunakan untuk menunjukkan lokasi yang dekat dengan penutur. Artinya adalah “di sini”.

Contohnya adalah “ここで待ってください” (Koko de matte kudasai) berarti “Tolong tunggu di sini.”

9. そこ (soko)

Kata soko digunakan untuk menunjukkan lokasi yang dekat dengan pendengar atau orang yang sedang diajak bicara. Artinya adalah “di situ”.

10 .あそこ (asoko)

Selanjutnya adalah asoko,kata ini digunakan untuk menunjukkan lokasi yang jauh dari penutur dan pendengar. 

Artinya adalah “di sana”, misalnya, “あそこに公園があります” (Asoko ni kōen ga arimasu) berarti “Ada taman di sana.”

Demikianlah penjelasan mengenai 10 kata tunjuk dalam bahasa Jepang beserta artinya. 

Dengan memahami penggunaan dan makna kata-kata ini, kamu dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jepang.

Teruslah berlatih dan eksplorasi lebih lanjut tentang tata bahasa Jepang untuk memperluas pemahaman kamu tentang bahasa dan budaya Jepang. Selamat belajar!

 

BACA JUGA:  Belajar Huruf Abjad Jepang Hiragana dan Katakana A sampai Z

 

Ingin Mahir Bahasa Jepang? Yuk Gabung Cetta!

Nah, bagi kamu yang mau mahir Bahasa Jepang dan lancar berbicara dengan bahasa Jepang, langsung saja bergabung bersama Cetta Online Class.

Di Cetta, ada program khusus Bahasa Jepang yang disebut dengan Classes Japanese Programs, yakni kursus Bahasa Jepang online yang interaktif dan dibimbing dengan tutor profesional serta berpengalaman.

Apalagi tutor di Cetta masih berjiwa muda, jadi belajar semakin seru dan menyenangkan.

Kalau kamu bergabung sekarang, akan ada diskon 10% dengan menggunakan kode BACACETTASUPDATE.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!

Bagikan Artikel ini:

Artikel Lainnya

Isi Data Diri Dulu, Yuk!
Cetta Akan Kirimkan Kode Promonya ke Emailmu