Artikel ini membahas cara unik dan menyenangkan belajar bahasa Jepang melalui idol group Jepang. Dimulai dari penjelasan apa itu idol group, sejarah perkembangannya, pengalaman Azzah-sensei yang sukses meningkatkan kemampuan bahasa Jepang lewat idol, hingga rekomendasi lagu untuk berbagai level kemampuan. Di akhir, kamu akan mendapatkan rekomendasi kelas yang cocok untuk melanjutkan perjalanan bahasa Jepangmu dengan metode yang lebih terstruktur.
Belajar bahasa Jepang terasa membosankan dan sulit dipahami? Banyak pemula yang stuck di level yang sama karena hanya fokus pada buku teks dan grammar tanpa praktik kontekstual. Akibatnya, kemampuan speaking stagnan dan motivasi belajar perlahan memudar.
Namun, tenang saja, Cetz! Ada cara yang jauh lebih seru dan efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepangmu: belajar sambil mengikuti idol group Jepang favorit. Metode ini terbukti membantu ribuan learner, termasuk Azzah-sensei dari Cetta Japanese, untuk meningkatkan kemampuan listening, vocabulary, dan speaking secara natural tanpa terasa seperti belajar.
Apa Itu Idol Group? Mengenal Fenomena J-Pop Culture
Idol group adalah sebuah konsep hiburan unik yang menjadi ikon budaya pop Jepang. Dalam bahasa Jepang, idol disebut sebagai “aidoru” (アイドル), yang merupakan adopsi dari kata “idol” dalam bahasa Inggris.
Menurut The Daily Beast, idol group identik dengan perempuan-perempuan remaja berpenampilan menarik yang dapat menyanyi, menari, dan berakting untuk para penggemarnya. Konsep “idol” di Jepang berbeda dengan artis biasa—mereka dirancang untuk menjadi sosok yang dekat dan bisa diidolakan oleh fans, menciptakan koneksi emosional yang kuat.
Meski stereotip awal berfokus pada girl group, tidak menutup kemungkinan bahwa suatu anggota idol group berjenis kelamin laki-laki. Faktanya, boy group atau boyband juga sangat populer di industri idol Jepang.
Sejarah Idol Group di Jepang
Contoh pionir adalah boyband Johnny’s, yang menurut artikel dari Japan Times, adalah kelompok pertama yang menggunakan konsep sebagai sebuah idol group di Jepang dan didirikan pada tahun 1962 oleh Johnny Kitagawa.
Setelahnya, perkembangan idol group di Jepang terus bertumbuh pesat dengan munculnya berbagai agensi dan konsep yang inovatif. Akhirnya, periode tahun 1980-an disebut sebagai ‘Golden Age of Idols’ karena adanya ledakan ekonomi di Jepang dan perhatian masyarakat yang mulai tertuju ke mereka.
Konsep idol group sendiri akhirnya menjadi inspirasi bagi industri serupa dari negara lain, misalnya K-Pop yang mengadopsi sistem training, variety show, dan fan engagement ala Jepang.
Apa Grup Idola Paling Terkenal di Jepang?
Jepang memiliki banyak sekali idol group legendaris yang mempengaruhi industri musik Asia. Beberapa grup idola paling terkenal di Jepang sepanjang masa antara lain:
Girl Groups Legendaris:
- AKB48 – Grup dengan konsep “idol you can meet”, memiliki ratusan member dan sister group di berbagai kota
- Nogizaka46 – Rival AKB48 yang dikenal dengan konsep elegant dan sophisticated
- Morning Musume – Salah satu pioneer girl group modern sejak era 1990-an
- Perfume – Techno-pop group dengan konsep futuristik
Boy Groups Populer:
- Arashi – Salah satu boyband terpopuler yang sempat hiatus tahun 2020
- King & Prince – Boyband Johnny’s yang populer di era modern
- SixTONES & Snow Man – Generasi baru idol Johnny’s yang debut bersamaan
- EXILE – Group dengan jumlah member banyak dan konsep dance-oriented
Grup-grup ini tidak hanya terkenal di Jepang, tetapi juga memiliki fanbase internasional yang besar, menjadikan mereka gateway yang sempurna untuk belajar bahasa dan budaya Jepang.
Aktivitas Idol Group: Lebih dari Sekadar Menyanyi
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kelompok idola sangat beragam, loh. Sebagai sebuah grup, mereka memiliki kegiatan yang dilakukan berkelompok, seperti konser, music video, variety show, dan menyiapkan lagu-lagu baru.
Namun, para anggotanya juga memiliki solo project yang menarik:
- Main film dan drama – Banyak idol yang jadi aktor/aktris
- Variety show – Program hiburan di TV dengan games dan challenges
- Drama musikal – Pertunjukan teater musikal
- Radio show – Program radio interaktif dengan fans
- Photobook dan majalah – Konten visual untuk fans
- Live streaming – Interaksi langsung dengan penggemar
Menurut Azzah-sensei, idol group sangat menarik untuk diikuti karena kita tidak akan bosan dengan variasi konten yang mereka berikan. Dari konten-konten inilah kita bisa belajar bahasa Jepang dalam berbagai konteks, formal, casual, slang, sampai dialek regional.
“Sangat berfaedah sekali mengidolakan idol Jepang itu, ahahahaha,” sambung Azzah-sensei dengan antusias.
Ngidol Sambil Belajar Bahasa Jepang: Pengalaman Azzah-sensei
Mengidolakan idol group sambil belajar bahasa Jepang adalah hal yang dilakukan banyak orang, salah satunya Azzah-sensei dari Cetta Japanese!
Pada tahun 2018, Azzah-sensei datang ke Jepang untuk mempelajari bahasanya. Namun, berbeda dengan teman-temannya, ketika itu Azzah-sensei tidak memiliki ketertarikan mendalam terhadap budaya pop Jepang.
“Jadinya, aku belajar bahasa cuman buat ujian doang, dan aku jadi nggak bisa (lancar) ngomong bahasa Jepang dan nggak pede; kalau ditanya jawabnya simpel-simpel aja,” kata Azzah-sensei.
Turning Point: Menemukan King & Prince
Azzah-sensei merasa bahwa dirinya tidak bisa seperti ini terus—ia harus berkembang. Sejak itu, ia memutuskan untuk menonton drama-drama televisi dan mendengarkan lagu-lagu berbahasa Jepang, hingga akhirnya beliau menemukan idol group King & Prince.
“Ketika di tahun 2018 atau 2019 gitu, source soal King & Prince tuh masih sedikit banget, terlebih mereka nggak punya akun media sosial yang official gitu. Jadi, dulu aku cuman nontonin video-video mereka yang diupload sama fans, dan meskipun tadinya aku nggak terlalu paham, tapi entah kenapa aku suka banget!” tambah Azzah-sensei.
Metode Belajar Lewat Fan Fiction
Selain itu, Azzah-sensei juga suka membaca fan fiction berbahasa Jepang yang ada di Instagram dan platform lainnya. Ketika membaca, kadang ia menemukan kanji-kanji dan kosakata yang tidak ia pahami, jadi ketika sedang membaca fan fiction, Azzah-sensei biasanya menyiapkan kamus juga.
Tanpa disadari, hal ini membuat kemampuan berbahasa Jepang Azzah-sensei berkembang pesat, dari yang hanya bisa menjawab pertanyaan dengan simpel, menjadi bisa berdiskusi panjang tentang idol favoritnya. Trik ini terus ia gunakan sampai sekarang, dan ini adalah salah satu alasan mengapa kursus bahasa asing di Cetta sangat efektif, karena menggabungkan pembelajaran terstruktur dengan minat personal siswa.
Kenapa Belajar Bahasa Jepang Lewat Idol Group Efektif?
Metode belajar bahasa Jepang melalui idol group memiliki beberapa keunggulan:
1. Konten Autentik dan Natural
Kamu mendengar bahasa Jepang yang benar-benar digunakan native speaker, bukan bahasa textbook yang kaku.
2. Motivasi Intrinsik Tinggi
Karena kamu suka dengan idolnya, kamu akan termotivasi untuk terus belajar tanpa merasa terpaksa.
3. Exposure Berkelanjutan
Idol group terus memproduksi konten baru, lagu, video, variety show, sehingga exposure bahasa Jepangmu konsisten.
4. Belajar Konteks Budaya
Kamu tidak hanya belajar bahasa, tapi juga memahami gesture, etika, humor, dan norma sosial Jepang.
5. Melatih Multiple Skills
- Listening: Mendengarkan lagu dan variety show
- Reading: Membaca lirik, fan fiction, dan berita
- Speaking: Menirukan pronunciation dari lagu
- Writing: Menulis komentar atau fan content
Jika kamu pemula yang ingin memulai dari dasar, kamu bisa mengecek panduan belajar bahasa Jepang untuk pemula terlebih dahulu untuk membangun fondasi yang kuat.
Rekomendasi Lagu Idol Group dari Azzah-sensei
Nah, buat kamu yang ingin mengikuti cara Azzah-sensei belajar bahasa Jepang, beliau kasih 3 rekomendasi lagu untuk kamu nih, Cetz!
1. Arashi – ‘Happiness’ (Level Pemula)
Lagu ini, menurut Azzah-sensei, pas banget buat kamu yang baru mau belajar bahasa Jepang!
“Musiknya simpel tapi bikin semangat, dan lirik serta kanji yang dipakai pun simpel.”
Kenapa cocok untuk pemula:
- Kosakata dasar dan umum
- Tempo lagu tidak terlalu cepat
- Pronunciation jelas
- Tema positif yang mudah dipahami
2. Snow Man – ‘Orange Kiss’ (Level Menengah)
“Sesuai judulnya, ini lagu cinta-cinta, jadi pas banget buat kamu yang lagi kasmaran sambil belajar bahasa Jepang!” kata Azzah-sensei.
Tingkat kesulitan lagu ini sendiri satu tingkat di atas ‘Happiness’-nya Arashi.
Kenapa cocok untuk level menengah:
- Kosakata romantis yang sering dipakai
- Mix antara kanji dan hiragana
- Beat lebih kompleks dengan rap part
- Ekspresi emosi yang beragam
3. King & Prince – ‘Ichiban’ (Level Lanjutan)
Nah, lagu bergenre R&B ini sendiri menurut Azzah-sensei memang cukup sulit untuk didengarkan.
“Kosakata yang digunakan sebenernya bahasa Jepang, tapi diucapkan seperti bahasa Inggris, jadi harus membaca liriknya baik-baik agar bisa didengarkan dengan benar,” tambahnya.
Kenapa challenging:
- Style R&B dengan pronunciation unik
- Wordplay dan double meaning
- Tempo cepat di beberapa bagian
- Mix bahasa Jepang dan English pronunciation
Setelah menguasai lagu-lagu ini, kamu bisa eksplorasi lebih jauh ke ekspresi-ekspresi populer lainnya yang sering dipakai idol, seperti arti kawaii dalam bahasa Jepang dan slang gaul lainnya.
Tips Maksimalkan Belajar Bahasa Jepang Lewat Idol Group
Agar metode ini lebih efektif, ikuti tips berikut:
1. Mulai dengan Subtitle
Tonton video dengan subtitle bahasa Jepang (bukan terjemahan) untuk mencocokkan audio dan tulisan.
2. Catat Vocabulary Baru
Buat daftar kosakata baru yang kamu temukan dan review secara berkala.
3. Ikuti Lirik Sambil Mendengarkan
Baca lirik sambil mendengarkan lagu untuk melatih pronunciation dan intonasi.
4. Tiru Pronunciation
Coba nyanyikan lagu tersebut untuk melatih speaking skill.
5. Ikuti Variety Show
Variety show idol memberikan exposure bahasa casual dan natural yang jarang ada di textbook.
6. Gabungkan dengan Pembelajaran Formal
Meski seru, jangan lupakan grammar dan struktur bahasa yang proper. Kombinasikan dengan kursus terstruktur untuk hasil maksimal.
Jago Bahasa Jepang di Cetta!
Itu dia tips dan trik dari Azzah-sensei untuk belajar bahasa Jepang bareng idol group! Metode ini memang sangat efektif untuk meningkatkan motivasi dan exposure, tapi untuk benar-benar mahir, kamu tetap perlu pembelajaran yang terstruktur.
Kalau kamu tertarik untuk memahami lebih banyak ekspresi dan cara penggunaannya dalam percakapan sehari-hari, kamu bisa lanjut belajar di kelas Shokyuu-2 di Cetta Japanese. Di level ini, kamu akan belajar grammar, kanji, dan speaking dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami.
Memilih platform belajar yang tepat itu penting, lho! Kalau kamu masih ragu, coba baca panduan 5 tips memilih online course bahasa asing yang berkualitas agar investasimu untuk belajar nggak sia-sia.
Konsultasikan kelas yang paling cocok dengan kebutuhanmu langsung dengan admin Cetta, dan gunakan kode BACACETTAUPDATES untuk mendapatkan diskon 10% saat pendaftaran.










