Gambar sekelompok siswa sedang berunding

Penyebutan Angka dalam Bahasa Jepang: Sistem Arab dan Kanji

Daftar Isi

Artikel ini akan membahas sistem penyebutan angka dalam bahasa Jepang, baik yang menggunakan format internasional maupun Kanji, agar kamu tidak salah hitung saat bertransaksi atau berkomunikasi. Bagi pemula, angka seringkali dianggap materi paling mudah, padahal dalam bahasa Jepang, sistem bilangan memiliki aturan main yang cukup rumit dan berbeda jauh dengan bahasa Indonesia.

Bayangkan betapa bingungnya kamu saat kasir di Tokyo menyebutkan nominal harga yang panjang, atau saat kamu salah membaca jadwal kereta karena keliru memahami simbol angkanya. Kesalahan kecil dalam memahami angka tidak hanya memicu situasi awkward, tapi juga bisa membuatmu rugi secara finansial saat berbelanja atau salah memperhitungkan waktu saat traveling.

Supaya kamu terhindar dari momen “mati kutu” tersebut, artikel ini hadir sebagai panduan lengkapmu. Mempelajari angka adalah langkah fundamental yang krusial. Apalagi jika kamu sudah memahami alasan anak muda harus belajar bahasa Jepang, tentu kamu ingin kemampuan semakin hebat, bukan? Simak penjelasannya sampai tuntas, ya!

 

Penyebutan Angka dalam Bahasa Jepang (Sistem Arab)

Yang dimaksud dengan sistem angka Arab di sini adalah angka internasional (0, 1, 2, 3, dst) yang biasa kita gunakan sehari-hari. Angka dalam bahasa Jepang sering ditulis menggunakan karakter ini dalam situasi kasual atau penulisan horizontal.

Bagi kamu yang ingin latihan mandiri, banyak website belajar bahasa Jepang yang menyediakan kuis tebak angka untuk melatih refleksmu.

Berikut adalah cara baca angka dalam sistem angka Arab/Internasional:

0 – ゼロ (zero) 

1 – 一 (ichi) 

2 – 二 (ni) 

3 – 三 (san) 

4 – 四 (shi/yon) 

5 – 五 (go) 

6 – 六 (roku) 

7 – 七 (nana/shichi) 

8 – 八 (hachi) 

9 – 九 (kyū) 

10 – 十 (jū)

Penulisan ini umum digunakan di Jepang dan mudah untuk dipelajari bagi orang yang ingin mulai belajar bahasa Jepang.

 

Penyebutan Angka dalam Bahasa Jepang

Selain angka internasional, Jepang menggunakan karakter Kanji untuk merepresentasikan bilangan, terutama dalam penulisan vertikal, dokumen formal, atau daftar harga di kedai tradisional. Agar tidak tertukar dengan huruf lainnya, ada baiknya kamu juga membaca panduan belajar huruf Jepang untuk pemula untuk memahami perbedaan Kanji, Hiragana, dan Katakana.

Berikut adalah daftar angkanya:

0 – 零 (rei/zero)

1 – 一 (ichi)

2 – 二 (ni)

3 – 三 (san)

4 – 四 (shi/yon)

5 – 五 (go)

6 – 六 (roku)

7 – 七 (shichi/nana)

8 – 八 (hachi)

9 – 九 (kyū)

10 – 十 (jū)

100 – 百 (hyaku)

1,000 – 千 (sen)

10,000 – 万 (man)

 

Angka yang Lebih Tinggi

Sistem bilangan Jepang berbeda dengan Barat/Indonesia yang menggunakan kelipatan ribuan (tiga nol). Jepang menggunakan kelipatan 10.000 (empat nol atau man). Berikut adalah daftar untuk angka besar:

1,000 – 千 (sen) 

10,000 – 万 (man) 

100,000,000 – 億 (oku) 

1,000,000,000 – 十億 (jū oku) 

10,000,000,000 – 百億 (hyaku oku) 

100,000,000,000 – 千億 (sen oku) 

1,000,000,000,000 – 兆 (chō) 

10,000,000,000,000 – 十兆 (jū chō) 

100,000,000,000,000 – 百兆 (hyaku chō) 

1,000,000,000,000,000 – 京 (kei) 

10,000,000,000,000,000 – 十京 (jū kei) 

100,000,000,000,000,000 – 百京 (hyaku kei) 

1,000,000,000,000,000,000 – 垓 (gai) 

10,000,000,000,000,000,000 – 十垓 (jū gai) 

100,000,000,000,000,000,000 – 百垓 (hyaku gai)

Daftar di atas adalah contoh angka tinggi. Meski jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari seperti belanja di konbini, angka ini penting untuk berita ekonomi atau populasi. 

Untuk keperluan sehari-hari, seperti berbelanja atau menghitung umur, biasanya menggunakan sistem angka Arab (Arabic numerals) seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

 

Aturan Penyebutan Angka dalam Bahasa Jepang

Dalam sistem angka Jepang, terdapat juga penggunaan karakter tambahan untuk angka yang lebih besar. Sebagai contoh, 100 juta ditulis sebagai 一億 (ichi oku), dan 1 triliun ditulis sebagai 一兆 (ichi chō).

Sistem angka Jepang juga menggunakan cara khusus dalam menyebutkan angka-angka seperti dalam penghitungan waktu atau penghitungan bilangan bulat dalam suatu seri. Misalnya, 1 jam ditulis sebagai 一時間 (ichi jikan) dan 1 bulan ditulis sebagai 一ヶ月 (ikkagetsu).

Harap diingat bahwa penggunaan sistem angka Jepang (Kanji) atau Arab (Internasional) tergantung pada konteks. Sistem angka Arab lebih umum digunakan dalam penulisan tanggal horizontal atau harga di supermarket modern.

Bingung Hafalan Angka? Cetta Punya Caranya!

Menghafal ichi, ni, san mungkin terasa mudah, tapi tantangan sebenarnya muncul saat angka tersebut digabung dengan counter (kata bantu bilangan) yang memiliki aturan perubahan bunyi. Seringkali, pemula merasa frustrasi karena sudah hafal angkanya, tapi tetap salah saat menyebut “satu batang”, “dua ekor”, atau “tiga orang” dalam bahasa Jepang.

Sayang sekali jika semangat belajarmu luntur hanya karena bingung dengan konsep perubahan bunyi dan tata bahasa dasar ini. Tanpa pondasi yang kuat dari awal, materi lanjutan akan terasa semakin rumit dan membuatmu mogok belajar di tengah jalan.

Yuk, bangun pondasi bahasamu dengan benar dari nol! Gabung di kelas Elementary Reguler Cetta Online Class sekarang juga. Kelas ini dirancang khusus buat kamu yang mau belajar dari nol banget, mulai dari Hiragana, Katakana, Basic Grammar, hingga percakapan sederhana. Gunakan kode promo spesial BACACETTASUPDATE untuk diskon 10%. Masih bingung levelmu di mana? Hubungi kami untuk konsultasi gratis biar belajarmu makin mudah!

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Coba Trial Class Gratis dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup