Sejarah Imlek dan Tradisi Tahun Baru China di Indonesia

Memberikan Angpau menjadi bagian dari sejarah Imlek di Indonesia

CETTA – Sebentar lagi akan datang hari raya Imlek, kamu sudah tahu belum sejarah Imlek dan budaya masyarakat China ketika merayakan Imlek?

Imlek memang terkenal dengan perayaan yang penuh suka cita, Imlek juga menjadi momen untuk kumpul keluarga serta memanjatkan doa untuk keberuntungan.

Nah, Cetta akan menjelaskan sejarah Imlek atau tahun baru China beserta tradisinya.

Simak artikelnya sampai selesai, ya.

 

Sejarah Imlek dan Bahasa Mandarin Imlek

Tahun baru Imlek juga dikenal sebagai “Tahun Baru Lunar” atau “Tahun Baru Cina”, merupakan salah satu perayaan terpenting dalam budaya Tionghoa dan komunitas yang terkait secara budaya seperti Korea, Vietnam, dan sebagian besar Asia Tenggara. 

Perayaan ini didasarkan pada kalender lunar yang tanggalnya bervariasi setiap tahunnya dalam kalender Gregorian. 

Sejarah Tahun Baru Imlek melibatkan legenda, tradisi kuno, dan praktik budaya yang beragam.

 

Berikut ini adalah sejarah Imlek yang akan dijelaskan secara detail dan lengkap:

 

BACA JUGA:  100+ Ucapan Imlek 2024 dalam bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia

 

1. Asal Usul Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek memiliki akar dalam tradisi kuno Tiongkok. 

Sejarahnya dapat ditelusuri kembali lebih dari 3.000 tahun ke belakang. 

Awalnya, perayaan ini dimulai sebagai ritual agraris untuk menyambut musim semi dan menandai awal siklus pertanian baru.

 

2. Legenda Nian

Salah satu cerita legendaris yang sangat terkait dengan Tahun Baru Imlek adalah legenda Nian. 

Menurut legenda ini, ada monster buas bernama Nian yang muncul setiap akhir tahun untuk menyerang desa-desa dan memakan hewan ternak, bahkan manusia. 

Namun, orang menemukan bahwa Nian takut pada warna merah, suara keras, dan cahaya terang. 

Oleh karena itu, mereka mulai menggunakan petasan, lentera, dan warna merah untuk menangkal Nian. 

Ini memberi asal-usul bagi banyak tradisi Tahun Baru Imlek, seperti menggunakan lentera merah dan petasan.

 

3. Perayaan Awal

Tahun Baru Imlek pada awalnya diperingati sebagai perayaan keagamaan untuk menghormati leluhur dan dewa-dewa, serta untuk memohon kesuburan dan keberuntungan bagi tahun yang akan datang.

 

4. Pengaruh Budaya

Seiring berjalannya waktu, perayaan Tahun Baru Imlek berkembang menjadi perayaan yang melibatkan banyak aspek budaya Tiongkok, seperti seni pertunjukan tradisional (seperti barongsai dan naga tarian), masakan khas, dan seni kertas merah.

 

5. Pengaruh Kalender Lunar

Sebagian besar perayaan Tahun Baru Imlek terkait dengan kalender lunar Tiongkok. 

Oleh karena itu, tanggalnya berubah setiap tahun dalam kalender Gregorian, biasanya jatuh antara 21 Januari dan 20 Februari. Namun tahun ini, Tahun Baru Imlek jatuh pada 10 Februari 2024.

 

6. Tradisi Modern

Di zaman modern, perayaan Tahun Baru Imlek tetap menjadi momen penting dalam budaya Tionghoa, namun sering kali dihubungkan dengan liburan panjang, reuni keluarga, pertunjukan kembang api, dan perayaan umum di seluruh dunia.

 

7. Signifikansi Budaya

Tahun Baru Imlek juga memiliki makna budaya yang dalam, termasuk memulai yang baru, membersihkan rumah dari energi negatif, dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan teman-teman.

 

 

Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek

Perayaan Tahun Baru China, yang juga dikenal sebagai Tahun Baru Imlek atau Tahun Baru Lunar, adalah salah satu perayaan terpenting dalam budaya Tionghoa dan di wilayah-wilayah di mana budaya Tionghoa memiliki pengaruh yang kuat. 

Tradisi ini memiliki akar yang dalam dalam sejarah, budaya, dan filosofi Tionghoa, dan merayakan kedatangan tahun baru menurut kalender lunar Tiongkok.

 

Berikut ini adalah beberapa tradisi yang biasa dilakukan saat Tahun Baru Imlek:

 

1. Persiapan Awal

Persiapan untuk Tahun Baru China sering dimulai beberapa minggu sebelum tanggal perayaan. 

Hal ini mencakup membersihkan rumah dari energi negatif dan menyingkirkan segala sesuatu yang lama dan usang untuk menyambut yang baru. 

Orang-orang juga membeli barang-barang baru, seperti pakaian baru, hiasan rumah, dan makanan khas Tahun Baru.

 

2. Kumpul Keluarga

Salah satu aspek paling penting dari perayaan Tahun Baru China adalah kumpul keluarga. 

Keluarga yang tersebar di berbagai tempat akan berusaha untuk berkumpul bersama, seringkali di rumah orang tua atau kakek-nenek. 

Kumpul keluarga ini merupakan momen yang sangat berharga di mana anggota keluarga saling bertukar cerita, bermain permainan tradisional, dan menikmati hidangan khas Tahun Baru.

 

3. Makan Bersama Makanan Khas

Makanan memainkan peran penting dalam perayaan Tahun Baru China. 

Hidangan-hidangan khas seperti dumpling, kue ketan, ikan, ayam panggang, sayuran hijau, dan suguhan manis lainnya disajikan dengan makna simbolis tertentu. 

Misalnya, ikan melambangkan keberuntungan dan kemakmuran, sementara dumpling melambangkan kekayaan dan keberuntungan.

 

4. Barongsai dan Naga Tarian

Pertunjukan barongsai dan naga tarian adalah bagian integral dari perayaan Tahun Baru China. 

Barongsai dan naga yang dipercaya membawa keberuntungan dan mengusir roh jahat, menari di jalan-jalan, pasar, dan di depan rumah-rumah untuk membawa keberuntungan pada tahun yang baru.

 

BACA JUGA:  Gratis! Ini 10 Rekomendasi Aplikasi untuk Belajar Bahasa Mandarin

 

5. Penggunaan Warna Merah

Warna merah dianggap sebagai warna keberuntungan dalam budaya Tionghoa, dan itu sangat khas dalam perayaan Tahun Baru China. 

 

Orang-orang menghiasi rumah mereka dengan dekorasi merah, seperti lentera merah, amplop merah yang diisi dengan uang (hongbao), dan penghiasan merah lainnya untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan.

 

6. Tradisi Memberi Hadiah

Selama perayaan Tahun Baru China, orang memberi hadiah kepada keluarga dan teman-teman mereka sebagai tanda penghormatan dan keberuntungan. 

Hadiah-hadiah ini sering kali berupa hongbao (amplop merah dengan uang), makanan kering, atau barang-barang yang memiliki makna simbolis.

 

7. Doa dan Penghormatan Leluhur

Perayaan Tahun Baru China juga mencakup doa dan penghormatan kepada leluhur. 

Orang memanjatkan doa untuk keberuntungan, kesehatan, dan kesuksesan di tahun yang akan datang, sambil menghormati leluhur mereka dengan menyalakan lilin dan menawarkan persembahan.

 

8. Pertunjukan Kembang Api

Tradisi terakhir pada perayaan Tahun Baru Imlek adalah melakukan pertunjukkan kembang api.

Pertunjukan kembang api adalah bagian tak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru China. 

Kembang api dan petasan dinyalakan untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan serta meriahkan suasana perayaan.

 

Arti Tahun Baru Imlek dalam Bahasa Mandarin

Setelah mengetahui sejarah Imlek, kamu sudah tahu belum arti tahun baru Imlek dalam bahasa Mandarin?

Hari raya Imlek dalam bahasa Mandarin disebut “春节” (Chūn Jié), yang secara harfiah berarti “Festival Musim Semi”. 

Istilah ini digunakan karena perayaan Imlek sering kali merupakan awal musim semi di Tiongkok, dan merupakan simbol kesuburan dan awal yang baru.

 

Nah, itulah penjelasan tentang sejarah Imlek, budaya dan tradisi yang dilakukan saat Imlek. Semoga bisa menambah pengetahuanmu, ya.

Bagikan Artikel ini:

Artikel Lainnya

Isi Data Diri Dulu, Yuk!
Cetta Akan Kirimkan Kode Promonya ke Emailmu