Dalam bahasa Jepang, partikel memiliki peran penting dalam menunjukkan hubungan antar kata dalam sebuah kalimat. Di antara berbagai partikel yang sering digunakan, へ dan に termasuk yang cukup sering muncul, terutama ketika membicarakan arah atau tujuan suatu pergerakan.
Sekilas, kedua partikel ini sama-sama dapat diterjemahkan sebagai “ke”, sehingga tidak jarang membuat pembelajar bingung saat harus memilih mana yang tepat. Padahal, meskipun terlihat mirip, へ dan に memiliki perbedaan nuansa yang cukup penting dalam penggunaannya.
Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari perbedaan antara へ dan に secara lebih jelas, mulai dari fungsi, nuansa makna, hingga contoh penggunaannya dalam kalimat sehari-hari. Dengan memahami perbedaan ini, kamu akan lebih mudah menggunakan kedua partikel tersebut dengan tepat dan natural.
Partikel へ (e)
Jika diletakkan setelah kata benda, partikel ini menunjukkan tujuan, arah, atau sasaran dari suatu tindakan. Berikut kata-kata kerja yang biasanya dapat dipasangkan dengan partikel へ:
| No | Kanji | Romaji | Arti (Indonesia) |
| 1 | 上げる | ageru | mengangkat |
| 2 | 歩く | aruku | berjalan |
| 3 | 出かける | dekakeru | pergi keluar |
| 4 | 電話をかける | denwa o kakeru | menelepon |
| 5 | 電話をする | denwa o suru | menelepon |
| 6 | 出る | deru | keluar |
| 7 | 入る | hairu | masuk |
| 8 | 入れる | ireru | memasukkan |
| 9 | 行く | iku | pergi |
| 10 | 帰る | kaeru | pulang |
| 11 | 書く | kaku | menulis |
| 12 | 来る | kuru | datang |
| 13 | 戻る | modoru | kembali |
| 14 | 向かう | mukau | menuju |
| 15 | 置く | oku | meletakkan |
| 16 | 贈る | okuru | memberi hadiah |
| 17 | 送る | okuru | mengirim |
| 18 | 旅行する | ryokou suru | bepergian |
| 19 | 出発する | shuppatsu suru | berangkat |
| 20 | 倒れる | taoreru | jatuh / roboh |
| 21 | 手紙を書く | tegami o kaku | menulis surat |
| 22 | 転勤する | tenkin suru | pindah tugas |
Dalam banyak kasus, partikel ini dapat dipertukarkan dengan に, seperti berikut:
わたしは母へプレゼントを送りました。
Watashi wa haha e purezento o okurimashita.
Saya mengirim hadiah kepada ibu saya.
わたしは母にプレゼントを送りました。
Watashi wa haha ni purezento o okurimashita.
Saya mengirim hadiah kepada ibu saya.
Namun, hal ini tidak berlaku jika へ diikuti oleh の, seperti contohnya kalimat di bawah ini:
これは母にのプレゼントです。 X
Kore wa haha ni no purezento desu.
Seharusnya seperti ini saja:
これは母へのプレゼントです。
Kore wa haha e no purezento desu.
Ini adalah hadiah untuk ibu saya.
Selain itu, biasanya partikel へ dapat digunakan dalam kondisi-kondisi sebagai berikut:
1. Menunjukkan arah suatu tindakan menuju.
わたしは大阪へ行きます。
Watashi wa Oosaka e ikimasu.
Saya pergi ke Osaka.
2. Menunjukkan titik akhir atau tujuan dari suatu tindakan.
わたしは今空港へ着きました。
Watashi wa ima kuukou e tsukimashita.
Saya baru saja tiba di bandara.
3.Menunjukkan orang atau benda yang menjadi sasaran tindakan.
これはあなたへのプレゼントです。
Kore wa anata e no purezento desu.
Ini adalah hadiah untuk Anda.
4. Dalam pola kalimat 「~ところへ」(~tokoro e), penggunaan partikel へ menjelaskan situasi yang terjadi ketika suatu tindakan berlangsung.
宿題が終わったところへ友達が遊びに来た。
Shukudai ga owatta tokoro e tomodachi ga asobi ni kita.
Saat saya baru saja selesai mengerjakan PR, teman saya datang bermain.
Partikel に (ni)
Jika diletakkan setelah kata benda, partikel ini menunjukkan tempat keberadaan subjek (di suatu tempat). Jika diletakkan sebelum kata kerja yang menunjukkan keberadaan orang atau benda di suatu tempat, atau yang menunjukkan arah, pergerakan, atau tindakan.
Berikut kegunaannya jika dirangkum:
A. Jika diletakkan setelah kata benda
1. Menunjukkan tempat keberadaan subjek di suatu tempat. Beberapa kata kerja yang sering digunakan dengan に:
| No | Kanji | Cara Baca | Arti (Indonesia) |
| 1 | ある | aru | ada (benda mati) |
| 2 | いる | iru | ada (makhluk hidup) |
| 3 | 暮らす | kurasu | tinggal |
| 4 | 住む | sumu | tinggal |
| 5 | 泊まる | tomaru | menginap |
| 6 | 勤める | tsutomeru | bekerja |
| 7 | 残る | nokoru | tersisa |
| 8 | 浮かぶ | ukabu | mengapung |
| 9 | 横たわる | yokotawaru | berbaring |
2. Setelah kata benda, menunjukkan arah atau tujuan dari suatu tindakan (ke suatu tempat). Contohnya:
僕はお父さんに手紙を書いた。
Boku wa otoosan ni tegami o kaita.
Saya menulis surat kepada ayah saya.
3. Digunakan setelah kondisi atau keadaan abstrak, menunjukkan bahwa suatu tindakan menuju ke kondisi tersebut.
彼らは恋におちた。
Karera wa koi ni ochita.
Mereka jatuh cinta.
4. Dalam pola …になる (~ni naru) atau …に変わる (~ni kawaru), menunjukkan perubahan kondisi atau keadaan.
もう秋になりましたね。
Mou aki ni narimashita ne.
Sudah menjadi musim gugur, ya.
Menunjukkan waktu terjadinya suatu tindakan (di/ pada waktu tertentu).
わたしの母は二十歳の時に結婚した。
Watashi no haha wa hatachi no toki ni kekkon shita.
Ibu saya menikah pada usia 20 tahun.
6. Menunjukkan frekuensi atau interval waktu (per/ dalam jangka waktu tertentu).
わたしは、朝と晩、一日に二回歯を磨きます。
Watashi wa, asa to ban, ichinichi ni ni-kai ha o migakimasu.
Saya menyikat gigi dua kali dalam sehari (pagi dan malam).
7. Menunjukkan keterlibatan dalam suatu kegiatan (di / dalam suatu aktivitas).
わたしたちは、今エレクトロニクスの研究に取り組んでいます。
Watashi-tachi wa, ima erekutoronikusu no kenkyuu ni torikunde imasu.
Kami sedang terlibat dalam penelitian elektronik.
8.Menunjukkan tujuan atau maksud dari suatu tindakan (untuk / sebagai).
僕、おじいちゃんからお年玉に二千円もらったよ。
Boku, ojiichan kara otoshidama ni ni-sen en moratta yo.
Saya mendapat 2000 yen dari kakek sebagai uang tahun baru.
9. Digunakan untuk menyebut beberapa hal (dan / bersama).
わたしはフライドチキンにハンバーガーがいいわ。
Watashi wa furaidochikin ni hanbaagaa ga ii wa.
Saya mau ayam goreng dan hamburger.
10. Menunjukkan rasa hormat pembicara kepada lawan bicara (tidak selalu diterjemahkan secara langsung).
ご主人様にもお元気でいらっしゃることと思います。
Goshujin-sama ni mo ogenki de irassharu koto to omoimasu.
Saya berharap suami Anda juga dalam keadaan sehat.
11. Menunjukkan bahwa sesuatu dilakukan berdasarkan atau melalui suatu cara/metode tertentu.
聞くところによれば、新しいハイウェイがこの町を通るそうだ。
Kiku tokoro ni yoreba, atarashii haiwee ga kono machi o tooru sou da.
Menurut yang saya dengar, jalan tol baru akan melewati kota ini.
12. Digunakan di antara dua kata benda untuk membentuk pasangan.
新郎に新婦
Shinroo ni shinpu
Pengantin pria dan pengantin wanita.
B. Jika diletakkan setelah kata kerja:
1. Menunjukkan tujuan dari suatu tindakan. Paling sering digunakan sebelum kata kerja seperti 行く (iku; pergi), 来る (kuru; datang), serta kata kerja terkait seperti 向かう (mukau; menuju), 出発する (shuppatsu suru; berangkat), 帰る (kaeru; pulang), dan 戻る (modoru; kembali).
わたしはすし屋へおすしを食べに行きます。
Watashi wa sushi-ya e osushi o tabe ni ikimasu.
Saya pergi untuk makan sushi.
2. Dalam pola di mana kata kerja yang sama diulang dengan に, menunjukkan penekanan atau intensitas tindakan.
今日は待ちに待った遠足の日です。
Kyou wa machi nimatta ensoku no hi desu.
Hari ini adalah hari piknik yang sudah lama sekali saya tunggu-tunggu.
3. Dalam kalimat pasif, partikel に digunakan setelah pelaku tindakan.
わたしはすりに財布をすられた。
Watashi wa suri nisaifu o surareta.
Saya dicopet dompetnya oleh pencopet.
4. Menjadikan kata benda sebelumnya sebagai objek tidak langsung (penerima tindakan), biasanya diartikan sebagai kepada.
(わたしに)あなたの写真を見せてください。
(Watashi ni) anata no shashin o misete kudasai.
Tolong tunjukkan foto Anda kepada saya.
5. Dalam kalimat dengan pola …てもらう (~te morau), partikel に digunakan untuk menunjukkan orang yang menjadi pelaku atau sumber tindakan yang diminta oleh pembicara.
わたしは梅田先生にピアノを教えてもらいました。
Watashi wa Umeda-sensee ni piano o oshiete moraimashita.
Saya belajar piano dari Ibu Umeda.
6. Digunakan setelah kata tiruan bunyi/keadaan untuk membentuk keterangan (tidak selalu diterjemahkan langsung).
雨がひどくて、びしょびしょに濡れてしまった。
Ame ga hidokute, bisho-bisho ni nurete shimatta.
Karena hujan deras, saya menjadi basah kuyup.
7. Dalam pola …には…けれど (~ni wa~keredo), digunakan untuk menyatakan sesuatu yang benar, tetapi dengan sedikit penekanan atau keberatan.
あのレストランの料理は、おいしいにはおいしいけれど、ちょっと高いね。
Ano resutoran no ryouri wa, oishii ni wa oishii keredo, chotto takai ne.
Masakan di restoran itu memang enak, tetapi agak mahal.
Digunakan setelah ungkapan pembuka untuk menyatakan situasi yang sedang terjadi saat itu.
今思うに、わたしはあの時は少し努力が足りなかった。
Ima omou ni, watashi wa ano toki wa sukoshi doryoku ga tarinakatta.
Kalau dipikir sekarang, saat itu saya kurang berusaha.
8. Dalam pola seperti …でしょうに (~deshou ni), …だろうに (~darou ni), partikel に digunakan untuk menyatakan rasa simpati, penyesalan, atau perasaan sayang terhadap suatu situasi. Biasanya diletakkan di akhir kalimat.
恋人もいるだろうに、若い命を失うとは。
Koibito mo iru daroo ni, wakai inochi o ushinau to wa.
Padahal dia pasti punya kekasih, tapi harus kehilangan nyawanya di usia muda…
KESIMPULAN
Setelah memahami pembahasan tentang penggunaan partikel に dan へ, dapat disimpulkan bahwa meskipun keduanya sering diterjemahkan sebagai “ke” dalam bahasa Jepang, sebenarnya keduanya memiliki fungsi dan nuansa yang berbeda. へ digunakan untuk menunjukkan arah atau tujuan pergerakan, dengan penekanan pada proses menuju suatu tempat, sehingga lebih menyoroti arah geraknya.
Sementara itu, に memiliki fungsi yang jauh lebih luas. Selain dapat digunakan untuk menunjukkan tujuan atau arah (ke) seperti へ, に juga digunakan untuk menyatakan tempat keberadaan (di), waktu (pada), penerima tindakan (kepada), tujuan atau maksud (untuk), serta perubahan keadaan (menjadi). Dengan kata lain, に tidak hanya terbatas pada arah, tetapi juga mencakup berbagai hubungan dalam kalimat.
Dengan demikian, perbedaan utama antara へ dan に terletak pada cakupan penggunaannya: へ berfokus pada arah pergerakan, sedangkan に memiliki fungsi yang lebih luas dan fleksibel. Dengan memahami perbedaan ini, kamu akan lebih mudah memilih partikel yang tepat sesuai konteks, sehingga kalimat yang kamu buat terdengar lebih alami dan tepat dalam bahasa Jepang.
LATIHAN SOAL
1. わたしは日本 ( ) 行きます。
わたしは にほん ( ) いきます。
(a) に
(b) へ
2. 毎日学校 ( ) 行く前に、朝ご飯を食べます。
まいにち がっこう ( ) いくまえに、あさごはんをたべます。
(a) に
(b) へ
3. わたしは友だち ( ) 手紙を書きました。
わたしは ともだち ( ) てがみをかきました。
(a) に
(b) へ
3. 仕事 ( ) 行く途中で雨が降りました。
しごと ( ) いくとちゅうで あめがふりました。
(a) に
(b) へ
Jawaban:
- B. へ → Menunjukkan arah pergerakan (fokus ke arah “ke Jepang”)
- A. に → Digunakan sebelum pola ~に行く (tujuan spesifik)
- A. に → Menunjukkan penerima tindakan (kepada teman)
- B. へ → Menunjukkan arah perjalanan (menuju tempat kerja)
Paham Bedanya へ dan に Itu Penting, Tapi Lolos N4 Butuh Lebih dari Itu
Ngerti kapan pakai へ dan kapan pakai に memang jadi salah satu kunci di JLPT N4. Tapi ujian benerannya nggak cuma menguji satu poin grammar, kamu bakal dihadapkan sama puluhan pola sekaligus dalam waktu terbatas.
Bareng Cetta Japanese, kamu bakalan belajar semua pola grammar N4 secara terstruktur, dibimbing tutor yang udah berpengalaman bantu banyak pelajar lolos ujian. Materinya juga udah disesuaikan sama standar JLPT, jadi kamu nggak perlu tebak-tebakan mana yang perlu diprioritaskan.
Kelas yang bisa kamu pilih untuk persiapan JLPT N4 di Cetta Japanese:
- Shokyuu 2 atau Shokyuu 2 Weekend
- Shokyuu 2 Intensif
- Shokyuu 2 Private 1 on 1 kalau kamu ingin belajar secara eksklusif bareng tutor
- Shokyuu 2 Private Group kalau kamu ingin belajar bareng teman atau keluarga
Lihat semua kelas Cetta Japanese di sini. Kalau bingung, kamu bisa berkonsultasi secara gratis dengan admin kami untuk pilih kelas yang sesuai levelmu. Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%. Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!
*Artikel ini ditulis oleh Desi Damayanti tutor Cetta Japanese.














