8 Jenis Partikel dalam Bahasa Jepang dan Fungsinya

Partikel dalam Bahasa Jepang

CETTA – Partikel dalam bahasa Jepang memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam bahasa Jepang, partikel adalah kata-kata kecil yang digunakan untuk menghubungkan kata-kata, frase, atau klausa dalam kalimat. 

Partikel membantu mengklarifikasi peran dan hubungan kata-kata dalam kalimat. 

Berikut ini akan dibahas beberapa partikel umum yang digunakan dalam bahasa Jepang.

 

BACA JUGA:  Arti Kun dalam Bahasa Jepang? Simak Penjelasannya di Sini!

 

Apa Itu Partikel dalam Bahasa Jepang?

Partikel dalam bahasa Jepang adalah kata-kata kecil yang digunakan untuk menghubungkan kata-kata, frase, atau klausa dalam kalimat. 

Mereka memberikan informasi tambahan tentang peran, hubungan, atau fungsi kata-kata dalam suatu kalimat. 

Partikel membantu dalam memahami struktur kalimat Jepang dan memberikan nuansa tertentu dalam komunikasi.

 

BACA JUGA:  120+ Inspirasi Nama Jepang Perempuan dari Abjad A-Z

 

Partikel dalam Bahasa Jepang 

Berikut adalah beberapa contoh partikel dalam bahasa Jepang yang umum digunakan di Jepang:

1. は (wa)

Partikel “wa” adalah partikel topik yang menunjukkan subjek yang sedang dibicarakan.

Contoh: わたしは学生です (Watashi wa gakusei desu) – “Saya adalah seorang mahasiswa.”

2. が (ga)

Selanjutnya adalah partikel “ga” yaitu partikel subjek yang menunjukkan subjek kalimat.

Contoh: たなかさんが来ました (Tanaka-san ga kimashita) – “Tuan Tanaka datang.”

3. を (wo)

Partikel objek yang menunjukkan objek yang menerima aksi, contohnya yaitu りんごを食べます (Ringoo wo tabemasu) – “Saya makan apel.”

4. に (ni)

Partikel “ni” adalah partikel lokasi yang menunjukkan tujuan atau tempat di mana sesuatu dilakukan. 

Contoh: としょかんに行きます (Toshokan ni ikimasu) – “Saya pergi ke perpustakaan.”

5. で (de)

Selanjutnya adalah partikel “de”, yaitu partikel lokasi yang menunjukkan tempat di mana sesuatu terjadi atau cara di mana sesuatu dilakukan. 

Contohnya くるまで学校に行きます (Kuruma de gakkou ni ikimasu) – “Saya pergi ke sekolah dengan mobil.”

6. へ (e):

Partikel tujuan yang menunjukkan arah atau tujuan pergerakan. Contohnya えきへ行きます (Eki e ikimasu) – “Saya pergi ke stasiun.”

7. と (to)

Kemudian ada partikel “to” yang digunakan untuk menghubungkan dua kata atau frasa yang memiliki hubungan erat. 

Contohnya 友達と映画を見ます (Tomodachi to eiga wo mimasu) – “Saya menonton film bersama teman.”

8. も (mo)

Partikel dalam bahasa Jepang yang terakhir yaitu “mo”, adalah partikel inklusif yang menunjukkan bahwa subjek tidak hanya satu-satunya yang terlibat dalam tindakan atau keadaan tersebut. 

Contohnya わたしも行きます (Watashi mo ikimasu) – “Saya juga pergi.”

 

BACA JUGA:  Lengkap! Inilah Angka Dalam Bahasa Jepang Hiragana Dari 1-100

 

Fungsi Partikel dalam Bahasa Jepang

Berikut adalah beberapa fungsi utama partikel dalam bahasa Jepang:

1. Menentukan peran kata-kata

Partikel membantu menentukan peran kata-kata dalam kalimat, seperti subjek, objek, atau kata yang memodifikasi kata lain.

Contohnya わたしは学生です。 (Watashi wa gakusei desu) – “Saya adalah seorang mahasiswa.” 

Di sini, partikel “は” (wa) menunjukkan bahwa “わたし” (watashi) adalah subjek kalimat, sementara “がくせい” (gakusei) adalah kata benda yang diterangkan.

2. Menghubungkan klausa atau frasa

Kemudian partikel digunakan untuk menghubungkan klausa atau frasa dalam kalimat, membentuk hubungan antara kata-kata dan membangun struktur kalimat yang lebih kompleks.

Contohnya 友達と映画を見ます。 (Tomodachi to eiga wo mimasu) – “Saya menonton film bersama teman.” 

Partikel “と” (to) menghubungkan kata “ともだち” (tomodachi) dengan “えいが” (eiga) dan menunjukkan bahwa mereka melakukan aktivitas bersama-sama.

3. Menunjukkan hubungan temporal dan spasial

Partikel membantu mengindikasikan waktu, tempat, dan arah dalam kalimat.

Misalnya えきへ行きます。 (Eki e ikimasu) – “Saya pergi ke stasiun.” Partikel “へ” (e) menunjukkan arah atau tujuan pergerakan, yaitu menuju stasiun.

4. Menandai kasus atau kepemilikan

Fungsi berikutnya yaitu partikel juga digunakan untuk menandai kasus atau kepemilikan dalam kalimat.

Contohnya わたしの本です。 (Watashi no hon desu) – “Ini adalah bukuku.” Partikel “の” (no) menunjukkan hubungan kepemilikan antara “わたし” (watashi) dan “ほん” (hon).

5. Menambahkan intonasi atau nuansa

Beberapa partikel digunakan untuk menambahkan intonasi tertentu atau nuansa dalam kalimat, seperti memberikan penegasan, persetujuan, atau penegasan.

Contohnya 早く来てくださいよ。 (Hayaku kite kudasai yo) – “Tolong datang lebih cepat, ya.” 

Partikel “よ” (yo) digunakan di sini untuk menegaskan permintaan dan memberikan penekanan.

Demikianlah pembahasan tentang partikel dalam bahasa Jepang dan fungsinya. 

 

BACA JUGA:  Inilah Arti Baka Dalam Bahasa Jepang, Yuk Cari Tahu!

 

Mau Jago Berbahasa Jepang? Yuk Gabung Cetta!

Bagi kamu yang mau jago dan mahir Bahasa Jepang dan lancar berbicara dengan Bahasa Jepang, langsung saja bergabung bersama Cetta Online Class.

Di Cetta, ada program khusus Bahasa Jepang yang disebut dengan Classes Japanese Programs, yakni kursus Bahasa Jepang online yang interaktif dan dibimbing dengan tutor profesional serta berpengalaman.

Apalagi tutor di Cetta masih berjiwa muda, jadi belajar semakin seru dan menyenangkan.

Kalau kamu bergabung sekarang, akan ada diskon 10% dengan menggunakan kode BACACETTASUPDATE.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!

Bagikan Artikel ini:

Artikel Lainnya

Isi Data Diri Dulu, Yuk!
Cetta Akan Kirimkan Kode Promonya ke Emailmu