Dalam bahasa Jepang, partikel memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk makna sebuah kalimat. Dua partikel yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari adalah は dan が. Meskipun terlihat sederhana, keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan sering kali membuat pembelajar merasa bingung.
Mungkin kamu pernah ragu saat harus memilih antara は dan が dalam sebuah kalimat. Sekilas keduanya sama-sama menandai subjek, tetapi sebenarnya penggunaan masing-masing partikel bergantung pada konteks dan maksud yang ingin disampaikan oleh pembicara.
Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari perbedaan penggunaan は dan が secara lebih jelas, lengkap dengan penjelasan, contoh kalimat, serta latihan singkat. Dengan memahami perbedaan ini, kamu akan lebih mudah menyusun kalimat yang tepat dan terdengar natural dalam bahasa Jepang
Partikel は (wa) dan partikel が (ga)
Dalam keseharian, kita sering menggunakan pola kalimat Kata benda 1 (KB1) + は + Kata benda 2 (KB2) + が. KB1 dalam pola tersebut merupakan topik yang ditandai dengan は, sedangkan KB2 menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan topik tersebut (seperti bagian, perasaan, kemampuan, atau kepemilikan) dan ditandai dengan が. Pola tersebut biasanya digunakan dalam beberapa konteks sebagai berikut:
a. Bagian dari topik
あの人は目がきれいです。
Ano hito wa me ga kirei desu.
Orang itu matanya indah.
b. Objek perasaan
わたしはこの町が好きです。
Watashi wa kono machi ga suki desu.
Saya suka kota ini.
c. Objek kemampuan
ミチコさんは歌がじょうずです。
Michiko-san wa uta ga jouzu desu.
Michiko pandai bernyanyi.
d. Kepemilikan / hal yang dimiliki
わたしはきょうお金がありません。
Watashi wa kyou okane ga arimasen.
Hari ini saya tidak punya uang.
Selain itu, dalam kalimat kompleks, subjek utama ditandai dengan は, sedangkan dalam anak kalimat digunakan が.
あなたがパーティーに出席すれば、パーティーはにぎやかになるでしょう。
Anata ga paatii ni shusseki sureba, paatii wa nigiyaka ni naru deshou.
Jika kamu hadir di pesta, pestanya akan menjadi meriah.
Partikel は adalah partikel yang menunjukkan topik. Partikel ini dapat mengikuti berbagai jenis kata, tidak hanya kata benda. Namun dalam kalimat di bawah ini, juga terdapat partikel が sebagai subjek dalam klausa yang menjelaskan sebuah kata benda.
A:あ、いいくつをはいていますね。
Aa, ii kutsu o haite imasu ne.
Wah, kamu memakai sepatu yang bagus ya。
B:ええ、このくつは妹がくれたんです。
Ee, kono kutsu wa imouto ga kuretan desu.
Ya, sepatu ini diberikan oleh adik perempuan saya。
Dalam contoh di bawah, pembicara menyampaikan informasi yang ingin disampaikan setelah partikel は, lalu bertanya dengan menggunakan partikel が untuk menegaskan kepemilikan suatu benda.
A:これはわたしのテープですか。
Kore wa watashi no teepu desu ka.
Apakah ini kaset saya?
B:いいえ、これはわたしのテープです。あれがあなたのです。
Iie, kore wa watashi no teepu desu. Are ga anata no desu.
Tidak, ini kaset saya. Yang itu milik Anda.
Pun dalam kalimat perbandingan, partikel は digunakan untuk menunjukkan perbandingan, dipisahkan oleh partikel が yang bermakna “tetapi”.
紅茶は飲みますが、コーヒーは飲みません。
Koucha wa nomimasu ga, koohii wa nomimasen.
Saya minum teh, tetapi tidak minum kopi.
Kedua partikel tersebut juga memiliki beberapa spesialisasi seperti di poin selanjutnya.
Partikel は
Partikel は digunakan sebelum kata tanya. Jawabannya juga menggunakan は.
A:あの方はどなたですか。
Ano kata wa donata desu ka.
Orang itu siapa?
B:あの方は田中さんです。
Ano kata wa Tanaka-san desu.
Orang itu adalah Tuan Tanaka.
Ketika pembicara ingin dengan jelas menunjukkan bagian yang ingin dinegasikan (ditolak), partikel は digunakan.
わたしのへやにテレビはありません。
Watashi no heya ni terebi wa arimasen.
Di kamar saya tidak ada televisi.
Partikel が
Partikel が selalu mengikuti kata benda atau bentuk nominal (kata yang dijadikan kata benda dengan の atau こと). Dalam contoh kalimat di bawah, pembicara memberikan informasi sebelum partikel が untuk topik yang diperkenalkan pertama kali.
むかしむかし、おじいさんとおばあさんが住んでいました。ある日、おじいさんは山へ行きました。おばあさんは川へ行きました。
Mukashi mukashi, ojiisan to obaasan ga sunde imashita. Aru hi, ojiisan wa yama e ikimashita. Obaasan wa kawa e ikimashita.
Pada zaman dahulu, ada kakek dan nenek yang tinggal bersama. Suatu hari, kakek pergi ke gunung. Nenek pergi ke sungai.
Partikel が juga digunakan setelah kata tanya, dan dijawab dengan menggunakan が.
A:どの方が田中さんですか。
Dono kata ga Tanaka-san desu ka.
Yang mana Tuan Tanaka?
B:あの方が田中さんです。
Ano kata ga Tanaka-san desu.
Orang itu adalah Tuan Tanaka.
Kemudian, saat menggambarkan sesuatu yang dilihat atau didengar, gunakan が.
あ、あぶない、車が走ってくる。
A, abunai, kuruma gahashitte kuru.
Ah, bahaya! Mobil sedang melaju ke arah sini.
KESIMPULAN
Setelah memahami pembahasan tentang penggunaan partikel は dan が, dapat disimpulkan bahwa meskipun keduanya sama-sama sering diterjemahkan sebagai penanda subjek dalam bahasa Jepang, sebenarnya keduanya memiliki fungsi dan peran yang berbeda. は digunakan untuk menandai topik utama dalam kalimat, yaitu hal yang sedang dibicarakan, serta dapat memberikan nuansa penekanan, kontras, atau pembatasan terhadap informasi tertentu.
Sementara itu, が digunakan untuk menandai subjek secara spesifik, terutama ketika memperkenalkan informasi baru, menjawab pertanyaan, atau menunjukkan sesuatu yang menjadi fokus utama dalam kalimat. Selain itu, が juga digunakan dalam berbagai pola seperti menunjukkan objek perasaan, kemampuan, kepemilikan, serta dalam anak kalimat atau klausa penjelas. Dengan memahami perbedaan ini, kamu akan lebih mudah menyusun kalimat yang tepat dan natural, serta mampu menyampaikan maksud dengan lebih jelas dalam bahasa Jepang.
LATIHAN SOAL
1. あの人 ( ) 先生です。
あのひと ( ) せんせいです。
(a) は
(b) が
2. だれ ( ) 来ましたか。
だれ ( ) きましたか。
(a) は
(b) が
3. わたし ( ) 日本語 ( ) 好きです。
わたし ( ) にほんご ( ) すきです。
(a) は・が
(b) が・は
Jawaban
1. A. は → Menunjukkan topik utama (orang itu sebagai topik pembicaraan)
2. B. が → Digunakan setelah kata tanya (だれ)
3. A. は・が → Topik + objek perasaan (saya sebagai topik, bahasa Jepang yang disukai)
Periode JLPT Berikutnya Makin Dekat, Persiapanmu Udah Sampai Mana?
Kalau kamu masih nyicil grammar satu-satu dari artikel ke artikel, coba hitung mundur dari tanggal ujianmu. Cukup nggak waktunya?
Di Cetta Japanese, kamu nggak perlu nyusun sendiri mau belajar apa dulu. Materinya udah dirancang khusus buat persiapan JLPT N4, dari grammar, kosakata, sampai latihan soal, semua ada dan tinggal diikutin bareng tutor.
Kelas yang bisa kamu pilih untuk persiapan JLPT N4 di Cetta Japanese:
- Shokyuu 2 atau Shokyuu 2 Weekend
- Shokyuu 2 Intensif
- Shokyuu 2 Private 1 on 1 kalau kamu ingin belajar secara eksklusif bareng tutor
- Shokyuu 2 Private Group kalau kamu ingin belajar bareng teman atau keluarga
Lihat semua kelas Cetta Japanese di sini. Kalau bingung, kamu bisa berkonsultasi secara gratis dengan admin kami untuk pilih kelas yang sesuai levelmu. Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%. Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!
*Artikel ini ditulis oleh Desi Damayanti tutor Cetta Japanese.














