Pengaruh Anime dan Rasa Penasaran Belajar Bahasa Jepang

“Jadi istilahnya, nonton serial televisi asal Jepang ini adalah gerbangnya, untuk belajar bahasa Jepang, dan ini terjadi pada banyak orang

Cetta Online Class
Belajar Kategori tidak ditemukan Tanpa Ribet
Plus Dapet Diskon 10%

CETTA Rizky Adilia Putra, sensei atau guru Cetta Japanese menguraikan argumennya mengenai dua sisi pengaruh anime pada anak muda Indonesia.

Menurutnya, anime dapat memberikan pengaruh yang relatif baik dan buruk, bergantung pada individu penikmat film tersebut.

“Pada dasarnya ada dua pengaruh yaitu buruk dan pengaruh baik, dari menonton anime.

“Pengaruh buruk ini dapat terlihat, misal setelah seseorang nonton Tokyo Revengers, karena serial garapan Liden Film itu tentang tawuran antar sekolah, ini bisa memengaruhi penonton jadi karakter yang ada di dalam film tersebut.” ujar Rizky.

6 Manfaat Seru Belajar Bahasa Jepang – Cetta Indonesia

Rizky menambahkan karakater pada Tokyo Revengers memungkinkan memotivasi anak muda untuk jadi berandalan di sekolahnya.

“Tapi pengaruh baiknya juga tidak kalah banyak, banyak anime yang memberikan impact karena cerita-ceritanya, karena setiap anime ada pesan, yang langsung ataupun tidak.

Rizky memberikan gambaran pada anime bergenre sport seperti Haikyuu (volleyball), Captain Tsubasa (sepakbola), Free! (berenang).

“beberapa anime ini sedikit banyak memberi pengaruh bagi penonton untuk berkecimpung di bidang olahraga itu.” ujar Rizky.

Sementara itu, masih dalam satu bahasan, Rizky memberikan tanggapan mengenai meninggalnya Fujiko A Fujio, pada 7 April 2022 silam.

Diberitakan, mangaka Fujiko A Fujio pembuat ninja Hattori dan salah satu kreator Doraemon meninggal dalam usia 88 tahun.

Fujiko A Fujio mulai membuat serial manga Doreamon, pada 1969 bersama sahabatnya Fujimoto aka Fujiko F Fujio.

“Berita yang cukup memukul, terutama untuk anak 90’an yang benar-benar menikmati karya beliau, salah satunya Doraemon.

“Dari kecil aku sangat suka nonton Doraemon, aku juga suka beli komiknya, ceritanya tidak ada habisnya, Nobita, Giant, Sisuka, Suneo, Dekisugi, semua menaruh memori pada kita lahir di tahun itu.” katanya.

Ketertarikan anime berpengaruh pada rasa penasaran mengenal bahasa Jepang

Eren Yeager, karakter utama dalam Anime Attack on Titan/twitter.com/anime_shingeki

Masih terkait dengan bahasan anime, Rizky mengulas mengenai pengaruh anime terhadap rasa penasaran anak muda Indonesia pada bahasa Jepang.

Menurutnya, banyak banget anak muda yang terinspirasi dari gaya animasi film dan televisi Jepang tersebut, yang pada akhirnya dia belajar bahasa Jepang.

“Berawal dari anime, dia tertarik dengan budaya Jepang, pada akhirnya dia memutuskan bahasa Jepang karena, misal pengen nonton anime tanpa subtitle, atau kerja di perusahaan Jepang, atau pengen ngobrol sama orang Jepang.”

“Jadi istilahnya, nonton serial televisi asal Jepang ini adalah gerbangnya, untuk belajar bahasa Jepang, dan ini terjadi pada banyak orang, terutama temen-temen terdekat aku.” katanya.

Jadi bagi Rizky, anime adalah media yang sangat efektif, memberikan dampak pada orang-orang.

“Gak Cuma ceritanya aja, tapi budayanya juga, itu membuat orang tertarik untuk mempelajari bangsa Jepang.” tutupnya.

Bagikan Artikel ini:

Artikel Lainnya

Isi Data Diri Dulu, Yuk!
Cetta Akan Kirimkan Kode Promonya ke Emailmu