seorang wanita asal jepang berpose

Karakteristik Orang Jepang yang Disiplin, Sopan, dan Humble

Daftar Isi

Artikel ini membahas karakteristik dan sifat orang Jepang berdasarkan pengalaman langsung Uta-sensei yang pernah bekerja dengan mereka. Dimulai dari penjelasan kepribadian umum orang Jepang, pengalaman kerja lintas budaya, hingga perbedaan etos kerja dengan orang Indonesia. Di akhir, kamu akan mendapatkan rekomendasi kelas bahasa Jepang untuk mempersiapkan diri berinteraksi dengan orang Jepang.

 

Karakteristik Umum Orang Jepang yang Sopan dan Humble

Rizky Adilla Putra (Uta-sensei), tutor Cetta Japanese, membagikan pengalamannya saat menghadapi orang Jepang secara langsung. Beliau menjelaskan kalau secara umum, orang Jepang memiliki kepribadian yang sangat sopan dan humble.

“Mereka itu orangnya sangat humble dan down-to-earth,” jelas Uta-sensei.

Kepribadian ini bukan tanpa alasan, orang Jepang memang dididik sejak kecil untuk menghargai orang lain, menjaga harmoni sosial, dan tidak menonjolkan diri secara berlebihan. Konsep wa (和) atau harmoni menjadi nilai fundamental dalam masyarakat Jepang yang membentuk cara mereka berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.

Kesopanan orang Jepang terlihat dari kebiasaan membungkuk (ojigi) saat bertemu, mengucapkan salam dengan penuh hormat, hingga cara mereka mendengarkan lawan bicara dengan penuh perhatian. Sikap humble mereka juga tercermin dalam bahasa Jepang yang memiliki tingkat kesopanan berbeda (keigo) tergantung konteks dan lawan bicara.

 

Pengalaman Uta-sensei Bekerja dengan Orang Jepang

Uta-sensei membuka ceritanya dengan mengungkap kalau beliau pernah magang di dua perusahaan Jepang saat kuliah.

“Perusahaan pertama itu punya kantor cabang di Indonesia, jadi kantor utamanya ada di Jepang,” jelasnya.

Beliau bercerita kalau hampir setiap hari berkomunikasi untuk urusan pekerjaan lewat video call dan chat dengan tim di Jepang.

 

Serius tapi Santai adalah Sifat Asli Orang Jepang

Selama Uta-sensei magang dan menghadapi orang Jepang langsung, ternyata ia merasakan bahwa orang Jepang adalah sosok yang serius tapi santai. Berbeda dengan stereotip yang beredar, sifat orang Jepang tidak selalu kaku, kebanyakan mereka easy-going dan suka bercanda juga.

Kantor magang Uta-sensei yang kedua juga ada orang Jepangnya. “Dia orangnya suka berbaur, suka ngobrol dan suka nyapa,” ujarnya.

Ia menegaskan kalau rekan kerjanya dari Jepang mudah beradaptasi dan bisa ngobrol banyak hal seperti teman sesama orang Indonesia. Karakteristik ini menunjukkan bahwa meskipun orang Jepang terkenal profesional dan disiplin dalam bekerja, mereka tetap bisa santai dan ramah dalam interaksi sosial.

Mengapa orang Jepang begitu tenang dalam berbagai situasi? Jawabannya terletak pada filosofi gaman (我慢) yang mengajarkan kesabaran dan pengendalian emosi. Sejak kecil, anak-anak Jepang diajarkan untuk tidak menunjukkan emosi berlebihan di depan umum dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Ketenangan ini bukan berarti mereka tidak memiliki emosi, melainkan kemampuan mengontrol ekspresi demi menjaga harmoni dan profesionalitas.

 

Ciri-Ciri Kepribadian Orang Jepang dalam Dunia Kerja

Uta-sensei melihat perbedaan sifat antara orang Jepang dan Indonesia selama ia bekerja. Menurutnya, dalam lingkungan kerja, jenis orangnya memang bermacam-macam—ada orang yang disiplin, rajin, cerdas, tetapi ada juga yang sebaliknya.

“Orang Jepang ini, aku lihat, memang mereka levelnya di atas kita. Misalnya dalam kedisiplinan, kerajinan, dan kebersihan, mereka lebih maju dari kita,” jelasnya.

 

Ciri-Ciri Khas yang Menonjol:

Berdasarkan pengalamannya, Uta-sensei merasakan kalau beberapa ciri kepribadian orang Jepang yang paling menonjol adalah:

  1. Konsistensi tinggi: Mereka menerapkan standar kerja yang sama setiap hari tanpa kompromi
  2. Kegigihan luar biasa: Tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan
  3. Semangat kerja kuat: Dedikasi penuh terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mereka
  4. Orientasi detail: Sangat teliti bahkan pada hal-hal kecil yang sering terlewatkan
  5. Tepat waktu: Menghargai waktu dengan datang lebih awal dari jadwal
  6. Bertanggung jawab: Mengakui kesalahan dan mencari solusi tanpa menyalahkan orang lain

Menurut Uta-sensei, hal tersebut terjadi karena orang Jepang sudah ditanamkan nilai-nilai etos kerja agar menjadi sosok yang bertanggung jawab sejak dini. Pendidikan di Jepang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim.

 

Perbedaan Etos Kerja Jepang dan Indonesia

Etos kerja orang Jepang diterapkan setiap hari tanpa henti, sehingga terkesan seperti sudah menjadi kebiasaan alami. Orang Indonesia pun ada yang memiliki etos kerja tinggi seperti itu, tetapi kebanyakan masih ada yang belum terbiasa menerapkan standar konsistensi seperti yang dimiliki orang Jepang.

“Kita (orang Indonesia) mungkin ada yang seperti itu, tapi yang aku perhatikan, kadang suka goyah, nggak bisa konsisten terus,” tutup Uta-sensei.

Perbedaan ini bukan berarti orang Indonesia kalah berkualitas, melainkan lebih pada perbedaan sistem pendidikan dan nilai budaya yang diterapkan sejak kecil. Orang Jepang terbiasa dengan kaizen (改善) atau perbaikan berkelanjutan, sementara budaya kerja di Indonesia cenderung lebih fleksibel dan adaptif.

 

Cara Bersikap seperti Orang Jepang

Jika kamu ingin mengadopsi karakteristik positif orang Jepang dalam kehidupan sehari-hari, berikut beberapa cara yang bisa diterapkan:

1. Mulai dengan Disiplin Kecil

Latih diri untuk tepat waktu, rapi, dan konsisten dalam hal-hal sederhana seperti bangun pagi atau menyelesaikan tugas sesuai deadline.

 

2. Praktikkan Kesopanan

Biasakan mengucapkan terima kasih, meminta maaf dengan tulus, dan menghargai orang lain, bahkan dalam situasi stres sekalipun.

 

3. Fokus pada Detail

Perhatikan kualitas pekerjaan, bukan hanya menyelesaikan dengan cepat. Teliti setiap detail sebelum menyerahkan hasil kerja.

 

4. Kendalikan Emosi

Latih diri untuk tetap tenang dalam menghadapi masalah dan berpikir rasional sebelum bereaksi.

 

5. Belajar Bahasa Jepang

Memahami bahasa akan membantumu mengerti budaya dan cara berpikir mereka lebih dalam. Banyak siswa Cetta yang sudah merasakan manfaatnya, seperti yang bisa kamu baca di testimoni Al yang sukses raih impian ke Jepang.

 

Mulai Perjalanan Bahasa Jepangmu Sekarang

Demikianlah penjelasan lengkap tentang karakteristik dan kepribadian orang Jepang dari pengalaman nyata Uta-sensei. Ingat, kunci untuk memahami mereka lebih dalam adalah dengan mempelajari bahasa dan budaya Jepang secara konsisten.

Untuk pemula yang ingin memulai dari dasar, kamu bisa mempelajari kosakata bahasa Jepang untuk pemula terlebih dahulu. Setelah itu, perkuat fondasi dengan mengikuti kelas yang terstruktur.

Waktunya mulai belajar bareng Cetta Online Japanese Class! Materi kekinian, Sensei seru, dan metode belajar yang bikin betah banget bakal ngebantu kamu pakai bahasa Jepang dengan percaya diri. Pelajari tidak hanya bahasa, tapi juga tips efektif belajar bahasa Jepang untuk pemula yang sudah terbukti berhasil.

Mulai belajar sekarang: Shokyuu 1 Intensive

Masih penasaran atau mau tanya-tanya dulu soal kelas dan promo? Langsung chat WhatsApp Admin Cetta!

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup