Artikel ini membahas secara lengkap tentang homophones dalam bahasa Inggris, mulai dari pengertian, jenis-jenis, contoh penggunaan, hingga tips efektif untuk mempelajarinya. Di akhir, kamu akan mendapatkan rekomendasi kelas yang tepat untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu.
Tenang! Kali ini kamu akan dibimbing oleh Mrs. Windi, tutor profesional dari Cetta English, untuk memahami homophones dengan lebih mudah dan praktis.
Apa Itu Homophones dalam Bahasa Inggris?
Menurut Mrs. Windi, homophones berasal dari dua kata: ‘homo’ yang berarti sama dan ‘phones’ yang memiliki arti suara atau bunyi. Jadi, homophones adalah kata-kata yang memiliki pengucapan atau bunyi yang sama, namun penulisan dan maknanya berbeda.
Secara sederhana, homophones merupakan fenomena linguistik di mana dua atau lebih kata terdengar identik ketika diucapkan, tetapi memiliki ejaan dan arti yang berbeda. Dalam bahasa Indonesia, contohnya adalah kata “bank” (lembaga keuangan) dengan “bang” (panggilan untuk kakak laki-laki), atau “massa” dengan “masa”.
Dalam bahasa Inggris, contoh klasiknya adalah “hear” (mendengar) dan “here” (di sini), atau “write” (menulis) dan “right” (benar/kanan). Karena kemiripan suaranya inilah, homophones menjadi sesuatu yang cukup sulit dipelajari oleh pemula. Oleh karena itu, penting banget untuk memahami homophones agar kemampuan bahasa Inggrismu semakin mahir dan terhindar dari kesalahan komunikasi.
Jenis-Jenis Homophones dalam Bahasa Inggris
Menurut Mrs. Windi, terdapat beberapa jenis homophones dalam bahasa Inggris yang perlu kamu ketahui. Di bawah ini akan dijelaskan secara detail terkait jenis-jenis homophones tersebut. Pelajari baik-baik, ya!
1. Homograph
“Kata yang terdapat dalam homograph ini penulisannya sama, namun maknanya berbeda,” jelas Mrs. Windi.
Contohnya adalah kata ‘bat’. Bat bisa berarti binatang nokturnal (kelelawar) yang aktif di malam hari, bisa juga memiliki arti tongkat pemukul yang digunakan dalam permainan bisbol. Contoh lainnya adalah ‘lead’ yang bisa berarti memimpin (dibaca: lid) atau timbal sebagai unsur kimia (dibaca: led).
2. Heterograph
Menurut Mrs. Windi, heterograph adalah kata dengan pengucapan yang sama namun penulisannya berbeda, inilah yang paling sering disebut sebagai homophones dalam pengertian umum.
Contohnya adalah ‘hair’ dengan ‘hare’. ‘Hair’ berarti rambut, sedangkan ‘hare’ berarti kelinci yang besar. Meskipun keduanya memiliki penyebutan yang identik, penulisan dan maknanya sangat berbeda. Contoh lain yang sering digunakan adalah ‘their’ (kepunyaan mereka), ‘there’ (di sana), dan ‘they’re’ (mereka adalah).
3. Heteronym
Homophones dalam bahasa Inggris yang ketiga adalah heteronym. Heteronym sendiri memiliki arti kata-kata yang penulisannya sama namun pengucapannya sedikit berbeda, dan tentunya maknanya juga berbeda.
Contohnya adalah ‘bass’. ‘Bass’ (dibaca: bæs) bisa digunakan untuk menjelaskan sejenis ikan yang terdapat di lautan, dan ‘bass’ (dibaca: beɪs) bisa juga digunakan untuk menggambarkan nada suara yang rendah. Contoh lain adalah ‘tear’ yang bisa berarti air mata atau merobek, tergantung cara pengucapannya.
4. Pseudohomophone
Nah, homophones dalam bahasa Inggris yang satu ini cukup unik, nih!
“Pseudohomophone adalah dua kata dengan pengucapan yang sama. Akan tetapi, salah satu kata yang ada penulisannya salah atau tidak benar secara standar. Namun, kata tersebut juga cukup umum untuk digunakan meski secara grammar keliru,” tutur Mrs. Windi.
Contohnya adalah kata ‘groan’, yang berarti keluhan atau erangan yang dikeluarkan seseorang, biasanya ketika orang tersebut merasakan sakit. Nah, kata ‘groan’ ini juga kerap kali ditulis ‘grone’ dalam bahasa slang atau informal. Kata ‘groan’ dan ‘grone’ dikenal orang dengan arti yang sama, namun hanya ‘groan’ yang baik dan benar secara grammar.
5. Synophone
Synophone adalah kata dengan suara yang mirip, namun hanya terdapat satu bagian huruf vokal yang berbeda. Pengertiannya pun terkadang mirip atau berkaitan satu sama lain.
Contohnya adalah ‘effect’ (efek/hasil) dengan ‘affect’ (mempengaruhi). Kedua kata ini sering membingungkan karena pengucapannya hampir identik dan maknanya saling berkaitan dalam konteks sebab-akibat.
Contoh Homophones yang Sering Digunakan
Berikut beberapa contoh homophones dalam bahasa Inggris yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari:
- To, Too, Two: to (ke/untuk), too (juga/terlalu), two (dua)
- There, Their, They’re: there (di sana), their (milik mereka), they’re (mereka adalah)
- Your, You’re: your (milikmu), you’re (kamu adalah)
- Its, It’s: its (miliknya), it’s (itu adalah)
- Knew, New: knew (tahu – bentuk lampau), new (baru)
- Sea, See: sea (laut), see (melihat)
- Son, Sun: son (anak laki-laki), sun (matahari)
- Flour, Flower: flour (tepung), flower (bunga)
Memahami perbedaan kata-kata ini sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam penulisan dan komunikasi bahasa Inggris.
Cara Belajar Homophones dalam Bahasa Inggris
Nah, setelah memahami jenis-jenis homophones dalam bahasa Inggris, sekarang Mrs. Windi akan memberikan tips-tips efektif untuk mempelajarinya.
Menurut Mrs. Windi, mempelajari homophones harus dilakukan secara perlahan dan konsisten agar kamu benar-benar paham dan tidak mudah lupa.
1. Ekspos Diri dengan Bahasa Inggris Secara Rutin
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membiasakan diri kamu terekspos ke bahasa Inggris setiap hari.
“Menurut aku, yang paling efektif itu baca buku, karena langsung terserap kata-katanya. Mau kita mengerti ataupun tidak, kemungkinan kata-katanya akan teringat karena langsung terekspos seperti itu,” tambah Mrs. Windi.
Dengan membaca buku bahasa Inggris, menonton film tanpa subtitle, atau mendengarkan podcast, kosakata homophones yang kamu miliki akan bertambah secara natural!
2. Hafalkan dalam Bentuk Kalimat Kontekstual
Langkah selanjutnya adalah coba hafalkan homophones-homophones yang kamu pelajari dalam bentuk kalimat, bukan kata terpisah.
Contohnya, kalimat ‘I hear a loud noise here’. Kalimat tersebut bisa kamu hafalkan untuk mengetahui perbedaan kata ‘hear’ (mendengar) dan ‘here’ (di sini). Atau kalimat ‘The son is playing under the sun’ untuk membedakan ‘son’ (anak laki-laki) dan ‘sun’ (matahari).
Dengan menggunakan kalimat kontekstual, otakmu akan lebih mudah mengingat perbedaan makna dan penggunaan kata-kata tersebut dalam situasi nyata.
3. Buat Catatan Visual atau Flashcard
Membuat catatan visual dengan gambar atau warna berbeda untuk setiap homophones bisa sangat membantu. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi flashcard digital untuk latihan sehari-hari.
4. Praktik Menulis dan Berbicara
Jangan hanya menghafal, praktikkan! Cobalah menulis cerita pendek atau diary menggunakan homophones yang sedang kamu pelajari. Latihan speaking juga penting untuk membiasakan pengucapan yang benar.
Nah, dengan langkah-langkap konsisten tersebut, pelan-pelan kamu akan memahami homophones dalam bahasa Inggris dengan lebih baik!
Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggrismu di Cetta Online Class
Selain dengan langkah-langkah di atas, kamu juga bisa mengikuti kursus bahasa Inggris online yang tepat untuk mempercepat proses belajarmu.
Ingin tahu lebih banyak tentang pengalaman belajar di Cetta? Penasaran kenapa banyak yang memilih Cetta dan testimoni dari para alumni? Cek berbagai alasan dan testimoni lengkapnya di: Alasan Kursus Bahasa Asing di Cetta.
Di Cetta English tersedia Kelas Speaking Capella yang dibimbing tutor profesional seperti Mrs. Windi. Kelas ini fokus pada:
- Latihan speaking dengan pronunciation yang benar
- Latihan rutin untuk meningkatkan confidence dalam berkomunikasi
- Feedback personal dari tutor berpengalaman
Konsultasi gratis ke admin Cetta melalui WhatsApp, lalu mulai latihan sekarang juga! Khusus pembaca artikel ini, gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk diskon 10%.







