Artikel ini akan membahas kosakata cuaca dalam bahasa Jepang, nama-nama musim, cara baca, serta contoh kalimat yang bisa langsung kamu praktikkan. Seringkali, saat bertemu orang Jepang atau teman yang sedang belajar bahasa Jepang, kita bingung mau ngobrol apa. Awkward silence pun terjadi karena kehabisan topik.
Jika kamu tidak menguasai kosakata dasar ini, kamu bisa kehilangan kesempatan berharga untuk membangun hubungan baik (bonding) dengan lawan bicara. Bayangkan betapa kakunya obrolan jika kamu hanya bisa diam saat orang lain mengeluhkan panasnya hari atau indahnya bunga sakura.
Jangan sampai momen seru itu lewat begitu saja! Yuk, pelajari kosakata cuaca di bawah ini agar kamu bisa cas-cis-cus dengan percaya diri.
Empat Musim dalam Bahasa Jepang (日本の四季 / Nihon no Shiki)
Salah satu hal paling menarik dari Jepang adalah empat musimnya yang jelas banget, musim semi (春), musim panas (夏), musim gugur (秋), dan musim dingin (冬). Setiap musim punya karakter, tradisi, dan kosakata khas yang sering muncul dalam percakapan atau tulisan sehari-hari.
Kamu bisa lihat perbandingan nama dan waktu tiap musim di tabel berikut:
| Musim | Bahasa Jepang | Romaji | Waktu Terjadi | Ciri Khas |
| Musim Semi | 春 | Haru | Maret – Mei | Bunga sakura mekar, festival hanami |
| Musim Panas | 夏 | Natsu | Juni – Agustus | Cuaca panas, festival kembang api (花火大会) |
| Musim Gugur | 秋 | Aki | September – November | Daun momiji merah-oranye, udara sejuk |
| Musim Dingin | 冬 | Fuyu | Desember – Februari | Salju turun, perayaan Natal & Tahun Baru |
Fun fact: Orang Jepang sangat menghargai perubahan musim. Banyak puisi, lagu, dan bahkan menu makanan yang terinspirasi dari musim tertentu!
Kalau kamu mau tahu detail budaya dan kegiatan khas tiap musim, baca juga artikel 4 Musim di Negara Jepang yang Indah serta Nama Musim dalam Bahasa Jepang, di situ kamu bakal nemuin penjelasan mendalam tentang makna budaya di balik tiap musim Jepang.
Kosakata Cuaca dalam Bahasa Jepang (天気 / Tenki)
Dalam bahasa Jepang, “cuaca” disebut 天気 (てんき / tenki). Kosakata ini sering dipakai dalam percakapan sehari-hari, apalagi saat menyapa orang lain dengan sopan. Misalnya:
今日はいい天気ですね。
Kyou wa ii tenki desu ne.
Artinya: Hari ini cuacanya bagus, ya.
Nah, biar makin jago ngobrol soal kondisi langit dan suhu, yuk kenali beberapa kosakata cuaca umum dalam bahasa Jepang berikut ini:
| Bahasa Indonesia | Bahasa Jepang | Romaji | Arti / Catatan |
| Cerah | 晴れ | Hare | Cuaca cerah atau terang |
| Berawan | 曇り | Kumori | Langit berawan |
| Hujan | 雨 | Ame | Bisa jadi topik harian, mis. “ame ga futteimasu” (sedang hujan) |
| Salju | 雪 | Yuki | Identik dengan musim dingin |
| Panas | 暑い | Atsui | Untuk suhu udara |
| Dingin | 寒い | Samui | Untuk udara (bukan makanan/minuman) |
| Angin | 風 | Kaze | Dipakai juga dalam idiom, mis. “kaze ga fuku” (angin berhembus) |
| Petir / Guntur | 雷 | Kaminari | Bisa juga berarti dewa petir dalam mitologi Jepang |
| Badai / Topan | 台風 | Taifuu | Sering muncul di berita saat musim panas |
| Lembap | 湿気が多い | Shikke ga ooi | Umum di musim hujan |
| Salju lebat | 吹雪 | Fubuki | Artinya badai salju |
Contoh Kalimat Sehari-hari tentang Cuaca
Berikut contoh kalimat praktis yang bisa kamu tirukan:
- 明日は雨が降りそうです。
Ashita wa ame ga furi sou desu.
➤ Sepertinya besok akan turun hujan.
- 夏はとても暑いです。
Natsu wa totemo atsui desu.
➤ Musim panas sangat panas.
- 雪がたくさん降りました。
Yuki ga takusan furimashita.
➤ Salju turun dengan lebat.
- 風が強いですね。
Kaze ga tsuyoi desu ne.
➤ Anginnya kencang, ya.
- 天気予報を見ましたか?
Tenki yohou o mimashita ka?
➤ Kamu sudah lihat ramalan cuaca belum?
Tips Cetta: Orang Jepang sering memakai pembicaraan tentang cuaca sebagai ice breaker (pembuka percakapan) di tempat umum, kantor, atau saat bertemu orang baru. Jadi, menguasai kosakata ini bukan cuma penting buat ujian JLPT, tapi juga buat percakapan sehari-hari!
Kalau kamu suka belajar dengan visual dan topik alam lainnya, coba baca juga artikel kosakata Jepang tentang Alam dan Cuaca, di sana kamu bisa belajar kata-kata yang berhubungan dengan langit, laut, dan fenomena alam lainnya.
Musim Peralihan di Jepang: 梅雨 (Tsuyu) & 秋霖 (Shuurin)
Selain empat musim utama, Jepang juga punya musim peralihan yang unik banget dan sering disebut dalam percakapan, berita, bahkan lagu-lagu pop Jepang! Dua di antaranya adalah 梅雨 (つゆ / Tsuyu) dan 秋霖 (しゅうりん / Shuurin).
梅雨 (Tsuyu) – Musim Hujan di Jepang
Tsuyu berarti “musim hujan” dan biasanya terjadi antara Juni hingga Juli. Di masa ini, hujan turun hampir setiap hari, udara jadi lembap, dan orang Jepang mulai memakai payung lipat (折りたたみ傘 / oritatami kasa) ke mana pun mereka pergi.
Contoh kalimat:
梅雨の時期は湿気が多いです。
Tsuyu no jiki wa shikke ga ooi desu.
Artinya: Musim hujan udaranya lembap sekali.
Menariknya, banyak toko di Jepang menjual produk anti-lembap (除湿剤 / joshitsuzai) dan sepatu tahan air (防水の靴 / bousui no kutsu) saat musim ini datang.
秋霖 (Shuurin) – Hujan Musim Gugur
Shuurin terjadi sekitar September–Oktober, saat suhu mulai turun dan udara terasa segar. Hujannya lembut tapi konstan, membuat dedaunan berwarna merah-oranye jadi makin indah.
Orang Jepang sering menyebut suasana ini “mono no aware”, perasaan melankolis yang indah saat menyaksikan perubahan musim.
Contoh kalimat:
秋霖の時は、静かな気持ちになります。
Shuurin no toki wa, shizukana kimochi ni narimasu.
Artinya: Saat hujan musim gugur, rasanya hati menjadi tenang.
Kalau kamu penasaran gimana arah angin dan kondisi udara berubah di tiap musim Jepang, kamu bisa lanjut baca artikel Arah Mata Angin dalam Bahasa Jepang.
Di sana dijelaskan juga bagaimana orang Jepang menggunakan arah angin (風向き / kaze muki) dalam kehidupan sehari-hari dan idiom-idiom uniknya.
Catatan Cetta: Mengetahui istilah cuaca seperti tsuyu dan shuurin bisa bantu kamu memahami konteks budaya Jepang yang lebih dalam karena bagi mereka, setiap tetes hujan punya makna!
Contoh Percakapan Tentang Cuaca dalam Bahasa Jepang
Supaya kamu makin paham cara penggunaannya, yuk lihat contoh percakapan sederhana berikut! Percakapan ini bisa kamu pakai untuk latihan di kelas atau ngobrol ringan dengan teman Jepang.
A: 今日はいい天気ですね。
(Kyō wa ii tenki desu ne.)
Hari ini cuacanya bagus, ya.
B: そうですね。でも少し暑いです。
(Sō desu ne. Demo sukoshi atsui desu.)
Iya, benar. Tapi agak panas sedikit.
A: 明日は雨が降ると思います。
(Ashita wa ame ga furu to omoimasu.)
Sepertinya besok akan turun hujan.
B: えー、そうですか?傘を持って行きます。
(Ee, sō desu ka? Kasa o motte ikimasu.)
Oh ya? Kalau begitu aku akan bawa payung.
Yuk, Belajar Bahasa Jepang Bareng Cetta! Agar Cuaca Hatimu Selalu Cerah!
Sekarang kamu sudah punya bekal kosakata cuaca untuk membuka percakapan. Namun, sekadar menghafal kata-kata seperti Ame atau Hare tidak menjamin kamu bisa ngobrol lancar.
Tantangan sebenarnya adalah menyusunnya menjadi kalimat yang gramatikal dan merespons lawan bicara secara spontan tanpa terbata-bata.
Sayang sekali kan, kalau momen bonding dengan teman Jepangmu jadi kaku gara-gara kamu bingung menyusun kalimat? Yuk, asah kemampuan komunikasimu di kelas Elementary Cetta Online Class! Di sini kamu akan belajar dari nol, mulai dari Hiragana, Katakana, hingga Basic Conversation yang seru.
Masih ragu? Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis agar langkah belajarmu makin cerah!










