Pendidikan dan Empati: CVS Bawa Semangat Belajar ke Panti Yasni

Relawan CVS buka bersama anak panti Yasni di Pasar Minggu
Daftar Isi

Jakarta, 7 Maret 2026 – Cetta Virtual Society (CVS) menggelar kegiatan Buka Bersama yang tahun ini diselenggarakan di Panti Yasni, Pasar Minggu. Lebih dari sekadar agenda silaturahmi Ramadan, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari nilai yang selama ini diusung CVS bahwa belajar bahasa bukan hanya soal kelas dan kosakata, melainkan empati dan kepedulian terhadap sesama.

 

Dari Ide Menjadi Nyata: Inisiatif yang Lahir dari Empati

Kegiatan ini tidak datang tiba-tiba. Kevan, inisiator acara, sudah lama menyimpan ide untuk membawa komunitas CVS bersentuhan langsung dengan lingkungan sosial yang lebih luas. Tahun lalu, konsep serupa berhasil ia jalankan di Malang, dan respons anggota komunitas begitu hangat hingga banyak yang meminta hal yang sama diadakan di Jakarta.

“Waktu Ramadan, yang paling terpikirkan adalah berbagi. Dan saya ingin CVS bisa benar-benar berguna, bukan hanya buat anggotanya sendiri, tapi buat masyarakat sekitar juga,” ujar Kevan.

Bagi Kevan, kegiatan ini juga selaras dengan visi Cetta yang ingin menumbuhkan kepercayaan diri. Ia melihat sendiri bagaimana anak-anak panti yang awalnya malu-malu perlahan berani maju, berkenalan, bahkan mengajukan pertanyaan. “Saya ingin anak-anak Indonesia berani melakukan hal baik. Berani kenalan, berani bermimpi, berani mengutarakan keinginan mereka,” katanya.

Ke depan, Kevan berharap kegiatan ini bisa berkembang tidak hanya buka bersama. “Kalau bisa, sekalian kita kenalkan bahasanya langsung. Bukan sekadar donasi, tapi benar-benar ada nilai edukasinya,” tambahnya.

 

Panitia yang Percaya pada Dampak Kecil

Di balik kelancaran acara, ada Alifa dan Ismi yang berperan sebagai panitia pelaksana. Keduanya baru pertama kali terlibat dalam kegiatan sosial CVS, namun justru pengalaman itulah yang membuat mereka makin yakin bahwa komunitas ini bisa memberikan dampak nyata.

Alifa melihat kegiatan ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan bahasa asing kepada anak-anak panti yang masih di usia SMP dan SMA. “Bahasa Inggris itu universal. Dengan adanya kegiatan seperti ini, adik-adik panti bisa mendapat insight yang mungkin belum pernah mereka dapatkan sebelumnya,” ujarnya.

Sementara Ismi, memilih untuk menyelipkan pengenalan Bahasa Jepang ke dalam perbincangan dengan anak-anak. “Tadi sempat mengajarkan kata ‘Arigatou’ dan cara membalasnya. Sederhana saja, tapi anak-anaknya langsung antusias,” ceritanya. Ismi berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak ragamnya. “Semoga CVS makin sering bikin acara yang seru dan berdampak seperti ini,” katanya.

 

Sambutan dari Panti Yasni

Ibu Nursidah, pembina Panti Yasni yang telah mengabdi sejak tahun 2000-an, menyambut hangat kehadiran komunitas CVS. Panti yang kini membina sekitar 100 anak.

“Alhamdulillah, acara ini bagus untuk anak-anak. Mereka bisa bersilaturahmi, berkenalan dengan orang-orang baru, dan merasakan kepedulian dari luar,” ujar Bu Ida. Ia pun mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan perhatian yang diberikan komunitas CVS kepada anak-anak asuhannya. “Anak-anak senang semua, alhamdulillah,” tutupnya.

 

Komunitas yang Tumbuh dengan Akar

Kegiatan Buka Bersama di Panti Yasni ini menjadi cerminan dari nilai yang ingin dituju CVS: komunitas bahasa yang tidak hanya berdampak di ruang kelas virtual, tetapi juga hadir dan berdampak di dunia nyata.

Kevan menyebutnya dengan sederhana: empati. “Kuncinya adalah empati. Kita mau kenalan, mau merasakan apa yang dirasakan lingkungan sekitar, mau turun langsung. Kadang kita perlu kembali ke akar,” ujarnya.

CVS berharap nilai ini terus menjadi acuan dalam setiap kegiatan ke depan, dan bahwa komunitas ini bisa menjadi tempat aktualisasi diri, bukan hanya bagi yang ingin belajar bahasa, tetapi juga bagi mereka yang ingin tumbuh sebagai manusia yang peduli.

Daftar Isi
Artikel Terbaru
ilustrasi oelajar yang memperlajari pola kalimat pasti dalam bahasa Jepang
Tata Bahasa JLPT N4 – “Pasti” dalam Bahasa Jepang

Dalam bahasa Jepang, ada beberapa cara untuk menyampaikan…

Tata Bahasa Mandarin tentang jika-maka
Tata Bahasa HSK 3: Pengunaan 如果…就…

Dalam bahasa Mandarin, pola 如果……就…… digunakan untuk menyatakan…

Kosakata Bahasa Mandarin tentang mendengarkan musik
Kosakata HSK 3: Mendengarkan Musik

Banyak orang suka mendengarkan musik menggunakan ponsel. Musik…

juede dan renwei
Tata Bahasa HSK 3: Penggunaan 觉得 dan 认为

Dalam bahasa Mandarin, 认为 dan 觉得 sama-sama berarti…

Tata Bahasa Mandarin tentang Zouyou
Tata Bahasa HSK 3: Pengunaan Kata 左右

Dalam bahasa Mandarin, 左右 (zuǒyòu) digunakan untuk menyatakan…

seorang perempuan memegang buku dan kacamata terlihat seperti pelajar
Cara Daftar TOPIK 2026 di Indonesia: Syarat, Biaya, dan Alur Pendaftaran Lengkap

Artikel ini bakal ngebahas soal cara daftar TOPIK…

Seorang anak perempuan sedang belajar
Berapa Lama Belajar Bahasa Prancis dari Nol ke B1/B2? Ini Estimasi Waktu Realistisnya!

Artikel ini bakal mengupas tuntas Berapa lama mencapai…

Kosakata Bahasa Mandarin tentang meminta izin
Kosakata HSK 3: Meminta Izin

Dalam lingkungan sekolah atau kerja, terkadang kita perlu…

Kosakata Bahasa Mandarin tentang chat melalui ponsel
Kosakata HSK 3: Chat Melalui Ponsel

Saat ini banyak orang menggunakan ponsel setiap hari…

Kosakata Bahasa Mandarin tentang membeli tiket kereta
Kosakata HSK 3: Membeli Tiket Kereta

Saat bepergian di Tiongkok, banyak orang perlu membeli…

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup