Alasan Penting Belajar Mandarin untuk Karier ala Cetta

belajar Mandarin untuk karier

CETTA Kira-kira apa alasan penting belajar Mandarin untuk karier dan apa pengaruhnya untuk masa depan kita?

Jika kamu mulai tertarik belajar Mandarin, bahasan ini semoga dapat membantu memperkuat keinginan belajar Mandarin.

Bersama dengan Laoshi Kevin, salah satu tutor Cetta Mandarin, beliau akan mengupas seluk-beluk Mandarin dan potensi karirnya.

Apa keuntungan belajar Mandarin?

Laoshi Kevin menjelaskan bahwa mempelajari bahasa baru adalah investasi dalam menambah skill untuk mempermudah segala hal.

“Tentunya itu jadi skill baru ya, semua bahasa gitu, fungsinya untuk mempermudah segala hal, karena komunikasi itu jendela yang menghubungkan manusia satu dengan manusia lain,” ujar Laoshi Kevin.

Selanjutnya, keuntungan belajar Mandarin adalah mempermudah berhubungan dengan orang lain dari segi bisnis, pekerjaan, mencari relasi, hingga entertainment.

“Kenapa Mandarin? karena Mandarin banyak digunakan kedua setelah Inggris, artinya akan lebih mudah untuk berhubungan dengan orang lain, mungkin dalam bisnism pekerjaan, mencari relasi, hingga entertaintment untuk meningkatkan kualitas hidup.” terang beliau.

Apakah bahasa Mandarin sulit dipelajari?

Ternyata Mandarin cukup sulit dipelajari oleh orang Indonesia, sebagaimana Laoshi Kevin menjelaskan bahwa perbedaan Bahasa Indonesia dengan Mandarin cukup mencolok.

“Pastinya sulit lah ya, karena bahasanya itu beda dengan Bahasa, pertama, mereka terbiasa dengan satu kata, kalau Bahasa kan satu kata aja minimal tiga huruf lah atau empat sampai enam, jadi peralihan ke Mandarin itu cukup susah.” ujar beliau.

Bagaimana bahasa Mandarin untuk karier di dunia kerja?

Bahasa Mandarin dengan jumlah pengguna 1,2 miliar di seluruh dunia menjadikannya bahasa dengan pengguna paling banyak kedua setelah bahasa Inggris.

Laoshi Kevin juga menjelaskan bahwa di masa depan, semua bidang akan memerlukan setidaknya sedikit kemampuan berbahasa Mandarin. Dengan indikator ini, bahasa Mandarin untuk karier memiliki prospek yang positif

“Kedepannya diperlukan atau tidak (bahasa Mandarin), pasti diperlukan, kenapa? karena sekarang banyak barang yang diproduksi di China, software di China, mobil, industri, barang dan jasa, jadi banyak yang akan kita temuin itu yang pake bahasa Inggris dan juga bahasa Mandarin.” ujar Laoshi Kevin.

Kupas Tuntas Jurusan Sastra Cina ala Cetta

Budaya Jepang di Mata Cetta, dan Pengaruhnya untuk Subkultur Indonesia

Tips ampuh belajar Mandarin

Laoshi Kevin menyarankan kita untuk belajar Mandarin dari praktisi yang pernah mencoba hidup di China.

“Tips nya itu belajar dari praktisi ya, tentunya yang sudah pernah mencoba hidup di China,” ujar beliau.

Hal tersebut dikarenakan bahasa Mandarin yang kita pelajari secara teori tidak sama dengan yang terjadi di lapangan.

“Karena yang dipelajari di teori dengan di lapangannya itu berbeda, yang teori kita belajar Mandarin yang standar, sedangkan orang China jarang ngomong seperti yang kita pelajari, bahkan mayoritas 70-80 persen ngomongnya tidak seperti yang kita pelajari di buku ataupun audiobook.” lanjut beliau.

Untungnya, Cetta Online Course menyediakan kelas Mandarin dengan tutor yang 90% sudah pernah belajar di China dengan metode pembelajaran yang fun.

“Nah di Cetta ini ya, 90% Laoshi-Laoshi kita sudah pernah belajar di China, atau hubungannya dengan orang China sudah lama gitu ya, jadi bukan kaleng-kaleng lah, dan sudah pada tahu bahwa penggunaan Mandarin di lapangan itu tidak seindah seperti yang di buku.” terang beliau.

Khusus kamu yang sudah baca artikel ini, kamu bisa pakai kode promo BACACETTASUPDATES dan dapatkan diskon 10% untuk pembelian kelas di Cetta Online Class!

Yuk, langsung daftar sekarang!

Bagikan Artikel ini:

Artikel Lainnya

Isi Data Diri Dulu, Yuk!
Cetta Akan Kirimkan Kode Promonya ke Emailmu