Dua orang jepang yang sedang berbicara serius

Tata Bahasa JLPT N4 – Perbedaan ~nakute dan ~naide

Daftar Isi

Artikel ini akan membahas perbedaan penggunaan pola ~なくて dan ~ないで dalam bahasa Jepang, dua bentuk yang sama-sama berasal dari kata kerja negatif dan sering membuat pembelajar merasa bingung. Pada bagian akhir artikel, tersedia contoh kalimat serta latihan singkat yang dapat membantu kamu memahami perbedaan penggunaannya secara lebih jelas.

Ketika ingin menyatakan suatu tindakan yang tidak dilakukan, atau menjelaskan alasan dan keadaan tertentu dalam bahasa Jepang, kamu mungkin ragu apakah harus menggunakan  ~なくて atau ~ないで . Meskipun bentuknya terlihat mirip, kedua pola ini digunakan dalam situasi yang berbeda dan memiliki fungsi serta nuansa makna yang tidak sama.

Melalui pembahasan ini, kamu akan diajak memahami penggunaan  ~なくて dan ~ないで  mulai dari makna dasar, perbedaan fungsi, hingga konteks pemakaiannya dalam kalimat. Dengan penjelasan yang sederhana, contoh yang mudah dipahami, dan latihan di akhir, diharapkan kamu bisa menggunakan kedua pola ini dengan lebih tepat dan alami tanpa takut tertukar lagi.

 

~なくて  (~nakute)

Pola kalimat ini dapat diterjemahkan sebagai  “karena hal tersebut tidak terjadi / tidak terpenuhi”, digunakan untuk menunjukkan alasan atau latar belakang terjadinya hal berikutnya. Pola ini biasanya diletakkan di tengah kalimat, dan memiliki ketentuan seperti ini:

Kata Kerja negatif futsuuなくて
Kata Sifat Iくなくて
Kata Sifat Na

Kata Benda

でなくて
Kata Bendaがなくて

 

Kata kerja negatif futsuu adalah sebagai berikut:

Kelompok Kata KerjaPositif
Non LampauNon Lampau
Kata Kerja Kelompok 1かうかわない
もつもたない
かえるかえらない
よむよまない
しぬしなない
あそぶあそばない
かくかかない
およぐおよがない
かすかさない
Kata Kerja Kelompok 2ねるねない
みるみない
Kata Kerja Kelompok 3くるこない
するしない

 

Pada bagian belakang pola ini, sering digunakan ungkapan yang menunjukkan:

  1. Perasaan pembicara (misalnya: 安心する anshin suru “lega”, がっかりする “kecewa”), atau
  2. Penilaian/ evaluasi (seperti 困る komaru “kesulitan”, 助かる tasukaru “terbantu”), sebagai berikut:
  1. 検査の結果、ガンでなくて安心した。
    Kensa no kekka, gan de nakute anshin shita.
    Dari hasil pemeriksaan, ternyata bukan kanker, sehingga saya merasa lega. 
  2. 結婚した頃は、お金がなくて苦労した。
    Kekkon shita koro wa, okane ga nakute kurou shita.
    Pada awal pernikahan, karena tidak punya uang, kami hidup susah. 
  3. 子供の体が丈夫でなくて大変だ。
    Kodomo no karada ga joubu de nakute taihen da.
    Anak saya tidak bertubuh kuat, sehingga sangat merepotkan. 
  4. 思ったより高くなくてほっとした。
    Omotta yori takakunakute hotto shita.
    Harganya tidak semahal yang saya kira, jadi saya lega. 
  5. あいつが来なくて助かった。
    Aitsu ga konakute tasukatta.
    Syukurlah dia tidak datang.

Walaupun sering diterjemahkan sebagai “karena … tidak …”, 〜なくて pada dasarnya tidak secara tegas menyatakan hubungan sebab–akibat. Bentuk ini hanya menunjukkan bahwa dua keadaan terjadi secara bersamaan atau berurutan dalam satu rangkaian situasi.

 

~ないで  (~naide)

Pola kalimat ~naide adalah bentuk te dari verba negatif. Pola ini digunakan untuk menunjukkan dalam keadaan, situasi, atau kondisi seperti apa suatu tindakan atau keadaan berikutnya terjadi. Berikut pola kalimatnya:

Kata Kerja Bentuk Nai

Sesuai dengan fungsinya, pola ini terbagi menjadi tiga:

1. Kondisi yang menyertai: menunjukkan arti “melakukan sesuatu dalam keadaan tidak  melakukan …”., contohnya sebagai berikut:

息子は今朝もご飯を食べないで出かけた。
Musuko wa kesa mo gohan o tabenaide dekaketa.
Anak saya pagi ini juga pergi tanpa makan.

 

彼女は一生結婚しないで独身を通した。
Kanojo wa isshou kekkon shinaide dokushin o toushita.
Dia menjalani hidupnya tanpa menikah, tetap lajang seumur hidup.

 

2. Sebagai pengganti: “bukan melakukan A, melainkan melakukan B” atau “bukan A yang terjadi, tetapi B yang terjadi”, yaitu membandingkan dua hal secara kontras, dan sering mengandung nuansa bahwa hasilnya berbeda dari  yang diperkirakan atau diharapkan, contohnya:

親が来ないで、先生が来た。
Oya ga konaide, sensei ga kita.
Bukan orang tua yang datang, melainkan guru.

 

ロンドンには行かないで、パリとローマに行った。
Rondon ni wa ikanaide, Pari to Rooma ni itta.
Tidak pergi ke London, tetapi ke Paris dan Roma.

 

3. Sebab: “karena tidak melakukan …”,  menjadi penyebab perasaan, penilaian, atau kejadian berikutnya. Contohnya:

試験にパスできないでがっかりした。
Shiken ni pasu dekinaide gakkari shita.
Saya kecewa karena tidak bisa lulus ujian.

 

朝起きられないで授業に遅れた。
Asa okirarenaide jugyou ni okureta.
Saya terlambat ke kelas karena tidak bisa bangun pagi.

 

Kesimpulan

Perbedaan antara 〜ないで dan 〜なくて terletak pada fokus hubungan antarperistiwa. 〜ないで digunakan untuk menekankan bahwa suatu tindakan dilakukan tanpa melakukan tindakan lain atau untuk menunjukkan kontras dan penggantian, sehingga kesannya lebih tegas. Sementara itu, 〜なくて digunakan untuk menyatakan bahwa suatu keadaan tidak terpenuhi dan menjadi latar belakang munculnya perasaan atau situasi tertentu, dengan nuansa yang lebih netral dan lembut. Dengan memahami perbedaan ini, pembelajar dapat memilih pola yang lebih tepat sesuai konteks dalam bahasa Jepang.

 

Latihan Soal

 

1. 彼は傘を持(      )出かけて、雨に降られました。
かれはかさをも(      )でかけて、あめにふられました。

(a) ないで
(b) なくて
(c) なかった

 

2. 検査の結果、病気で(      )安心しました。
けんさのけっか、びょうきで(      )あんしんしました。

(a) ないで
(b) なくて
(c) なく

 

3. 朝ご飯を食べ(      )学校へ行ってはいけません。
あさごはんをたべ(      )がっこうへいってはいけません。

(a) ないで
(b) なくて
(c) ない

 

Jawaban

  1. A. ないで → menunjukkan tindakan dilakukan tanpa melakukan tindakan lain (keadaan menyertai)
  2. B. なくて → menyatakan latar belakang perasaan atau penilaian karena suatu keadaan tidak terpenuhi
  3. A. ないで → digunakan dalam kalimat larangan, menyatakan keadaan saat melakukan tindakan

 

Persiapkan JLPT N4 dengan Lebih Pasti di Kelas Cetta Japanese

Saat belajar tata bahasa JLPT N4, perbedaan seperti ~nakute dan ~naide sering bikin kamu berhenti lama di satu soal. Sekilas mirip, fungsinya berbeda. Di ujian, satu kesalahan kecil di bagian ini bisa mengganggu alur pengerjaan soal berikutnya.

Di kelas Cetta Japanese, kamu tidak hanya diperkenalkan pada rumus. Kamu dilatih memahami fungsi setiap pola lewat contoh kalimat yang relevan dengan konteks JLPT, lalu menguatkannya lewat latihan bertahap. Hasilnya, kamu lebih cepat mengenali pola yang tepat dan lebih tenang saat mengerjakan soal.

Yang akan kamu dapatkan selama belajar di Cetta Japanese:

  • Materi dengan pendekatan fun learning yang bikin fokus lebih tahan lama
  • Kurikulum selaras dengan standar JLPT dan disusun mengikuti kemampuan kamu
  • Tutor tersertifikasi yang responsif dan nyaman diajak diskusi
  • Jadwal fleksibel yang menyesuaikan ritme hidupmu
  • Akses ke Cetta Virtual Society, komunitas belajar yang suportif, aman, dan gak pernah judging

 

Kelas persiapan JLPT N4 yang bisa kamu pilih di Cetta Japanese:

Lihat semua kelas Cetta Japanese di sini. Kalau bingung, kamu bisa berkonsultasi secara gratis dengan admin kami untuk pilih kelas yang sesuai levelmu. Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.  Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!

 

*Artikel ini ditulis oleh Desi Damayanti tutor Cetta Japanese.

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup