thumbnail tata bahasa JLPT N3 tentang perbedaan だらけdan~まみれ

Tata Bahasa JLPT N3: Perbedaan だらけ (darake) & ~まみれ (mamire)

Daftar Isi

Artikel ini membahas perbedaan struktur dasar kalimat N3 antara だらけ dan まみれ. Keduanya merupakan akhiran yang menempel pada kata benda, sering digunakan untuk menyatakan kalimat bernuansa negatif, yang berkaitan dengan kotor, buruk, dan juga tidak menyenangkan.

Keduanya, sering tertukar karena maknanya yang sama-sama “sangat banyak” dan “memenuhi” suatu hal, tempat, atau barang. Namun tentunya keduanya memiliki perbedaan yang tidak boleh disepelekan.

Yuk, kita pelajari bagaimana pola ini bekerja dalam berbagai kalimat! Tutor Cetta akan bantu kamu memahami logika di balik struktur kalimat Jepang. Dengan memahami pola dasarnya, kamu akan lebih cepat membentuk kalimat sendiri dan tidak hanya menghafal

 

だらけ Darake

だらけ dapat digunakan ketika menyatakan bahwa suatu hal tersebar di mana-mana pada suatu permukaan atau area. Objek yang dijelaskan biasanya benda kering, abstrak, atau benda yang tersebar tidak beraturan.

Namun hal tersebut tidak harus menutupi keseluruhan area, tetapi cukup banyak untuk membuat area tersebut terasa penuh dan tertutupi.

Kata Benda だらけ

Contoh Kalimat:

1. 彼は借金だらけで、苦労しているそうですよ

Kare wa shakkin darake de, kurou shite iru sou desu yo

Katanya dia sedang kesulitan karena banyak hutang lho.

 

2. この部屋、要らない物だらけですね。

Kono heya, iranai mono darake desu ne.

Kamar ini dipenuhi barang yang tidak perlu ya.

 

まみれ Mamire

まみれ memiliki makna yang mirip dengan だらけ. Tetapi, まみれfokus untuk menjelaskan bahwa suatu hal atau area dipenuhi secara keseluruhan oleh sesuatu yang cair. Selain itu, sufiks ini hanya bisa digunakan untuk benda fisik dan tidak bisa digunakan untuk hal abstrak.

Kata Benda まみれ

Contoh Kalimat:

1. 血まみれの白いシャツはさすがに洗いにくいですね

Chi mamire no shiroi shatsu wa sasuga ni arai-nikui desu ne

Kemeja putih yang berlumuran darah itu memang sulit untuk dicuci, ya.

 

2. 雨の中で走って、靴は泥まみれですよ。ついてないな

Ame no naka de hashitte, kutsu wa doro mamire desu yo. tsuitenai na

Saya berlari di tengah hujan, sepatu saya jadi penuh lumpur. Apes ya.

 

Kesimpulan 

Setelah menyimak penjelasan di atas, kita sederhanakan perbedaan. だらけ bisa menjelaskan banyak hal dari benda fisik sampai abstrak, tetapi まみれ hanya digunakan untuk benda fisik yang cair atau yang dapat melumuri dan menutupi suatu permukaan.

Sedangkan だらけ walaupun terkesan menutupi, tetapi perlu diingat bahwa keseluruhan area tidak tertutupi, masih ada ruang kosong.

Hal yang perlu diingat juga adalah debu (ほこり) sering menggunakan だらけ, karena dianggap benda kering yang hanya ada dipermukaan dan tidak melekat. 

 

Latihan Soal

1. 祖父の手は、長年の苦労で(  )です

(A) シワだらけ

(B) シワまみれ

 

2. この部屋は 1年間誰も掃除してないので、床がホコリ(  )だ

(A) だらけ

(B) まみれ

 

3. パンを作っていたから、服が粉(  )になってしまった。

(A) だらけ

(B) まみれ

 

Jawaban

  1. A. シワだらけ (Kerutan adalah kondisi fisik yang “tersebar” di permukaan kulit. )
  2. A. だらけ (Meskipun debunya tebal, debu sifatnya kering dan ringan.)
  3. B. まみれ (Tepung, pasir halus, dan serbuk adalah benda padat, bila  menempel dan menutupi seluruh permukaan kain atau lantai pakailah まみれ)

Kalau kamu ingin pelajari materi ini lebih dalam, kamu bisa bergabung dengan kelas N3 Cetta Japanese. Kamu tidak akan hanya paham terkait hiragana, tapi juga akan meningkatkan skill kamu hingga menguasai JLPT N3.

 

Masih Bingung Perbedaan だらけ dan ~まみれ dalam Bahasa Jepang?

Di level JLPT N3, kamu mulai menemukan kata dengan makna yang terlihat mirip tetapi digunakan dalam konteks berbeda. Contohnya だらけ (darake) dan ~まみれ (mamire), yang sama-sama menggambarkan sesuatu yang “penuh dengan” suatu hal.

だらけ biasanya digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu dipenuhi oleh banyak hal, sering kali dengan kesan negatif seperti kesalahan, debu, atau masalah.

Sementara ~まみれ lebih sering dipakai untuk menggambarkan kondisi fisik ketika sesuatu tertutup atau berlumuran oleh suatu benda, seperti darah, lumpur, atau keringat.

Memahami perbedaan nuansa seperti ini membantu kamu menangkap makna kalimat dengan lebih tepat, terutama saat membaca teks atau mendengar percakapan dalam Bahasa Jepang.

Jika ingin memperdalam tata bahasa JLPT N3 secara lebih terarah, kamu bisa berlatih melalui contoh kalimat, latihan soal, dan pembahasan konteks penggunaan bersama tutor yang berpengalaman.

Kelas Cetta Japanese yang tersedia untuk JLPT N3 adalah:

 

Di Cetta Japanese, kamu akan:

  • Belajar dengan metode fun learning
  • Kurikulum terstandarisasi
  • Mendapatkan tutor yang tersertifikasi dan bisa tanya jawab dengan santai
  • Sistem belajar fleksibel
  • Ada komunitas belajar yang nggak pernah judging

Lihat semua kelas Cetta Japanese di sini. Kalau bingung, kamu bisa berkonsultasi secara gratis dengan admin kami untuk pilih kelas yang sesuai levelmu. Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.  Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!

 

*Artikel ini ditulis oleh Luh Lindayani tutor Cetta Japanese.

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup