thumbnail tata bahasa JLPT N4 tentang perbedaan て te dan~のは~です no wa desu

Tata Bahasa JLPT N4 – Perbedaan ~て (te) dan ~のは~です (…no wa…desu)

Daftar Isi

Dalam bahasa Jepang, terdapat beberapa pola yang dapat digunakan untuk menyatakan alasan atau sebab. Selain pola yang secara langsung berarti “karena”, seperti ~から (kara) atau ~ので (no de), terdapat juga pola lain seperti ~て (te)、~で (de)、~なくて (nakute), serta ~のは~です (…no wa…desu) yang dalam konteks tertentu dapat digunakan untuk menjelaskan penyebab suatu keadaan.

Sekilas, pola-pola tersebut tampak memiliki fungsi yang mirip karena sama-sama dapat menghubungkan suatu keadaan dengan alasan yang melatarbelakanginya. Namun, masing-masing pola memiliki perbedaan dalam bentuk, nuansa, serta situasi penggunaannya. Jika perbedaan ini tidak dipahami dengan baik, kalimat yang dihasilkan bisa terdengar kurang tepat atau tidak alami.

Oleh karena itu, artikel ini akan membahas penggunaan ~て、~で、~なくて, serta ~のは~です sebagai penanda sebab atau alasan secara ringkas dan jelas. Penjelasan akan disertai contoh kalimat agar pembaca dapat memahami perbedaan fungsi masing-masing pola dan menggunakannya dengan tepat dalam berbagai konteks.

 

~て (te)、~で (de)、~なくて (nakute)

Pola kalimat ini dapat diterjemahkan sebagai  ‘karena…’, digunakan untuk menyatakan penyebab atau alasan, yang biasanya diletakkan di tengah kalimat. Berikut pola kalimatnya:

Kata Kerja Sambung

Kata Kerja Bentuk Nai

Kata Sifat I Sambung

Kata Sifat I Bentuk Nai

Kata Sifat Na Sambung

Kata Sifat Na Bentuk Nai

Kata Benda Sambung

Kata Benda Bentuk Nai

~て、~で、~くて

Mengenai kata-kata sambung dan bentuk nai, dirangkum dalam tabel di bawah ini:

 

Kata kerja sambung dan bentuk ~nai

Kelompok Kata KerjaPositifNegatif
Bentuk ~ますBentuk sambung + 

~て・~で

Bentuk 

~ません

Bentuk sambung + ~くて
Kata Kerja Kelompok 1かいますかってかいませんかわなくて
もちますもってもちませんもたなくて
かえりますかえってかえりませんかえらなくて
よみますよんでよみませんよまなくて
しにますしんでしにませんしななくて
あそびますあそんであそびませんあそばなくて
かきますかいてかきませんかかなくて
およぎますおよいでおよぎませんおよがなくて
かしますかしてかしませんかさなくて
Kata Kerja Kelompok 2ねますねてねませんねなくて
みますみてみませんみなくて
Kata Kerja Kelompok 3きますきてきませんこなくて
しますしてしませんしなくて

 

Kata sifat i sambung dan bentuk ~nai

PositifNegatif
Bentuk ~ですBentuk sambung + 

~て

Bentuk 

~ないです

Bentuk sambung + ~くて
たかいですたかくてたかくないですたかくなくて
いい・よいよくてよくないですよくなくて

 

Kata sifat na sambung dan bentuk ~nai

PositifNegatif
Bentuk ~ですBentuk sambung + 

~で

Bentuk 

~じゃないです

Bentuk sambung + ~くて
にぎやかですにぎやかでにぎやかじゃないですにぎやかじゃなくて
きれいですきれいできれいじゃないですきれいじゃなくて

 

Kata benda sambung dan bentuk ~nai

PositifNegatif
Bentuk ~ですBentuk sambung + 

~で

Bentuk 

~じゃないです

Bentuk sambung + ~くて
がくせいですがくせいでがくせいじゃないですがくせいじゃなくて
ひまですひまでひまじゃないですひまじゃなくて

Contohnya sebagai berikut:

1. 田さんの声は小さくて、よく聞こえません。

Tanaka-san no koe wa chiisakute, yoku kikoemasen.

Karena suara Tanaka kecil, saya tidak bisa mendengarnya dengan jelas.

 

2. 母の病気のことが心配で、眠れませんでした。

Haha no byouki no koto ga shinpai de, nemuremasen deshita.

Karena khawatir tentang penyakit ibu, saya tidak bisa tidur.

 

3. きのうは夜おそくまで仕事が終わらなくて、たいへんでした。

Kinou wa yoru osoku made shigoto ga owaranakute, taihen deshita.

Karena kemarin pekerjaan tidak selesai sampai larut malam, jadi sangat melelahkan/ sulit.

 

Kemudian, subjek pada kalimat yang menyatakan sebab atau alasan dapat berbeda dengan subjek pada klausa berikutnya, seperti:

雨が降って、試合は中止になりました。

Ame ga futte, shiai wa chuushi ni narimashita.

Karena hujan turun, pertandingan dibatalkan.

 

Dalam banyak kasus, kalimat belakang menyatakan ketidakmungkinan, perasaan, atau keadaan fisik, seperti 困る (komaru, kesulitan), 大変だ (taihen, sulit/berat), 疲れた (tsukareta, lelah), dan sebagainya. Kalimat yang menyatakan niat pembicara atau tekanan kepada pendengar biasanya tidak digunakan setelah pola ini, sebagai berikut:

 

疲れて、休みましょうX

Tsukarete, yasumimashou.

Karena lelah, mari beristirahat.

 

Kalimat di atas kurang tepat karena biasanya kalimat bagian belakang dari pola ~te menggambarkan keadaan, perasaan, atau hasil yang terjadi secara alami, bukan ajakan, perintah, atau niat dari pembicara, jadi seharusnya seperti ini saja:

 

疲れたから、休みましょうO

Tsukareta kara, yasumimashou.

Karena lelah, mari beristirahat.

 

Beberapa ungkapan tetap (set expressions) juga sering digunakan seperti contoh berikut:

 

遅れて、すみません。

Okurete, sumimasen.

Maaf karena saya terlambat.

 

~のは~です (…no wa…desu)

Pola kalimat ini juga diterjemahkan sebagai  ‘alasan…adalah…’, digunakan untuk menyatakan bahwa suatu fakta dijelaskan dengan alasan, penjelasan, atau hal yang ingin ditekankan. Secara sederhana, pola ini menunjukkan bahwa bagian sebelum のは adalah fakta, sedangkan bagian sebelum です adalah penjelasan atau alasan dari fakta tersebut. Fakta yang dimaksud biasanya berupa kata kerja dengan pola sebagai berikut:

Kata Kerja Bentuk Futsuuのは

Kata kerja bentuk futsuu yang digunakan biasanya futsuu non lampau dan futsuu lampau, seperti:

Kelompok Kata KerjaBentuk ~masuPositif
Non LampauLampau
Kata Kerja Kelompok 1かいますかうかった
もちますもつもった
かえりますかえるかえった
よみますよむよんだ
しにますしぬしんだ
あそびますあそぶあそんだ
かきますかくかいた
およぎますおよぐおよいだ
かしますかすかした
Kata Kerja Kelompok 2ねますねるねた
みますみるみた
Kata Kerja Kelompok 3きますくるきた
しますするした

Sedangkan bagian sebelum desu biasanya berupa kata benda. Berikut contoh kalimatnya:

1. 試合に負けたのは、練習が足りなかったからです。

Shiai ni maketa no wa, renshū ga tarinakatta kara desu.

Alasan kalah dalam pertandingan adalah karena latihan tidak cukup.

 

2. アルバイトをしているのは、旅行をするためです。

Arubaito o shite iru no wa, ryokou o suru tame desu.

Alasan saya bekerja paruh waktu adalah untuk melakukan perjalanan.

 

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, pola ~て、~で、~なくて dapat digunakan untuk menyatakan sebab atau alasan yang berkaitan dengan keadaan, perasaan, atau hasil yang terjadi secara alami. Pola ini biasanya tidak diikuti oleh kalimat yang menyatakan niat, ajakan, atau perintah dari pembicara. Sementara itu, pola ~のは~です digunakan untuk menjelaskan alasan atau penjelasan dari suatu fakta, dengan bagian sebelum のは menyatakan fakta dan bagian setelahnya menyatakan alasan atau hal yang ingin ditekankan. Dengan memahami perbedaan fungsi tersebut, pembelajar dapat menyampaikan hubungan sebab dan penjelasan dalam bahasa Jepang dengan lebih tepat.

 

  • LATIHAN SOAL

 

1. 雨が降っ(   )、試合が中止になりました。

あめが ふっ(   )、しあいが ちゅうしに なりました。

(A) て

(B) で

(C) なくて

(D) のは

 

2. 時間が(   )、宿題ができませんでした。

じかんが(   )、しゅくだいが できませんでした。

(A) なくて

(B) ないで

(C) て

(D) のは

 

3. 私が日本語を勉強している(   )、日本で働きたいからです。

わたしが にほんごを べんきょうしている(   )、にほんで はたらきたいからです。

(A) て

(B) で

(C) のは

(D) なくて

 

Jawaban

  1. (A) て → digunakan untuk menyatakan sebab yang diikuti hasil yang terjadi.
  2. (A) なくて → digunakan untuk menyatakan alasan dalam bentuk negatif.
  3. (C) のは → digunakan untuk menjelaskan alasan dari suatu fakta.

 

Masih Bingung Kapan Menggunakan ~て dan ~のは~です dalam Bahasa Jepang?

Di level JLPT N4, kamu mulai menemukan pola kalimat yang membantu menjelaskan alasan, perasaan, atau penekanan pada suatu aktivitas. Dua di antaranya adalah pola ~て (te) dan ~のは~です (…no wa… desu). Keduanya sering muncul dalam percakapan sehari-hari, tetapi memiliki fungsi yang berbeda dalam menyusun kalimat.

Memahami perbedaan kedua pola ini akan membantu kamu menjelaskan pengalaman, pendapat, atau kesan terhadap suatu kegiatan dengan lebih jelas dalam Bahasa Jepang.

Jika ingin mempelajari tata bahasa JLPT N4 secara lebih terstruktur, kamu bisa berlatih melalui contoh kalimat, latihan soal, dan diskusi penggunaan pola kalimat bersama tutor yang berpengalaman.

Kelas Cetta Japanese yang tersedia untuk JLPT N4 adalah:

Lihat semua kelas Cetta Japanese di sini. Kalau bingung, kamu bisa berkonsultasi secara gratis dengan admin kami untuk pilih kelas yang sesuai levelmu. Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.  Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!

 

*Artikel ini ditulis oleh Desi Damayanti tutor Cetta Japanese.

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup