Yuk, Kepoin 3 Budaya China yang Unik ala Cetta!

Budaya China ada banyak macamnya, ketika belajar bahasa, kamu perlu juga belajar mengenai budayanya.
budaya China

CETTA – Setiap daerah memiliki budaya yang menjadi ciri khasnya, seperti budaya China atau Tiongkok yang menarik untuk kamu ketahui.

Amalina Kirana (Laoshi Alin), salah satu tutor di Cetta Mandarin, membagikan pandangan dan pengetahuannya mengenai budaya China.

Laoshi Alin menyebutkan ada tiga budaya China yang menurutnya terkenal dan unik.

3 budaya China yang terkenal dan unik

1. Orang China terkenal sangat suka bekerja

Laoshi Alina mengklaim bahwa budaya yang satu ini pasti terkenal banget.

“Bahkan orang keturunan Tionghoa yang ada di Indonesia pun biasanya sangat suka bekerja,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa di China ada istilah “996” yang berarti 9 to 9 for 6 days atau bekerja dari jam 9 sampai jam 9 selama 6 hari.

Kebiasaan tersebut sempat dikecam, tetapi orang China memang terbiasa memiliki lebih dari satu pekerjaan.

“Ga salah kalau perkembangan negara ini pesat banget karena mereka suka semuanya serba cepat,” tegas Laoshi Alin.

2. Anak-anak di China dituntut punya nilai sempurna

Setiap orang tua di China menjadikan Ranking 1 (di bidang apapun) sebagai tuntutan untuk anaknya.

Tidak mengherankan jika anak-anak di China sudah disiplin sejak dini.

“Ga cuma dalam bidang pendidikan, tapi di olahraga pun juga begitu,” jelas Laoshi Alin.

Ia juga menjelaskan kalau intinya apapun yang digeluti, mereka harus berusaha keras menjadi yang pertama/mendapat nilai sempurna atau akan dianggap gagal.

3. Keluarga adalah yang utama

Laoshi Alin mengungkap bahwa orang China sangat menghormati orang tua ataupun leluhur mereka.

Hal tersebut membuat pandangan orang China terhadap keluarga adalah sesuatu yang paling penting.

Merantau sejauh apapun, mereka harus tetap pulang setidaknya satu tahun sekali saat perayaan Imlek.

Pelajaran dari ketiga budaya

Menurut Laoshi Alin, banyak sekali yang dapat dipelajari dari ketiga budaya tersebut.

Ia menjelaskan bahwa beberapa kebiasaan orang China jika diterapkan di Indonesia mungkin akan banyak yang tidak setuju.

Namun, melalui budaya tersebut, kita bisa tahu kalau orang China tipikal yang tidak pantang menyerah untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

“Dari budaya China ini juga kita bisa mencontoh etos kerja mereka yang ga pernah setengah-setengah,” terang Laoshi Alin.

Ia menambahkan kalau kita mencoba menerapkan budaya tersebut akan banyak goals yang bisa dicapai meskipun rasanya pahit ketika proses menggapainya.

Pengaruh budaya terhadap minat belajar bahasa Mandarin

Laoshi Alin menjelaskan bahwa budaya-budaya China menarik minat orang dari berbagai negara untuk belajar bahasa Mandarin.

Ada dua alasan kenapa hal tersebut bisa terjadi yaitu, unik dan make sense meskipun terdengar gila.

Budaya juga turut andil menjadikan China sebagai negara maju dan menggaet orang asing untuk belajar bahasa Mandarin.

“Belajar bahasa Mandarin terbukti bisa menambah value saat bekerja,” ungkapnya.

Laoshi Alin juga berkata bahwa tidak mungkin belajar bahasa tanpa turut mempelajari budayanya.

Ternyata, pengaruh budaya erat kaitannya dengan minat belajar bahasa Mandarin.

Tertarik untuk mempelajari lebih banyak budaya China?

Tidak lengkap jika mempelajari budayanya saja, yuk, sekalian belajar bahasa Mandarin juga.

Cetta Mandarin memiliki tutor-tutor berkualitas untuk kamu yang ingin belajar bahasa Mandarin.

Segera gabung bersama Cetta Online Class!

Khusus kamu yang sudah baca artikel ini, kamu bisa pakai kode promo BACACETTASUPDATES dan dapatkan diskon 10% untuk pembelian kelas di Cetta Online Class!

Yuk, langsung daftar sekarang!

Bagikan Artikel ini:

Artikel Lainnya

Isi Data Diri Dulu, Yuk!
Cetta Akan Kirimkan Kode Promonya ke Emailmu