Penasaran apa saja bahasa asing untuk kerja luar negeri yang perlu kamu kuasai? Buat kamu yang ingin mengembangkan karier ke luar negeri, kemampuan bahasa bisa jadi salah satu bekal penting untuk menunjang peluang kerja.
Menurut LottaLingo, Jerman, Jepang, Kanada, Australia, dan Korea Selatan merupakan lima negara paling aktif merekrut tenaga kerja asing pada 2026. Oleh karena itu, sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk mengembangkan kemampuan bahasa asing.
Biar nggak bingung mau belajar bahasa apa terlebih dahulu, simak pilihan bahasa asing penunjang karir yang juga cocok untuk pemula selengkapnya berikut ini!
Bahasa Asing untuk Kerja yang Paling Dibutuhkan
Setelah mengetahui negara dengan peluang kerja bagi tenaga asing, saatnya menentukan bahasa asing untuk kerja luar negeri. BP2MI juga mencatat Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Singapura, dan Jepang sebagai tujuan utama PMI.
Jadi, pilihan bahasa asing untuk kerja luar negeri bisa disesuaikan dengan negara dan jalur kerja yang kamu incar. Berikut beberapa bahasa yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Bahasa Jerman
Jerman merupakan salah satu negara yang memiliki peluang bagi tenaga kerja asing. Kalau tertarik membangun karier di Jerman, kamu bisa mempertimbangkan Ausbildung, yaitu program pendidikan dan pelatihan vokasi yang menggabungkan pembelajaran di sekolah dengan praktik kerja di perusahaan.
Selama mengikuti Ausbildung, kamu akan mendapatkan pengalaman kerja sekaligus mempelajari keterampilan sesuai bidang yang dipilih. Kamu bisa berpartisipasi dalam bidang yang sesuai dengan minat dan rencana kariermu seperti kesehatan, teknologi, bisnis, hingga teknik.
2. Bahasa Jepang
Jepang juga menjadi pilihan populer bagi pekerja Indonesia. Salah satu jalurnya adalah Specified Skilled Worker atau Tokutei Ginou untuk pekerja asing dengan keterampilan tertentu.
Berdasarkan informasi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, program ini mencakup berbagai bidang pekerjaan dan memiliki persyaratan keterampilan serta kemampuan bahasa Jepang. Beberapa calon pekerja dapat menggunakan JLPT minimal N4 sebagai bukti kemampuan bahasa untuk bekerja di Jepang.
3. Bahasa Prancis
Kalau ingin melanjutkan pendidikan sekaligus mendapatkan pengalaman kerja di Prancis, kemampuan bahasa Prancis merupakan bekal penting. Salah satu jalur untuk kerja di Prancis adalah melalui program alternance, yang menggabungkan pembelajaran di institusi pendidikan dengan pengalaman profesional di perusahaan.
Melalui La Bonne Alternance, kamu bisa mencari peluang alternance dan perusahaan yang berpotensi merekrut peserta. Program ini memungkinkan kamu belajar sambil bekerja sehingga bisa mendapatkan pengalaman profesional yang relevan dengan bidang pilihanmu.
4. Bahasa Korea
Korea Selatan juga merupakan salah satu tujuan penempatan pekerja Indonesia. Salah satu jalur yang bisa adalah melalui Employment Permit System (EPS), yaitu sistem yang memungkinkan perusahaan di Korea Selatan mempekerjakan pekerja asing dari negara-negara yang telah memiliki kerja sama dengan Korea Selatan.
Untuk mengikuti jalur ini, calon pekerja perlu memenuhi persyaratan dan tahapan sesuai prosedur, termasuk mengikuti EPS-TOPIK sebagai salah satu bagian proses seleksi. Oleh karena itu, kemampuan bahasa Korea merupakan salah satu persiapan awal, terutama kosakata dan kemampuan komunikasi yang berkaitan dengan lingkungan kerja.
5. Bahasa Mandarin
Bahasa Mandarin juga bisa menjadi pilihan bahasa asing untuk kerja luar negeri, terutama kalau kamu tertarik bekerja dengan perusahaan atau mitra bisnis dari China, Taiwan, maupun Hong Kong. Selain kemampuan bahasa, kamu juga bisa memperluas kosakata yang berkaitan dengan pekerjaan dan bisnis agar komunikasi profesional terasa lebih lancar.
Hingga saat ini, China belum membuka penempatan pekerja Indonesia melalui jalur G-to-G. Kalau ingin bekerja di China, kamu bisa mencari lowongan secara mandiri melalui job portal atau melamar langsung ke perusahaan yang sedang membuka posisi.
6. Bahasa Inggris
Terakhir, ada bahasa Inggris yang merupakan salah satu bahasa asing untuk kerja luar negeri paling fleksibel. Kemampuan ini berguna untuk melamar pekerjaan di perusahaan multinasional, mencari peluang remote, hingga bekerja di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Australia.
Perbandingan Estimasi Gaji dan Masa Tunggu Tiap Jalur Kerja
Kalau kamu tertarik mempelajari bahasa asing untuk kerja luar negeri tetapi masih bingung menentukan tujuan, kamu bisa mempertimbangkan beberapa faktor berikut.
| Negara | Jalur | Durasi/Masa Tunggu | Estimasi Gaji Bruto |
| Jerman | Ausbildung | 2,5–3 tahun | Sekitar €908/bulan |
| Jepang | Tokutei Ginou | Sekitar 4–6 bulan jika dari luar Jepang, 2–4 bulan jika sudah berada di Jepang, atau 2–3 bulan bagi yang sebelumnya mengikuti program magang di Jepang | Mulai sekitar ¥200.000/bulan |
| Prancis | Alternance | Contrat d’apprentissage: 6 bulan–3 tahun Contrat de professionnalisation: 6–12 bulan | Sekitar €504–€1.867/bulan, tergantung lamanya masa kerja dan jenis kontrak |
| Korea Selatan | EPS | Sekitar 12–18 bulan | ₩2.156.880/bulan, berdasarkan 209 jam kerja |
| China | Perusahaan/investor China | Bergantung pada perusahaan dan posisi | Bervariasi sesuai perusahaan dan posisi |
| Negara berbahasa Inggris | Kerja profesional/remote | Bergantung pada posisi dan perusahaan | Bervariasi sesuai perusahaan dan posisi |
Cara Memilih Bahasa Asing untuk Kerja Luar Negeri
Memilih bahasa asing untuk kerja luar negeri nggak cukup hanya berdasarkan bahasa yang sedang populer. Kamu juga perlu memperhatikan beberapa aspek berikut dalam belajar bahasa asing pilihanmu.
- Pilih bahasa yang sesuai dengan negara atau budaya yang kamu minati agar lebih konsisten belajar.
- Pilih bahasa yang relevan dengan pendidikan, pengalaman, dan bidang karier yang kamu incar.
- Hitung biaya kursus, sertifikasi, dokumen, visa, hingga kebutuhan hidup sebelum menentukan jalur.
- Cari tahu kebutuhan tenaga kerja dan perkembangan industri yang kamu incar dalam beberapa tahun ke depan.
- Pertimbangkan ekonomi, keamanan, biaya hidup, dan kebijakan tenaga kerja asing di negara tersebut.
- Pastikan kamu mengetahui level atau sertifikasi bahasa yang termasuk syarat untuk bekerja di negara tujuan.
- Pilih bahasa asing yang mudah kamu pelajari supaya kamu bisa mencapai level tertentu lebih cepat.
Siapkan Bahasa Asing untuk Kerja Luar Negeri Bersama Cetta
Memilih bahasa asing untuk kerja luar negeri bukan hanya soal menentukan bahasa yang ingin dipelajari, tetapi juga menyiapkan kemampuan agar kamu lebih percaya diri menghadapi peluang kerja global. Dengan target, jadwal belajar, dan latihan yang konsisten, bahasa asing bisa menjadi bekal untuk mengembangkan kariermu.
Kalau masih bingung mulai dari mana, Cetta Online Class menyediakan pilihan kelas Cetta English, Cetta French, Cetta German, Cetta Japanese, Cetta Korean, dan Cetta Mandarin. Dengan belajar di Cetta, kamu bisa mendapatkan beberapa keuntungan berikut.
- Kurikulum terstandarisasi: Penyusunan materi berdasarkan standar sertifikasi seperti JLPT, TOPIK, HSK, dan CEFR.
- Tutor praktisi: Tutor memiliki pengalaman tinggal atau bekerja di lingkungan global dan mengajarkan bahasa secara praktis serta aplikatif.
- Pilihan kelas fleksibel: Tersedia kelas reguler, private 1-on-1, dan private group. Beberapa kelas juga tersedia pada akhir pekan.
- Kelas interaktif: Merancang pembelajaran yang lebih menyenangkan dan nggak hanya berfokus pada teori.
- Komunitas belajar: Kamu bisa bergabung dengan Cetta Virtual Society untuk bertemu teman belajar dari berbagai daerah.
- Laporan belajar dan sertifikat: Setelah menyelesaikan sesi pembelajaran, kamu mendapatkan laporan belajar serta sertifikat dari Cetta.
Masih bingung menentukan bahasa asing untuk kerja luar negeri yang paling sesuai dengan tujuanmu? Yuk, coba konsultasi gratis bersama Cetta dan tentukan kelas yang paling cocok dengan rencana kariermu.














