Artikel ini membahas alasan kenapa bahasa Korea termasuk salah satu bahasa Asia yang paling mudah dipelajari, mulai dari struktur huruf Hangeul, pelafalan yang sederhana, hingga pengaruh budaya populer Korea yang memudahkan pembelajar untuk memahami bahasa ini secara natural. Di akhir artikel, kamu akan menemukan rekomendasi kelas untuk mulai belajar bahasa Korea bersama tutor Cetta.
1. Huruf Hangeul Sangat Mudah Dipahami
Huruf Hangeul merupakan sistem tulisan yang dibuat secara ilmiah dan logis. Dibandingkan aksara lain di Asia Timur seperti Kanji atau Hanzi, Hangeul jauh lebih sederhana.
Setiap huruf hanya terdiri dari 1–3 goresan, dan tiap bunyi punya bentuk huruf tersendiri.
Contohnya: ㄱ (g/k), ㄴ (n), ㅏ (a).
Jadi, kamu cukup mengenal 24 huruf dasar untuk bisa membaca semua kata dalam bahasa Korea.
Menurut Tutor Cetta Korean, “Huruf Hangeul itu nggak ribet. Satu huruf satu bunyi, dan bentuknya pun mirip alfabet latin yang kita kenal.” Kamu bisa mulai belajar membaca bahasa Korea bahkan dalam waktu singkat, karena sistemnya yang sangat terstruktur dan mudah diikuti.
2. Pelafalan Bahasa Korea Jelas dan Konsisten
Dalam bahasa Korea, satu huruf mewakili satu bunyi, tidak seperti bahasa Inggris yang sering membingungkan karena satu huruf bisa punya beberapa cara baca.
Contohnya, huruf “ㅂ” selalu dibaca b/p, dan “ㅅ” selalu dibaca s. Kamu tidak akan menjumpai kasus seperti “read” dan “read” (dibaca berbeda padahal tulisannya sama) dalam bahasa Korea.
Hal ini membuat pembelajar pemula bisa lebih cepat menghafal dan memahami pelafalan dasar, bahkan hanya dalam beberapa minggu belajar rutin. Untuk pemula yang ingin memulai dari dasar, ada panduan belajar bahasa Korea untuk pemula yang bisa membantumu memahami fondasi pelafalan dengan benar sejak awal.
3. Banyak Konten Belajar Korea Gratis dan Menarik
Menurut data Google Trends 2024, minat belajar bahasa Korea meningkat lebih dari 45% di Asia Tenggara. Salah satu faktornya adalah banyaknya platform gratis yang menyediakan materi pembelajaran bahasa Korea.
Kamu bisa belajar dari channel YouTube pengajar Korea, akun TikTok edukatif, dan podcast K-drama yang menjelaskan ekspresi sehari-hari. Tutor Cetta juga menambahkan, “Sekarang, belajar bahasa Korea itu bisa di mana aja. Bahkan di YouTube banyak banget video yang bahas grammar dan partikel.”
Aplikasi pembelajaran seperti Duolingo, Memrise, atau aplikasi khusus pemula dapat membantu secara interaktif dan membuat proses belajar lebih menyenangkan. Kamu bisa cek rekomendasi lengkapnya di artikel aplikasi belajar bahasa Korea online gratis untuk pemula.
Kalau kamu ingin tahu panduan lengkap belajar bahasa Korea dari dasar, kamu bisa baca juga artikel Kursus Bahasa Korea Gratis: Belajar Seru dan Efektif untuk Pemula.
4. Budaya Populer Membuat Bahasa Korea Mudah Dipelajari
Fenomena K-pop, K-drama, dan variety show Korea membuat banyak orang mengenal bahasa Korea secara tidak sadar. Coba perhatikan kamu mungkin sudah tahu beberapa kata seperti: Annyeonghaseyo (halo), Kamsahamnida atau Gomawo (terima kasih), Saranghae (aku cinta kamu).
Kebiasaan menonton drama atau mendengarkan lagu Korea membantu otak kamu menangkap pola bahasa dengan alami, tanpa harus menghafal dengan cara membosankan.
Bahkan, kamu bisa belajar kosakata bahasa Korea dari lagu favorit yang sering kamu dengarkan. Metode ini terbukti efektif karena musik membantu memori jangka panjang dalam mengingat kosakata dan pola kalimat.
Ingin tahu lebih dalam bagaimana budaya Korea bisa bantu kamu belajar lebih cepat? Kamu bisa baca artikel 10 Alasan Banyak Orang Gagal Belajar Bahasa Padahal Sudah Ikut Kursus biar tahu cara belajarnya lebih efektif.
5. Struktur Kalimat Korea Logis dan Teratur
Bahasa Korea menggunakan struktur Subjek + Objek + Predikat, berbeda dari bahasa Indonesia yang Subjek + Predikat + Objek.
Contohnya:
Bahasa Indonesia: Saya makan nasi.
Bahasa Korea: Saya nasi makan (저는 밥을 먹어요 / jeoneun babeul meogeoyo)
Awalnya mungkin terasa aneh, tapi setelah terbiasa, struktur ini justru mudah dipahami karena selalu konsisten di akhir kalimat.
Selain itu, tingkat kesopanan dalam bahasa Korea juga menambah dimensi menarik. Misalnya: Untuk teman sebaya: Gomawo (고마워), untuk orang lebih tua: Kamsahamnida (감사합니다). Perbedaan ini justru memudahkan kamu memahami konteks sosial dan budaya Korea dengan lebih baik.
Memahami sapaan bahasa Korea yang tepat sesuai tingkat kesopanan adalah fondasi penting untuk menguasai percakapan bahasa Korea sehari-hari dengan lancar dan natural.
Keunikan Bahasa Korea yang Jarang Diketahui
Tahukah kamu bahwa Korea Utara dan Korea Selatan punya bahasa yang sedikit berbeda? Meski akar bahasanya sama, ada perbedaan kosakata dan pelafalan di antara keduanya. Misalnya, kata “radio” di Korea Selatan disebut 라디오 (radio), sedangkan di Korea Utara disebut 라지오 (rajio).
Hal-hal seperti ini menambah keunikan bahasa Korea dan membuat proses belajarnya semakin seru dan menantang.
Dengan sistem tulisan Hangeul yang sederhana, pelafalan konsisten, serta pengaruh budaya K-pop dan K-drama, bahasa Korea jelas bukan bahasa yang sulit untuk kamu pelajari.
Belajar Bahasa Korea Lebih Maksimal di Cetta Korean!
Kalau kamu mau belajar lebih maksimal, Cetta Korean bisa jadi pilihan! Untuk pemula, Chogeup 1 adalah kelas yang tepat. Kelas ini tersedia weekdays dan weekend, sehingga bisa disesuaikan dengan jadwalmu.
Materi yang dipelajari:
Hangeul
Basic Grammar
Basic Vocabulary
Basic Conversation
Konsultasi gratis dengan Admin Cetta sekarang untuk rekomendasi kelas dan mulai belajar Bahasa Korea dengan cara yang mudah, seru, dan efektif!
Gunakan kode promo BACACETTASUPDATES untuk dapatkan diskon 10% kelas online Cetta Korean.










