Artikel ini akan membahas variasi ucapan “halo” dalam bahasa Mandarin agar percakapanmu terdengar lebih natural, tidak kaku, dan makin akrab.
Pernah nggak sih kamu merasa canggung saat bertemu teman Tiongkok atau rekan kerja karena cuma tahu satu kata sapaan, yaitu “Nǐ hǎo”? Rasanya ingin menyapa lebih santai, tapi lidah kelu karena takut salah konteks atau dianggap tidak sopan.
Padahal, dalam budaya Mandarin sehari-hari, terus-menerus menggunakan “Nǐ hǎo” ke teman dekat justru terdengar kaku seperti buku teks, lho! Nah, biar kamu nggak mati gaya dan bisa berbaur layaknya native speaker, yuk pelajari berbagai cara menyapa yang tepat sesuai situasinya di bawah ini.
Berbagai Cara Mengatakan “Halo” dalam Bahasa Mandarin
Ada berapa macam pengucapan kata “halo” dalam Bahasa Mandarin yang dapat kita ikuti? Jawabannya, berapa cara untuk mengatakan “halo” tergantung pada konteks atau keakraban dengan lawan bicara.
Tak hanya halo, kamu juga bisa menggunakan sapaan lain, seperti yang dijelaskan pada artikel sapaan Mandarin ini. Berikut adalah beberapa cara umum dalam mengucapkan kata ini.
1. Nǐ hǎo (你好)
Ini adalah cara paling umum dan standar untuk mengatakan “halo,” dan digunakan untuk menyapa satu orang. “Nǐ” berarti “kamu,” dan “hǎo” berarti “baik,” jadi secara harfiah artinya adalah “kamu baik.” Biasanya digunakan dalam percakapan informal atau dengan orang sebaya.
2. Dàjiā hǎo (大家好)
Artinya “halo semua” atau “hai semuanya.” “Dàjiā” berarti “semua orang” atau “semua,” dan “hǎo” tetap berarti “baik.” Frasa ini sering digunakan untuk menyapa sekelompok orang dalam pertemuan atau acara.
3. Zuìjìn zěnme yàng? (最近怎么样?)
Kata ini sebenarnya bukan kata sapaan langsung seperti “halo,” tetapi lebih ke arah ungkapan yang berarti “Apa kabar belakangan ini?” atau “Bagaimana kabarmu akhir-akhir ini?”
Kata ini digunakan ketika kita ingin menanyakan kabar seseorang secara lebih pribadi, khususnya jika sudah ada keakraban sebelumnya. Maknanya menunjukkan ketertarikan untuk mengetahui kondisi atau keseharian orang tersebut.
Kalau kita artikan per kata, 最近 (Zuìjìn) berarti “akhir-akhir ini” atau “belakangan ini”, dan 怎么样 (zěnme yàng) artinya “bagaimana” atau “bagaimana keadaannya”.
4. Chī le ma? (吃了吗?)
“Chī le ma?” secara harfiah berarti “Sudah makan belum?” dan merupakan sapaan informal dalam bahasa Mandarin yang umum digunakan, terutama dalam budaya Tiongkok.
Biasanya ini tidak dimaksudkan untuk benar-benar menanyakan apakah seseorang sudah makan, melainkan sebagai cara untuk mengatakan “halo” sambil menunjukkan kepedulian dan perhatian kepada teman, rekan kerja, atau kenalan.
Ini diucapkan umumnya pada waktu makan, seperti sekitar tengah hari atau sore hari, ketika waktu makan siang atau makan malam sudah tiba.
5. Hai (嗨) atau Hei (嘿)
“Hai” merupakan sapaan yang terdengar sangat mirip dengan kata “hi” dalam Bahasa Inggris dan sering digunakan di kalangan anak muda atau dalam konteks yang sangat informal. Sering digunakan dalam obrolan sehari-hari atau di media sosial.
Lalu untuk kata “Hei”, ini lebih dekat dengan “hey” dalam Bahasa Inggris dan sering digunakan untuk menarik perhatian seseorang.
Misalnya, jika seseorang ingin memulai percakapan atau memanggil teman yang sedang tidak memperhatikan, dia mungkin berkata, “Hei!” Ini juga informal dan memiliki nada yang sedikit lebih akrab daripada “hai.”
6. Wéi (喂)
Kata ini biasa digunakan ketika menjawab telepon, seperti “halo?” dalam Bahasa Indonesia atau “hello?” dalam Bahasa Inggris. “Wéi” secara khusus digunakan dalam konteks ini dan tidak digunakan dalam percakapan tatap muka.
7. Zǎo (早)
Zǎo” (早) secara harfiah berarti “pagi.” Dengan mengucapkan “Zǎo”, kita menyapa seseorang secara cepat dan santai, biasanya pada pagi hari.
Sapaan ini biasa digunakan di antara teman, rekan kerja, atau anggota keluarga, menunjukkan kesan akrab dan tidak terlalu formal. Meskipun ini adalah bentuk sapaan yang singkat, “Zǎo” tetap dianggap sopan dan umum dalam kehidupan sehari-hari ya, Cetz.
8. Hā lóu (哈喽)
Ini adalah versi serapan dari “hello” dalam bahasa Inggris, yang biasanya digunakan oleh anak muda atau dalam percakapan yang lebih santai, Cetz. Mirip seperti Hai (嗨) atau Hei (嘿), Hā lóu lebih sering digunakan anak muda pada media sosial.
9. Nín hǎo (您好)
Kalau di awal kita menemukan “nǐ hǎo” kalau yang sekarang ada kata “nín hǎo”. Perbedaannya terletak pada huruf ‘n’ setelah “ní”.
Kata ini digunakan untuk menunjukkan rasa hormat, terutama saat berbicara dengan orang yang lebih tua, atasan, atau orang yang ingin dihormati. Kata “nín” adalah bentuk sopan dari “nǐ,” menunjukkan rasa hormat.
10. Hǎojiǔ bùjiàn (好久不见)
Hǎojiǔ bùjiàn” (好久不见) adalah ungkapan dalam Bahasa Mandarin yang berarti “Sudah lama tidak bertemu” atau “Lama tak jumpa”.
Jika diartikan satu-persatu, 好久 (Hǎojiǔ) berarti “sudah lama” atau “waktu yang lama,” dan 不见 (Bùjiàn) berarti “tidak bertemu” atau “tidak melihat”.
Ketika seseorang mengatakan sapaan ini, mereka menyampaikan rasa senang sekaligus keakraban atas pertemuan kembali dengan orang tersebut setelah waktu yang lama.
Sapaan ini umum digunakan dalam situasi informal maupun semi-formal, seperti ketika bertemu teman lama, kolega, atau bahkan anggota keluarga yang jarang bertemu.
11. Nama + hǎo
Terakhir, penggunaan sapaan ini adalah cara yang lebih personal dan akrab untuk menyapa seseorang dengan nama mereka, mirip dengan “Halo, [Nama]” atau “Hai, [Nama]” dalam Bahasa Indonesia.
Dengan menambahkan kata “hǎo” (好) setelah nama seseorang, kita mengekspresikan salam yang lebih hangat dan khusus, yang menunjukkan rasa keakraban atau perhatian.
Misalnya, jika seseorang bernama Lǐ Huá, kita bisa menyapanya dengan mengatakan, “Lǐ Huá hǎo!” (李华好), yang berarti “Halo, Li Hua!”
Cuma Hafal Sapaan Tapi Takut Salah Nada? Bikin Percakapanmu Lancar Bareng Cetta!
Gimana, Cetz? Sekarang kamu sudah tahu kan kalau “Nǐ hǎo” bukan satu-satunya cara menyapa. Tapi, tantangan terbesarnya seringkali bukan di menghafal tulisannya, melainkan mengucapkannya dengan nada (tones) yang tepat secara spontan.
Ingat, bahasa Mandarin itu bahasa tonal. Salah nada sedikit saja saat bilang “Wéi” atau “Chī le ma?”, maknanya bisa melenceng jauh atau terdengar aneh di telinga native speaker. Sayang banget kan, kalau niat mau friendly malah jadi awkward gara-gara pelafalan yang masih kaku dan medok?
Jangan biarkan rasa takut salah nada bikin kamu diam saja! Yuk, latih pelafalanmu secara intensif bareng Laoshi profesional di Cetta Online Class. Konsultasikan gratis kebutuhan belajarmu sekarang dan mulailah ngobrol dengan percaya diri!










