Kita bakal kupas tuntas apa itu Konglish dan kenapa orang Korea suka banget memakainya, contoh Konglish populer yang sering muncul di drama Korea, plus tips gimana kita bisa belajar Konglish biar makin nyambung kalau ngobrol sama orang Korea.
Kalau kamu lagi nonton drama Korea atau variety show, biasanya tiba-tiba muncul kata yang kedengarannya kayak bahasa Inggris tapi kok aneh? Misalnya “원샷 (won-syat)” yang artinya one shot, atau “셀카 (sel-ka)” buat selfie. Nah, kata-kata campuran unik kayak gini disebut Konglish alias Korean-English.
Buat sebagian orang, Konglish terdengar lucu sekaligus bikin bingung. Tapi, buat pelajar bahasa Korea, pertanyaannya jadi menarik: apakah belajar Konglish bisa bikin kemampuan bahasa Korea kita lebih cepat naik?
Buat kamu yang masih di tahap awal belajar, jangan lupa juga cek artikel Belajar Huruf Bahasa Korea biar fondasi kamu makin kuat sebelum masuk ke topik seru kayak Konglish ini.
Dan kalau setelah baca kamu kepikiran, “Wah, kayaknya aku perlu belajar lebih serius nih biar bisa ngerti percakapan sehari-hari orang Korea,” kamu bisa langsung tanya-tanya ke admin Cetta lewat WhatsApp ini.
Rekomendasi kelas buat kamu yang udah ngerti dasar-dasarnya:
Apa Itu Konglish?
Secara sederhana, Konglish (콩글리시) adalah campuran antara Korean dan English. Istilah ini muncul karena orang Korea sering menyerap kosakata bahasa Inggris lalu menyesuaikannya dengan pelafalan dan struktur bahasa Korea.
Contoh gampangnya, kata “selfie” dalam bahasa Inggris berubah jadi 셀카 (sel-ka) di Korea. Atau “one shot” jadi 원샷 (won-syat) yang sering kita dengar di drama saat adegan minum bareng. Jadi, meskipun mirip dengan bahasa Inggris, penggunaannya sudah di-Koreanize sesuai kebutuhan masyarakat Korea.
Penting diketahui, Konglish hanya populer di Korea Selatan. Di Korea Utara, penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari nyaris tidak ada, jadi Konglish sama sekali tidak berkembang di sana.
Kalau dibandingkan dengan bahasa formal, Konglish lebih bersifat slang atau non-formal. Kamu bisa menemukannya dalam percakapan sehari-hari, musik K-pop, hingga drama Korea. Tapi jangan sampai salah kaprahm Konglish bukan bahasa resmi, jadi jangan digunakan untuk situasi akademik atau pekerjaan formal ya Cetz.
Kenapa Konglish Banyak Dipakai Orang Korea?
Kalau dipikir-pikir, kenapa ya orang Korea begitu sering pakai Konglish dalam keseharian mereka? Jawabannya ada beberapa alasan menarik:
- Pengaruh budaya Barat, terutama Amerika Serikat
Sejak era modernisasi, Korea Selatan banyak terpapar budaya pop Amerika. Film, musik, sampai tren gaya hidupnya ikut masuk. Dari situlah, kata-kata bahasa Inggris mulai diserap ke bahasa Korea, lalu dipelintir jadi Konglish. - Lebih praktis dan gampang diucapkan
Banyak istilah Inggris yang panjang atau rumit diucapkan. Nah, orang Korea biasanya memotong atau menyesuaikan pelafalannya biar lebih singkat. Misalnya kata air conditioner jadi 에어컨 (eo-kon). Simple kan? - Sudah jadi bagian budaya sehari-hari
Konglish bisa kamu temui di mana-mana, dari papan iklan, percakapan antar-teman, sampai dialog di drama Korea. Makanya, wajar kalau pelajar bahasa Korea pun sering ketemu kata-kata ini meskipun belum belajar secara khusus.
Jadi jangan heran kalau saat nonton drama, kamu merasa “eh kok kayak bahasa Inggris tapi kedengerannya beda?”. Itulah Konglish yang memang sudah mendarah daging dalam komunikasi sehari-hari orang Korea.
Buat kamu yang suka belajar lewat tontonan, coba cek juga artikel 15 Ungkapan Bahasa Korea yang Sering Muncul di Drama Korea. Dari sana, kamu bisa sekaligus mengenali kapan Konglish sering dipakai.
Contoh-Contoh Konglish yang Populer
Biar lebih kebayang, yuk kita lihat beberapa contoh Konglish yang sering banget muncul di kehidupan sehari-hari orang Korea. Kamu pasti pernah dengar sebagian kalau suka nonton drama atau variety show:
Konglish | Asal Bahasa Inggris | Arti/Penggunaan dalam Bahasa Korea |
원샷 (won-syat) | one shot | Minum habis satu gelas (biasanya alkohol) dalam sekali teguk. |
셀카 (sel-ka) | selfie | Swafoto dengan ponsel. |
스킨십 (seu-kin-ship) | skinship | Kontak fisik dalam hubungan dekat, misalnya berpegangan tangan atau pelukan. |
셀프 (sel-peu) | self | Biasanya merujuk ke self-service, seperti di restoran Korea. |
핸들 (haen-deul) | handle | Gagang/pegangan, misalnya setir mobil. |
에어컨 (eo-kon) | air conditioner | AC (alat pendingin ruangan). |
Uniknya, walaupun asal katanya dari bahasa Inggris, makna Konglish bisa jadi berbeda dari arti aslinya. Misalnya skinship dalam bahasa Inggris tidak umum digunakan, tapi di Korea maknanya jelas dan sering dipakai di percakapan sehari-hari.
Kalau kamu terbiasa dengan Konglish, dijamin nonton drama Korea jadi lebih seru karena banyak dialog yang langsung kamu pahami tanpa perlu subtitle.
Apakah Kita Perlu Belajar Konglish?
Pertanyaan yang sering muncul adalah “kalau Konglish bukan bahasa resmi, apa perlu dipelajari juga?” Jawabannya: tergantung tujuanmu belajar bahasa Korea. Yuk kita bahas pro dan kontranya.
Kenapa Perlu Belajar Konglish
- Biar lebih natural saat ngobrol
Orang Korea sering banget pakai Konglish dalam percakapan sehari-hari. Jadi kalau kamu paham, komunikasi jadi lebih nyambung. - Mudah ditemui di pop culture
Dari drama, variety show, sampai lagu K-pop, Konglish muncul di mana-mana. Kalau kamu ngerti, pengalaman belajarmu bakal lebih menyenangkan. - Memperluas kosa kata
Konglish bisa jadi jembatan buat menambah vocab sehari-hari tanpa terasa terlalu “teori banget”.
Hal yang Perlu Diingat
- Tidak dipakai di situasi formal
Jangan coba pakai Konglish saat wawancara kerja, menulis laporan, atau presentasi akademik. Itu bisa dianggap kurang profesional. - Kadang membingungkan
Karena maknanya sudah “dibelokkan” dari bahasa Inggris asli, bisa bikin salah kaprah kalau kamu mengandalkan logika bahasa Inggris saja.
Jadi, kalau kamu serius belajar bahasa Korea, Konglish bisa dipelajari sebagai tambahan. Ibaratnya bumbu yang bikin percakapanmu lebih hidup, bukan makanan utamanya.
Ngomong-ngomong soal kehidupan sehari-hari di Korea, kamu juga bisa baca artikel Culture Shock yang Dialami Orang Indonesia Saat Pertama Kali ke Korea Selatan. Banyak insight menarik di sana yang bisa bikin kamu makin paham konteks penggunaan Konglish dalam budaya Korea.
Cara Belajar Konglish dengan Efektif
Kalau cuma baca daftar Konglish tanpa praktik, biasanya cepat lupa. Nah, biar Konglish lebih nempel dan berguna buat komunikasi sehari-hari, kamu bisa coba cara-cara ini:
- Belajar dari Drama Korea dan Variety Show
Tonton drama atau variety show tanpa skip subtitle, lalu catat kata Konglish yang muncul. Misalnya saat karakter bilang “원샷 (won-syat)” atau “셀카 (sel-ka)”. Cara ini bikin kamu lebih mudah mengaitkan kata dengan konteks percakapan. - Dengarkan Lagu K-pop
Banyak lho lirik lagu K-pop yang nyelipin Konglish. Contohnya kata baby, sorry, love, atau handle. Sambil menikmati musik, kamu sekalian melatih telinga. - Latihan dengan Tutor atau Komunitas
Diskusi ringan dengan tutor atau teman sekelas bisa bikin Konglish lebih cepat nyantol. Apalagi kalau tutor kasih contoh real-life usage yang mungkin nggak kamu temui di buku teks. - Gabung di Kelas Bahasa Korea Interaktif
Kalau mau lebih terarah, ikut kelas bisa jadi pilihan. Di Cetta, kamu bisa latihan percakapan dengan metode fun learning yang memasukkan bahasa sehari-hari, termasuk Konglish.
Rekomendasi kelas buat kamu:
Kalau masih bingung kelas mana yang pas buatmu, langsung aja tanya admin lewat WhatsApp ini ya Cetz.
Kalau kamu pengin bahasa Koreamu lebih natural, nyambung sama budaya sehari-hari, dan percaya diri ngobrol langsung dengan native speaker, belajar di Cetta bisa jadi pilihan terbaik, Cetz!










