Relawan CVS buka bersama anak panti Yasni di Pasar Minggu

CVS Buka Bersama di Panti Yasni: Ketika Komunitas Bahasa Memilih Hadir untuk Sesama

Daftar Isi

Jakarta, 7 Maret 2026 – Cetta Virtual Society (CVS), komunitas belajar bahasa asing yang dinaungi Cetta Online Class, menggelar kegiatan Buka Bersama di Panti Yasni, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Lebih dari sekadar agenda berbuka puasa, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen CVS sebagai komunitas yang tidak hanya hadir untuk anggotanya, tetapi juga bagi lingkungan sekitar.

 

Dari Malang ke Jakarta: Inisiatif yang Tumbuh dari Empati

Kegiatan ini bukan yang pertama kali digelar CVS. Pada Ramadan 2025, CVS telah menyelenggarakan buka bersama di tiga regional, Jakarta, Malang, dan Bandung. Di Malang, inisiatif mengunjungi panti asuhan pertama kali diperkenalkan oleh Kevan, salah satu anggota aktif komunitas. Respons hangat dari sesama anggota mendorong kegiatan serupa akhirnya diwujudkan di Jakarta tahun ini.

“Ramadan itu identik dengan berbagi. Dari dulu saya ingin CVS bisa menjadi sesuatu yang berguna, bukan cuma buat anggotanya sendiri, tapi juga buat masyarakat luas,” ujar Kevan, inisiator kegiatan ini.

Kegiatan yang tahun lalu berjalan lancar di Malang pun akhirnya diadaptasi dan dihadirkan di Jakarta,  kali ini di Panti Yasni, dengan semangat yang sama untuk hadir, berbagi, dan berdampak.

 

Menanam Rasa Percaya Diri

Dalam kegiatan ini, CVS tidak hanya menyalurkan donasi dan berbagi makanan. Sebelum berbuka, anggota CVS mengajak anak-anak panti untuk saling berkenalan, sebuah aktivitas sederhana yang ternyata penuh makna.

Banyak anak yang awalnya malu-malu untuk menyapa dan memperkenalkan diri. Saat itulah para anggota CVS hadir, mendorong mereka agar berani, tanpa tekanan.

“Pede dulu. Itu yang paling penting. Kita ajak mereka kenalan, ngobrol santai, dan alhamdulillah, ada yang akhirnya berani bertanya dan bercerita sendiri,” kata Kevan. “Itu kecil buat kita, tapi besar buat mereka.”

Nilai ini sejalan dengan misi Cetta Online Class yang selama ini mendorong pelajar bahasa asing untuk lebih percaya diri dalam berkomunikasi. Semangat itu kini tidak hanya hidup di kelas online, tetapi juga di lingkungan nyata seperti Panti Yasni.

 

Komitmen CVS sebagai Komunitas yang Berdampak

Ditanya soal bagaimana CVS menjaga hubungan dengan komunitas di luar lingkaran belajar bahasa, Kevan menjawab singkat namun tegas: empati.

“Empati itu yang paling kenceng. Setelah empati, kita mau kenalan, kita mau merasakan apa yang dirasakan lingkungan lain,” katanya. “CVS bukan cuma komunitas bahasa. Kita pengen jadi komunitas yang berdampak.”

“Kalau bisa, ke depannya bukan sekadar buka bersama atau donasi. Mungkin bisa sekalian kita kenalkan bahasa asing ke adik-adik di sini,” ujar Kevan. “Tapi yang pasti, kita senang kalau ini bisa terus ada.”

Apakah kegiatan sosial ini akan menjadi agenda rutin? Kevan mengakui belum ada kepastian jadwal, namun semangat untuk melanjutkan sangat kuat, dan secara pribadi, ia berharap bentuknya bisa lebih berkembang dari sebelumnya.

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat