ilustrasi seorang perempuan yang mengetahui tips writing TOEFL

Ikuti 10 Tips Writing TOEFL, Dijamin Lulus!

Daftar Isi

Bagian Writing TOEFL sering dianggap sebagai salah satu sesi paling menantang, baik untuk peserta TOEFL ITP maupun TOEFL iBT.

Kalau kamu masih sering bingung harus mulai dari mana saat menulis esai TOEFL, artikel ini wajib kamu baca sampai habis. 

Cetta English akan membahas tips writing TOEFL yang praktis dan bisa langsung diterapkan. 

Di akhir artikel, ada juga rekomendasi kelas bahasa Inggris dari Cetta English untuk membantu persiapan TOEFL kamu lebih maksimal. Jadi, cek artikel ini sampai habis, ya!

 

Mengenal Struktur Writing TOEFL

Sebelum masuk ke tipsnya, penting bagi kamu untuk memahami struktur soal Writing TOEFL. Secara umum, bagian ini terbagi menjadi dua jenis tugas utama.

1. Integrated Writing Task

Pada bagian ini, kamu akan diminta membaca sebuah teks singkat, lalu mendengarkan audio berupa penjelasan atau ceramah. Tugasmu adalah menulis esai yang merangkum dan menghubungkan kedua sumber tersebut. 

Fokus utamanya di soal ini bukan opini pribadi, melainkan kemampuan memahami, membandingkan, dan memparafrasekan informasi.

2. Independent Writing Task

Berbeda dengan integrated task, pada bagian ini kamu harus menuliskan pendapat pribadi terhadap suatu topik. Esai harus disertai alasan yang logis serta contoh yang relevan untuk memperkuat argumen.

Kau juga bisa cek artikel 5 tips mudah menulis dalam Bahasa Inggris ala Cetta English!

 

10 Tips Writing TOEFL yang Wajib Kamu Terapkan

Berikut ini adalah rangkuman tips writing TOEFL yang disusun dari berbagai sumber internasional dan terbukti efektif meningkatkan skor writing.

1. Pahami Instruksi Soal dengan Teliti

Langkah pertama dalam tips writing TOEFL adalah mengenali tipe soal yang akan kamu hadapi. Pada Integrated Writing, kamu harus merangkum bacaan dan audio tanpa menambahkan opini pribadi. 

Sementara itu, Independent Writing menuntut kamu menyampaikan pendapat dengan alasan yang jelas. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa menentukan gaya penulisan yang tepat sejak awal.

2. Buat Kerangka Esai Singkat

Perlu diketahui bahwa esai TOEFL idealnya memiliki pembuka, isi, dan penutup yang runtut. 

Misalnya, awali dengan kalimat pengantar yang langsung menjawab topik, lanjutkan dengan dua hingga tiga paragraf pendukung, lalu tutup dengan kesimpulan singkat. Struktur ini membantu jawabanmu mudah dipahami oleh penilai.

Untuk membantumu dalam writing, kamu bisa loh membaca tips reading TOEFL dari Cetta English dan mulai membiasakan menulis dalam bahasa Inggris apa yang kamu baca.

3. Gunakan Template Writing TOEFL

Template bukan untuk dihafalkan mentah-mentah, tetapi membantu kamu menjaga alur tulisan. 

Misalnya, kamu bisa menggunakan pola “In my opinion – first reason – example – conclusion” untuk Independent Writing. Dengan template, kamu tidak akan kehilangan arah saat waktu terus berjalan.

4. Parafrase, Jangan Menyalin

Dalam Integrated Writing, menyalin kalimat dari bacaan bisa menurunkan skor. Oleh karena itu, salah satu tips TOEFL yang penting adalah berlatih parafrase. 

Contohnya, kalimat “The lecture disagrees with the readingbisa diubah menjadiThe speaker presents an opposing view to the passage.”

5. Fokus pada kejelasan ide, bukan kata-kata rumit

Banyak peserta TOEFL berpikir semakin sulit kosakata, semakin tinggi skor. Padahal, penilai lebih menghargai ide yang jelas dan logis. Gunakan kosakata yang kamu kuasai dengan baik. 

Contohnya, daripada memaksakan kata “sophisticated”, kamu bisa memakai “clear” atau “effective” jika konteksnya lebih sesuai.

6. Gunakan Bahasa Akademik

Hindari bahasa terlalu santai atau percakapan sehari-hari. TOEFL menilai kemampuan kamu menggunakan bahasa Inggris formal.

Kesalahan sederhana seperti subject-verb agreement, tenses, dan penggunaan partikel juga sering muncul di writing TOEFL. 

7. Perhatikan Panjang Esai

Menulis esai TOEFL dengan panjang yang tepat sangat penting agar jawaban kamu dinilai berkembang, fokus, dan efektif. Esai Independent Writing biasanya ideal di kisaran 300–350 kata, sedangkan Integrated Writing sekitar 150–225 kata. 

Dengan membiasakan diri menulis sesuai target jumlah kata saat latihan, kamu akan lebih mudah mengontrol isi esai dan terhindar dari jawaban yang terlalu singkat atau bertele-tele saat ujian.

8. Biasakan Latihan dengan Batas Waktu

Latihan menulis dengan timer akan membantu kamu mengatur waktu saat ujian sebenarnya dan mengurangi rasa panik. 

Cobalah membagi waktu, misalnya 3–5 menit untuk membuat outline dan sisanya untuk menulis. Dengan begitu, esai kamu tetap selesai dan tidak terpotong di akhir.

Atau kamu juga bisa bergabung dengan komunitas pembelajar seperti Cetta Virtual Society.

Di komunitas ini, kamu akan menemukan berbagai pembelajar yang bahasa dari seluruh dunia untuk membantumu menguasai bahasa asing.

9. Sisakan Waktu untuk Proofreading

Setelah menulis, jangan langsung lanjut ke soal berikutnya. Luangkan waktu untuk membaca ulang dan menilai tulisanmu sendiri. 

Perhatikan apakah ide sudah jelas, transisi antar paragraf sudah halus, dan grammar sudah cukup rapi. Evaluasi rutin akan membantu progresmu terasa nyata.

10. Pelajari Contoh Esai Skor Tinggi

Membaca contoh esai TOEFL dengan skor tinggi bisa membantu kamu memahami standar penilaian, struktur jawaban, serta gaya penulisan yang diharapkan oleh penguji.

Dari sini, kamu juga bisa belajar bagaimana menyusun argumen yang jelas, menggunakan transisi yang rapi, dan menjaga konsistensi bahasa dalam satu esai.

Misalnya, perhatikan kalimat pembuka seperti, “I agree that online learning is beneficial for students because it offers flexibility and access to diverse resources.” Dari kalimat ini, terlihat jelas posisi penulis dan alasan utama yang akan dibahas. 

 

Tips Mengerjakan Writing TOEFL agar Lebih Efektif

Selain teknik menulis, ada beberapa strategi tambahan yang bisa membantu kamu saat ujian:

  • Kerjakan soal dengan manajemen waktu yang baik
  • Fokus pada kejelasan ide, bukan kosa kata yang terlalu rumit
  • Gunakan contoh yang relevan dan mudah dikembangkan
  • Jangan berhenti menulis terlalu lama karena overthinking

Konsistensi latihan adalah kunci utama agar kemampuan writing kamu semakin terasah. Kamu juga bisa tuh memahami teks bahasa Inggris dengan cepat yang bisa kamu cek dalam tips dari Cetta.

Persiapan Writing TOEFL Lebih Terarah Bersama Cetta English

Setelah memahami berbagai tips writing TOEFL di atas, langkah terbaik selanjutnya adalah berlatih dengan bimbingan yang tepat. 

Untuk kamu yang ingin fokus meningkatkan skor TOEFL, kelas Antares dan TOEFL Preparation Advanced 1 on 1 dari Cetta English bisa menjadi pilihan yang tepat.

Dikelas ini kamu akan mendapatkan:

  • Pembahasan strategi Writing TOEFL secara mendalam
  • Latihan soal TOEFL ITP dan iBT
  • Template esai yang siap digunakan
  • Pendampingan tutor berpengalaman
  • Evaluasi writing secara personal

Yuk, chat admin Cetta English via WhatsApp sekarang juga dan mulai langkah serius kamu menuju skor TOEFL impian!

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup