Artikel ini membahas cara penggunaan pola んです (ndesu) dalam bahasa Jepang — mulai dari makna dasarnya, pola kalimat yang benar, hingga berbagai situasi penggunaannya. Di akhir, kamu akan menemukan contoh kalimat dan latihan singkat untuk menguji pemahamanmu.
Makna dan Pola んです (ndesu)
Secara umum, pola bentuk NDESU ini digunakan untuk memberikan suatu penekanan atau pertanyaan terhadap apa yang ingin disampaikan oleh pembicara. Adapun pola kalimat dalam penggunaan kedua kata ini dapat dilihat seperti dibawah ini
| Kata Kerja Bentuk Kamus Kata Sifat I | ~んです/~のです |
| Kata Sifat NA Kata Benda | ~なんです/~なのです |
Contoh kalimat:
- その本、もう読んだんです。
Sono hon, mou yondandesu
(Buku itu sudah dibaca)
- 田中さんのお子さんは元気なんですね。
Tanaka-san no okosan wa genki nan desu ne
(Anaknya Tanaka sehat ya)
Dalam percakapan sehari-hari di Jepang, penggunaan ndesu sangat erat kaitannya dengan konteks sosial dan tingkat keakraban antarpembicara. Menariknya, bahasa Jepang juga memiliki sistem sapaan yang mencerminkan hubungan sosial ini, seperti penggunaan chan dalam bahasa Jepang yang menunjukkan keakraban atau kasih sayang.
Penggunaan んです (ndesu)
Pola dengan NDESU dapat digunakan pada beberapa situasi seperti dapat dilihat berikut:
1. Memberikan penekanan pada apa yang disampaikan
Contoh kalimat:
この建物は100年前に建てられたんです。
Kono tatemono wa hyaku nen mae ni tateratetandesu
(Bangunan ini dibangun 100 tahun yang lalu)
2. Memberikan dan menanyakan mengenai sebuah alasan
Contoh kalimat:
どうしたんですか。 ちょっと頭が痛いんです。
Doushitan desuka Chotto atama ga itain desu
(Ada apa?) (Kepala agak sakit)
Pola tanya dengan ndesu seperti どうしたんですか sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari di lingkungan kerja maupun sosial. Jika kamu ingin memahami lebih jauh tentang budaya dan hierarki jabatan di perusahaan Jepang, menguasai pola ndesu akan sangat membantumu berkomunikasi dengan lebih tepat dan sopan.
3. Memberikan pertanyaan dengan sebuah rasa penasaran
Contoh kalimat:
先の試験はどうだったたんですか。
Saki no shiken wa dou dattandesu ka
(Ujian tadi bagaimana?)
4. Meminta izin untuk melakukan suatu hal
Contoh kalimat:
すみません、その席に座りたいんですが…
Sumimasen, sono seki ni suwaritaindesu ga
(Permisi, bolehkah saya duduk disitu)
Dalam situasi meminta izin seperti ini, pilihan kata sapaan juga memengaruhi kesan yang diberikan. Misalnya, penggunaan kun dalam bahasa Jepang mencerminkan hubungan yang lebih informal, sedangkan penggunaan san atau sama lebih tepat untuk situasi formal seperti contoh di atas.
Setelah menyimak penjelasan tentang NDESU, dapat dipahami bahwa pola ini secara umum digunakan untuk memberikan penegasan dalam sebuah kalimat, namun dengan variasi fungsi yang berbeda-beda tergantung situasinya. Agar pemahamanmu semakin kuat, kamu bisa menerapkan berbagai tips mudah menghafal kosakata bahasa Jepang dari Cetta agar pola-pola seperti ini lebih mudah diingat dan digunakan secara natural.
Latihan Soal
1. この町は ( ) ですね。人が多いです。
このまちは( )ですね。ひとがおおいです。
(a) にぎやかなん
(b) しずかなん
(c) べんりなん
2. ちょっとあの店に行きましょう。ねだんが ( ) から。
ちょっとあのみせにいきましょう。ねだんが ( ) ですから。
(a) ちかい
(b) たかい
(c) やすい
3. 先週の休みにどこへ ( ) ですか。
せんしゅうのやすみにどこへ( )ですか。
(a) みた
(b) かった
(c) いった
Jawaban
- A. にぎやかなん (ramai)
- C.やすい (murah)
- C. いった (pergi)
Bingung Belajar Bahasa Jepang Mulai Darimana? Belajar di Cetta Japanese!
Cetta Japanese punya kelas yang cocok buat kamu, lho! Gabung aja ke kelas Shokyuu 1 yang bisa membantumu meningkatkan skill hingga menguasai bahasa Jepang setingkat JLPT N5.
Di Cetta Japanese, kamu akan:
- Belajar dengan metode fun learning
- Kurikulum terstandarisasi
- Mendapatkan tutor yang tersertifikasi dan bisa tanya jawab dengan santai
- Sistem belajar fleksibel
- Ada komunitas belajar yang nggak pernah judging
Lihat semua kelas Cetta Japanese di sini. Kalau bingung, kamu bisa KONSULTASI GRATIS dengan admin Cetta untuk pilih kelas yang sesuai levelmu.
Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%. Yuk gabung bersama Cetta sekarang juga!












