sekelompok orang sedang berfoto bersama, terlihat dari berbagai macam etnis

12 Budaya Unik Berpuasa di Berbagai Negara!

Daftar Isi

Artikel ini membahas tentang keberagaman budaya puasa di berbagai negara yang unik dan penuh makna di setiap sudut dunia. Puasa itu bukan cuma soal menahan lapar dan haus dari subuh sampai maghrib, tapi juga ajang merayakan tradisi yang sangat beragam di tiap belahan bumi.

Menjalani ibadah puasa di luar negeri sebagai minoritas memang penuh tantangan, tapi justru pengalaman itulah yang paling bikin kangen. Kita bakal bedah 12 tradisinya satu per satu biar kamu punya bayangan nyata gimana serunya merayakan Ramadhan di negara impianmu nanti!

Belajar budaya baru sambil menahan lapar di negeri orang itu butuh trik khusus biar kamu nggak gampang lemes dan tetap produktif. Biar semangatmu nggak kendor, mending kamu intip dulu tips belajar bahasa asing puasa supaya otak tetap encer meski perut sedang keroncongan!

 

Seorang perempuan yang mengajak untuk kursus intensif di Cetta

 

Keunikan Ramadhan di 12 Negara

Tabel ini sengaja dibuat untuk kamu yang mau sat-set liat info paling ikonik tanpa harus repot scroll jauh ke bawah. Setiap data yang disajikan mencakup ciri khas paling menonjol yang membuat budaya puasa di berbagai negara ini terasa sangat spesial dan berbeda satu sama lain.

 

NegaraNama Tradisi / KeunikanFokus Budaya
ChinaTradisi Suku HuiMakan bersama di Masjid
Korea SelatanMinoritas di SeoulIftar bareng di Itaewon
JepangShidoro-modoroPersiapan mental & komunitas
PrancisMarché de RamadanPasar malam khas Maghribi
JermanIftar Lintas AgamaDialog budaya di Berlin
InggrisOpen IftarBerbuka di stadion ikonik
TurkiDavulcuPenabuh drum sahur keliling
MesirFanousLentera warna-warni
MarokoNafasTerompet penanda waktu
IndiaChaand RaatMalam perayaan henna
Arab SaudiKopi GahwaTradisi kurma & keramahtamahan
IndonesiaNgabuburitBerburu takjil

 

Tradisi unik Ramadan di Negara-negara Asia Timur

Walaupun muslim di sana adalah minoritas, Asia punya cara sendiri buat bikin Ramadhan terasa hangat.

 

Tradisi Ramadan Suku Hui, China

Suku Hui adalah kelompok etnis Muslim terbesar di China yang sudah menetap sejak zaman Dinasti Tang dan Song atau sekitar 1.300 tahun yang lalu. Tradisi makan bersama di masjid bagi mereka bukan cuma soal kenyang, tapi merupakan cara menjaga identitas budaya.

Menu wajib yang selalu ada saat berbuka adalah Youxiang, yaitu roti goreng tradisional berbentuk bulat yang melambangkan kebersamaan dan rasa syukur. Selain itu, mereka biasanya menyajikan mi tarik (Lamian) dengan kuah sapi yang hangat untuk mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas.

Setiap keluarga Suku Hui biasanya akan bergantian membawa makanan ke masjid untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada siapa saja yang datang. Kebiasaan mulia ini sudah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi simbol solidaritas sosial yang paling kuat di wilayah Ningxia dan Gansu.

 

Tradisi Ramadan Korea Selatan

Berpuasa di Korea Selatan memberikan pengalaman unik karena kamu akan merasakan hangatnya toleransi di tengah hiruk-pikuk kota Seoul yang modern. Meskipun Muslim adalah minoritas, komunitas di sana selalu berhasil menciptakan suasana kekeluargaan yang erat bagi para perantau.

Seoul Central Mosque yang berdiri di distrik Itaewon akhirnya menjadi episentrum utama bagi umat Muslim untuk berkumpul setiap menjelang waktu Maghrib. Masjid ini bukan cuma tempat ibadah, tapi juga menjadi rumah kedua yang menyediakan ratusan porsi makanan buka puasa gratis untuk pelajar internasional.

Menu berbuka di sini merupakan perpaduan budaya yang seru, mulai dari takjil kurma hingga hidangan fusion seperti Bulgogi sapi bersertifikat halal. Atmosfer di sekitar jalanan Itaewon pun otomatis berubah jadi sangat religius dan penuh kehangatan begitu adzan berkumandang.

 

Tradisi Ramadan di Jepang

Menjalani Ramadan di Jepang adalah tentang harmoni antara ketaatan beragama dengan budaya toleransi masyarakat lokal yang sangat tinggi. Bulan suci di Negeri Sakura ini sering kali menjadi momen “Dakwah Kultural” yang mempertemukan berbagai budaya di atas meja makan.

Masjid Camii di Tokyo menjadi titik temu paling ikonik yang menyatukan komunitas Muslim dari berbagai negara melalui tradisi buka bersama. Masjid megah bergaya Ottoman ini membuka pintunya lebar-lebar bagi siapa saja yang ingin mencicipi suasana Ramadan, termasuk warga lokal Jepang non-muslim.

Puasamu mungkin terasa lebih berat di Jepang karena tantangan waktu puasa hingga 16 jam, apalagi kalau jatuh di musim panas yang terik. Akibatnya, kamu butuh manajemen waktu yang oke agar ibadah dan belajarmu nggak berantakan, jadi yuk cek cara menyusun jadwal belajar bahasa asing yang paling efektif!

 

Tradisi unik Ramadan di Negara-negara Eropa

Puasa di Eropa itu ujian fisik karena waktu yang panjang, tapi tradisinya bikin puasa makin semangat!

 

Tradisi unik Ramadan di Prancis

Di Paris, tepatnya di distrik Couronnes (Borough ke-11), suasana Ramadhan berubah menjadi sangat mirip dengan kawasan Maghribi di Afrika Utara. Kawasan ini telah menjadi pusat komunitas imigran asal Aljazair, Maroko, dan Tunisia sejak gelombang migrasi besar tahun 1960-an.

Pasar Ramadhan di Couronnes selalu dipadati pengunjung setiap sore untuk berburu Zlabia (manisan goreng) dan Chorba (sup khas Maghribi). Aroma rempah yang kuat di sepanjang Boulevard de Belleville akan membuat kamu lupa bahwa kamu sedang berada di jantung kota fashion mode dunia.

Harga makanan di pasar ini sangat bersahabat bagi kantong pelajar internasional yang harus berhemat di tengah mahalnya biaya hidup Paris. Solidaritas komunitas Muslim di sini sangat terasa, terutama saat harus menghadapi tantangan puasa hingga 18 jam ketika musim panas tiba.

 

Tradisi unik Ramadan Jerman

Jerman memiliki tradisi “Street Iftar” atau buka puasa bersama di ruang publik yang rutin diadakan di kawasan Neukölln atau Oranienplatz, Berlin. Inisiatif dialog antar budaya ini mulai masif dilakukan sejak awal tahun 2000-an untuk mempererat toleransi di tengah masyarakat Jerman yang heterogen.

Ribuan warga dari berbagai latar belakang agama biasanya berkumpul untuk menikmati hidangan khas Turki seperti Pide (roti pipih) dan Döner kebab. Tradisi ini menjadi sangat krusial mengingat Jerman merupakan rumah bagi sekitar 5,5 juta umat Muslim, di mana mayoritasnya adalah keturunan Turki.

Semangat ini membuat ibadah puasa yang panjang di Jerman terasa lebih ringan karena adanya dukungan moril dari warga lokal non-muslim. Biar kamu makin pede ngobrol bareng warga lokal saat acara iftar nanti, jangan lupa cek tips belajar bahasa asing puasa biar komunikasi mu lancar.

 

Tradisi unik Ramadan di Inggris

Inggris mengadakan acara “Open Iftar” yang dipelopori oleh Ramadan Tent Project sejak tahun 2011 untuk menyatukan komunitas melalui makanan. Pada tahun 2023, Chelsea FC menjadi klub Premier League pertama yang membuka stadion Stamford Bridge sebagai lokasi berbuka puasa resmi.

Bayangkan sensasi berbuka puasa di pinggir lapangan hijau legendaris bersama ribuan Muslim lainnya sambil mendengarkan lantunan azan yang menggema di dalam stadion. Program ini tercatat telah mendistribusikan lebih dari 100.000 porsi makanan sejak pertama kali diluncurkan di berbagai kota besar di Inggris.

 

Tradisi Ikonik Timur Tengah & Afrika Utara

Kawasan ini adalah pusatnya tradisi Ramadhan dunia dengan sejarah yang sudah mengakar selama ribuan tahun.

 

Tradisi Ramadan di Turki

Para penabuh drum atau Davulcu sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya sahur di Turki sejak era Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman). Di Istanbul saja, tercatat ada lebih dari 3.300 penabuh drum berlisensi resmi yang bertugas membangunkan warga setiap dini hari.

Mereka tampil ikonik dengan balutan pakaian tradisional Ottoman lengkap dengan rompi hiasan dan topi fez yang sangat khas. Selain menabuh drum, para Davulcu juga sering melantunkan puisi-puisi pendek bertema Ramadhan yang dikenal sebagai Mani.

 

Tradisi Ramadan di Mesir

Lentera hias atau Fanous sudah menjadi simbol abadi Ramadhan di Mesir sejak masa Kekhalifahan Fatimiyah pada tahun 969 Masehi. Awalnya, lentera ini digunakan warga Kairo untuk menyambut kedatangan Khalifah al-Mu’izz li-Din Allah yang tiba tepat di bulan suci.

Kini, ribuan Fanous dengan berbagai ukuran mulai dari hiasan tangan hingga setinggi gedung menghiasi seluruh sudut jalanan kota Kairo. Tradisi ini telah bergeser dari sekadar alat penerangan menjadi identitas visual budaya puasa di berbagai negara yang paling populer secara global.

 

Tradisi Ramadan di Maroko

Maroko memiliki instrumen unik bernama Nafas atau Nafir, yaitu terompet kuningan panjang yang ditiup oleh petugas khusus bernama Naffar. Tradisi yang sudah ada sejak zaman Dinasti Almohad ini berfungsi sebagai penanda waktu sahur yang sangat sakral bagi warga lokal.

Suara terompet ini ditiup sebanyak tujuh kali dengan melodi tujuh nada yang khas untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat waktu sahurnya. Kehadiran Naffar tetap dipertahankan hingga kini karena nilai sejarahnya yang dianggap sangat tinggi bagi identitas nasional Maroko.

 

Tradisi Ramadan di Arab Saudi

Di Arab Saudi, tradisi berbuka puasa selalu berpusat pada kesederhanaan sunnah yaitu kurma dan Gahwa (kopi Arab) yang beraroma kapulaga serta cengkih. Di Masjidil Haram, diperkirakan lebih dari 1.000 ton kurma kualitas terbaik dibagikan secara gratis kepada jutaan jamaah setiap harinya.

Budaya menjamu tamu atau Karam sangat kental terasa di mana setiap orang saling berlomba menawarkan kopi dan kurma kepada orang asing.

 

Kemeriahan Tradisi Ramadan di Asia Selatan & Indonesia

Wilayah Asia Selatan dan Indonesia punya cara meriah buat menyambut hari kemenangan lewat tradisi yang super ikonik.

 

Tradisi Ramadan di India

Chaand Raat atau Malam Bulan dirayakan pada malam terakhir Ramadhan untuk menandai datangnya Idulfitri dengan sangat meriah. Di kota-kota besar seperti Delhi dan Hyderabad, seluruh pasar akan tetap buka selama 24 jam penuh untuk melayani ribuan pengunjung yang berbelanja kebutuhan lebaran.

Fokus utama dari tradisi ini adalah pemakaian Henna atau Mehendi pada tangan perempuan serta pembelian gelang warna-warni yang dikenal sebagai Bangles. Momen ini menjadi puncak dari salah satu budaya puasa di berbagai negara versi Asia Selatan yang penuh dengan warna, cahaya, dan kegembiraan.

 

Tradisi Ramadan di Indonesia

Istilah Ngabuburit sebenarnya berasal dari bahasa Sunda yaitu “ngalantung ngadagoan burit” yang berarti bersantai sambil menunggu waktu sore tiba. Fenomena ini telah bergeser menjadi kegiatan ekonomi musiman yang sangat masif, di mana ribuan pedagang kaki lima menjajakan berbagai jenis takjil.

Mulai dari kolak pisang, aneka gorengan, hingga es campur menjadi komoditas yang paling dicari dalam fenomena “war takjil” yang selalu viral setiap tahunnya. Keunikan ini membuktikan bahwa Ramadhan di Indonesia bukan hanya soal ibadah, tapi juga perayaan kuliner yang mempersatukan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

 

Tips Survive Puasa di Luar Negeri & Pentingnya Bahasa

Salah satu tantangan terbesar bagi Muslim di luar negeri adalah menjelaskan kondisi fisik ke teman kantor atau kampus saat harus menahan haus. Tanpa kemampuan komunikasi yang baik, rekan-rekanmu mungkin akan bingung melihatmu tidak ikut makan siang atau tampak sedikit lemas di sore hari.

Selain itu, mencari bahan makanan halal di supermarket lokal sering kali membutuhkan ketelitian ekstra saat membaca label komposisi produk dalam bahasa asli. Memahami istilah-istilah bahan makanan tertentu sangat krusial agar kamu tidak salah membeli produk yang mengandung bahan non-halal.

Memiliki skill bahasa asing yang mumpuni akan membuat pengalaman budaya puasa di berbagai negara jadi jauh lebih bermakna. Kamu bisa lebih mudah berbaur dengan komunitas Muslim lokal, berbagi cerita, hingga mendapatkan dukungan moril yang tulus dari warga setempat.

 

Wujudkan Mimpi Keliling Dunia Bareng Cetta!

Belajar bahasa asing adalah pintu masuk utama bagi kamu yang ingin merasakan langsung kehangatan tradisi Ramadhan di berbagai penjuru dunia secara otentik. 

Menguasai bahasa mereka artinya kamu siap untuk menjalin koneksi yang lebih dalam dan memahami nilai budaya mereka dari sudut pandang orang lokal.

Maka dari itu, kamu bisa gabung bersama Cetta Online Class untuk mempelajari berbagai macam bahasa mulai dari Jerman, Prancis, Inggris, Korea, Jepang, hingga Mandarin. Dengan bimbingan mentor profesional, persiapanmu untuk mengeksplorasi dunia akan jadi jauh lebih terarah.

Berikut adalah keuntungan yang bakal kamu dapetin kalau mulai belajar bareng Cetta:

  • Tutor Profesional: Kamu bakal belajar langsung bareng mentor lulusan luar negeri yang sudah paham betul seluk-beluk budaya dan dialek asli di sana.
  • Program Sesuai Tingkatan: Kurikulum kami disusun berdasarkan tingkatan kemampuan, mulai dari dasar hingga level mahir dengan metode belajar yang interaktif.
  • Promo Eksklusif: Gunakan kode promo BACACETTASUPDATES untuk mendapatkan potongan harga 10% agar persiapan keberangkatanmu ke luar negeri makin hemat.

 

Yuk, segera lakukan konsultasi gratis buat cek level bahasa asing kamu sekarang juga bareng tim ahli dari Cetta!

Jangan biarkan keterbatasan komunikasi menghalangi langkahmu untuk mengeksplorasi indahnya keberagaman budaya di seluruh belahan bumi.

Bagikan

Picture of Adnan Rizki

Adnan Rizki

Adnan Rizki adalah penulis dan spesialis SEO yang berpengalaman di dunia digital marketing. Pernah berkarya di berbagai agensi dan media seperti KapanLagi Youniverse, Doxa Digital, Ivonesia, hingga OmKirim, Adnan terbiasa mengolah riset, data, dan strategi menjadi tulisan yang informatif dan mudah dipahami. Ia juga aktif mengelola blog pribadi di AdnanMediaIDN sebagai wadah untuk berbagi insight seputar edukasi, berita, dan politik.
Picture of Adnan Rizki

Adnan Rizki

Adnan Rizki adalah penulis dan spesialis SEO yang berpengalaman di dunia digital marketing. Pernah berkarya di berbagai agensi dan media seperti KapanLagi Youniverse, Doxa Digital, Ivonesia, hingga OmKirim, Adnan terbiasa mengolah riset, data, dan strategi menjadi tulisan yang informatif dan mudah dipahami. Ia juga aktif mengelola blog pribadi di AdnanMediaIDN sebagai wadah untuk berbagi insight seputar edukasi, berita, dan politik.

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup