ilustrasi seorang paman yang dipanggilm samchon dalam bahasa Korea

Apa Sebutan Paman dalam Bahasa Korea? Ini Penjelasannya

Daftar Isi

Tahukah kamu, di dalam Bahasa Korea, kata “paman” memiliki berbagai macam penggunaan dan kata-kata yang berkaitan. Dalam artikel ini, kita akan membahas arti dan penggunaan kata “paman” dalam Bahasa Korea.

Dari hubungan keluarga hingga panggilan hormat, kita akan menjelajahi berbagai konteks di mana kata ini digunakan dalam Bahasa Korea. Di akhir artikel kamu juga akan menemukan rekomendasi kelas bahasa Korea dari Cetta Korean yang membantumu memahami arti dan terjemahan kata paman dalam Bahasa Korea.

Yuk, disimak artikel selengkapnya, Cetz!

 

Paman dalam Bahasa Korea

Dalam Bahasa Korea, kata “paman” dapat diterjemahkan sebagai “삼촌” (samchon) atau “아저씨” (ajeossi) tergantung pada hubungan dan situasi yang spesifik.

Sama seperti dalam Bahasa Indonesia, istilah “paman” digunakan untuk merujuk pada saudara laki-laki dari orang tua atau suami dari bibi (saudara perempuan dari orang tua kita). Namun, ada beberapa perbedaan dalam penggunaan istilah tersebut di Korea.

Kata “삼촌” (samchon)  untuk paman dari sisi ayah.

Misalnya, jika ayahmu memiliki saudara laki-laki, kamu dapat memanggil mereka dengan sebutan “삼촌” (samchon). Istilah ini adalah sering digunakan dalam situasi yang lebih formal dan resmi.

Jika kamu merujuk pada seseorang yang lebih tua secara resmi atau dalam situasi formal, disarankan untuk menggunakan sebutan yang lebih formal seperti “삼촌” (samchon)

Kata “아저씨” (ajeossi) untuk dalam situasi informal.

Kata ini biasanya digunakan untuk merujuk pada pria yang lebih tua darimu, seperti paman dari sisi ibu, teman keluarga, atau pria yang tidak memiliki hubungan darah denganmu tetapi kamu memanggil mereka dengan sebutan “paman”.

Istilah ini juga dapat digunakan untuk merujuk pada pria yang tidak memiliki hubungan darah denganmu tetapi memiliki perbedaan usia yang signifikan.

Jika kamu berbicara dengan seseorang yang lebih tua dalam situasi yang lebih santai atau akrab, kamu dapat menggunakan sebutan “아저씨” (ajeossi).

 

Yuk Ketahui Hubungan Keluarga dan Paman di Dalam Budaya Korea

Dalam keluarga Korea, hubungan dengan paman memiliki arti yang penting dan dihormati. Paman dianggap sebagai anggota keluarga yang memiliki peran khusus dalam memberikan dukungan, bimbingan, dan perlindungan kepada generasi yang lebih muda. 

Ketika seseorang memiliki seorang paman dari pihak ibu, mereka akan menggunakan kata “외삼촌” (wesamchon) untuk memanggilnya. Huruf 외 memiliki karakter hanja-nya 外 (serapan dari Bahasa Mandarin “wài”)

Sebutan ini mengandung nuansa yang penuh hormat dan sopan. Dalam interaksi sehari-hari, seseorang akan berbicara dengan paman mereka dengan nada yang menghormati dan menunjukkan rasa terima kasih atas peran dan kontribusinya dalam keluarga.

Dalam budaya Korea, paman sering dianggap sebagai figur yang bijaksana dan dihormati. Mereka memiliki pengalaman hidup yang lebih luas dan sering kali dapat memberikan nasihat yang berharga kepada generasi yang lebih muda.

Paman juga dapat menjadi sosok yang memberikan inspirasi dan teladan bagi anak-anak dalam keluarga.

Mereka sering membantu dalam pendidikan dan perkembangan anak-anak dengan memberikan petunjuk, mendukung kegiatan pendidikan, dan memberikan contoh yang baik melalui perilaku mereka sendiri.

Selain itu, paman juga dapat berperan sebagai penghubung antara generasi yang lebih muda dengan keluarga yang lebih luas.

Mereka dapat membantu mempertahankan hubungan keluarga yang kuat dan memastikan bahwa tradisi dan nilai-nilai keluarga tetap terjaga. Paman juga dapat menjadi sumber dukungan emosional dan materiil dalam situasi-situasi sulit atau dalam keadaan darurat.

 

Panggilan Hormat kepada Pria Lebih Tua

Penggunaan kata “삼촌” (samchon) sebagai panggilan hormat kepada pria yang lebih tua daripada kamu adalah salah satu contoh penghormatan tersebut.

Meskipun mereka mungkin tidak memiliki hubungan keluarga langsung denganmu, menggunakan kata “삼촌” (samchon) menunjukkan rasa hormat yang mendalam terhadap mereka. Hal ini menggambarkan kesadaran akan perbedaan usia dan hierarki sosial yang ada dalam masyarakat Korea.

Pada umumnya, penggunaan panggilan hormat seperti “삼촌” (samchon) untuk pria yang lebih tua digunakan dalam situasi yang santai atau akrab.

Misalnya, jika kamu memiliki seorang teman keluarga yang lebih tua, memanggilnya dengan sebutan “삼촌” (samchon) menunjukkan penghargaanmu terhadap usia dan pengalaman hidup mereka.

Ini mencerminkan budaya saling menghormati antara generasi yang lebih muda dan lebih tua. Dalam situasi formal atau resmi, biasanya penggunaan panggilan yang lebih formal dan spesifik seperti “선배님” (seonbaenim) atau “님” (nim) digunakan untuk menghormati pria yang lebih tua.

Namun, dalam lingkungan yang lebih santai, menggunakan kata “삼촌” (samchon) sebagai panggilan hormat dapat menjadi cara yang lebih akrab dan akrab untuk menyapa pria yang lebih tua.

Memahami penggunaan kata paman dalam Bahasa Korea ini akan membantu kamu berkomunikasi dengan lebih baik dalam Bahasa Korea dan memahami budaya penghormatan mereka.

 

Belajar Bahasa Korea? Di Cetta Korean Aja!

Ingin mulai belajar Bahasa Korea dari dasar? Cetta Korean  bisa jadi pilihan yang pas buat kamu. Lewat kelas Chogeup 1, kamu akan belajar Bahasa Korea dari nol secara bertahap, mulai dari hangul, kosakata dasar, hingga percakapan sehari-hari yang sering digunakan.

Namun, kalau tujuanmu ingin jalan-jalan ke Korea dan bisa ngobrol simpel selama traveling, kamu juga bisa ikut Korean Travel Class reguler dari Cetta Korean. Di kelas ini, kamu akan fokus belajar percakapan praktis yang sering dipakai saat liburan, seperti di bandara, hotel, restoran, dan tempat wisata.

Yuk, langsung konsultasikan kelas yang paling sesuai dengan kebutuhanmu bersama admin Cetta Korean melalui WhatsApp sekarang juga!

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Coba Trial Class Gratis dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup