Artikel ini membahas secara lengkap tentang kalimat perintah (imperative sentences) dalam bahasa Inggris, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, hingga 10 contoh penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Di akhir artikel, kamu akan mendapatkan rekomendasi kelas Speaking yang akan membantumu menguasai berbagai jenis kalimat bahasa Inggris dengan percaya diri.
Apa yang Dimaksud dengan Kalimat Perintah dalam Bahasa Inggris?
Kalimat perintah dalam bahasa Inggris, atau dikenal sebagai imperative sentences, adalah jenis kalimat yang digunakan untuk memberikan instruksi, permintaan, atau perintah kepada seseorang agar melakukan tindakan tertentu.
Berbeda dengan kalimat biasa yang memerlukan subjek eksplisit, kalimat perintah memiliki keunikan tersendiri dalam strukturnya. Tujuan utama dari kalimat perintah adalah mengarahkan atau meminta seseorang melakukan tindakan tertentu dengan jelas dan langsung, tanpa bertele-tele.
Ciri-Ciri Kalimat Perintah dalam Bahasa Inggris
Agar kamu bisa mengenali dan membuat kalimat perintah dengan benar, perhatikan ciri-ciri berikut:
- Dimulai dengan kata kerja bentuk dasar (base form) tanpa subjek yang tertulis. Contoh: “Close the window” (bukan “You close the window”).
- Subjek “you” bersifat tersirat. Meskipun tidak ditulis, lawan bicara paham bahwa perintah ditujukan kepada mereka.
- Tidak menggunakan kata kerja bantu seperti “do,” “does,” atau “did” dalam bentuk positifnya.
- Bisa ditambahkan kata “please” di awal atau akhir kalimat untuk membuat perintah terdengar lebih sopan dan ramah. Misalnya: “Please close the door” atau “Close the door, please.”
- Dapat diakhiri dengan tanda seru (!) untuk menunjukkan urgensi atau intensitas perintah, terutama dalam situasi darurat atau ketika ingin menegaskan sesuatu.
Struktur dasar kalimat perintah sangat sederhana: Verb + Object/Complement. Kesederhanaan inilah yang membuat imperative sentences efektif untuk komunikasi cepat dan jelas.
Kapan Kalimat Perintah dalam Bahasa Inggris Digunakan?
Kalimat perintah digunakan dalam berbagai situasi dan konteks untuk memberikan instruksi, arahan, atau permintaan. Mari kita bahas lebih detail kapan dan di mana kalimat perintah sering muncul dalam komunikasi sehari-hari:
1. Instruksi Sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering memberikan arahan sederhana kepada anggota keluarga atau teman. Kalimat perintah menjadi cara paling efisien untuk menyampaikan maksud dengan cepat.
Contoh:
- “Close the door” (Tutup pintunya)
- “Wash your hands” (Cuci tanganmu)
- “Turn off the TV” (Matikan TV-nya)
2. Pengajaran dan Pembelajaran
Di lingkungan pendidikan, guru menggunakan kalimat perintah untuk memberikan instruksi kepada siswa selama proses pembelajaran. Ini membantu menciptakan struktur dan kejelasan dalam kelas.
Contoh:
- “Open your textbooks to page 25” (Buka buku kalian ke halaman 25)
- “Listen to this recording carefully” (Dengarkan rekaman ini dengan saksama)
- “Work in pairs for this activity” (Kerjakan dalam berpasangan untuk aktivitas ini)
3. Keamanan dan Keselamatan
Kalimat perintah sangat penting dalam konteks keamanan karena harus disampaikan dengan jelas dan tegas agar segera dipahami dan dipatuhi.
Contoh:
- “Wear your seatbelt at all times” (Pakai sabuk pengaman setiap saat)
- “Keep out of the restricted area” (Jangan masuk ke area terlarang)
- “Don’t walk on the grass” (Jangan menginjak rumput)
4. Bekerja dan Berkegiatan
Dalam lingkungan profesional, kalimat perintah digunakan untuk memberikan petunjuk kepada rekan kerja atau bawahan, terutama ketika mendelegasikan tugas atau memberikan briefing.
Contoh:
- “Submit the report by Friday” (Serahkan laporannya sebelum Jumat)
- “Print out this document in three copies” (Cetak dokumen ini tiga rangkap)
- “Attend the meeting at 2 PM” (Hadiri rapat jam 2 siang)
5. Situasi Darurat
Dalam kondisi darurat, komunikasi harus cepat dan jelas. Kalimat perintah memungkinkan penyampaian instruksi vital tanpa membuang waktu.
Contoh:
- “Evacuate the building immediately!” (Evakuasi gedung sekarang juga!)
- “Call 911 now!” (Hubungi 911 sekarang!)
- “Stay calm and follow the exit signs” (Tetap tenang dan ikuti tanda keluar)
6. Panduan dan Instruksi Teknis
Manual penggunaan produk, resep masakan, atau panduan teknis lainnya hampir selalu menggunakan kalimat perintah untuk memberikan langkah-langkah yang jelas dan mudah diikuti.
Contoh:
- “Insert the battery into the compartment” (Masukkan baterai ke dalam kompartemen)
- “Press the power button to start” (Tekan tombol power untuk memulai)
- “Rotate the knob clockwise until it clicks” (Putar tombol searah jarum jam sampai berbunyi klik)
7. Interaksi Sosial
Dalam percakapan santai, kalimat perintah digunakan untuk meminta bantuan atau berinteraksi dengan orang lain secara natural. Menambahkan “please” membuat permintaan terdengar lebih sopan dan ramah.
Contoh:
- “Pass me the salt, please” (Tolong ambilkan garamnya)
- “Help me carry these bags” (Bantu saya bawa tas-tas ini)
- “Have a seat” (Silakan duduk)
8. Kegiatan Tim dan Olahraga
Dalam olahraga atau aktivitas kelompok, kalimat perintah digunakan untuk koordinasi cepat dan efektif antar anggota tim. Komunikasi yang singkat dan jelas sangat penting dalam situasi yang dinamis.
Contoh:
- “Pass the ball to John!” (Oper bolanya ke John!)
- “Run faster!” (Lari lebih cepat!)
- “Stay in your position” (Tetap di posisimu)
10 Contoh Kalimat Perintah dalam Bahasa Inggris dan Artinya
Berikut adalah 10 contoh kalimat perintah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, lengkap dengan artinya:
- Please close the door.
(Tolong tutup pintunya.) - Turn off the lights before leaving.
(Matikan lampu sebelum pergi.) - Clean your room now.
(Bersihkan kamarmu sekarang.) - Take out the trash, please.
(Buang sampahnya, tolong.) - Wash your hands before eating.
(Cuci tangan sebelum makan.) - Listen to me carefully.
(Dengarkan saya dengan saksama.) - Be quiet in the library.
(Jangan berisik di dalam perpustakaan.) - Complete your homework by tomorrow.
(Selesaikan PR-mu sampai besok.) - Don’t touch the hot stove.
(Jangan sentuh kompor yang panas.) - Help your sister with her homework.
(Bantu adikmu dengan PR-nya.)
Tips Menggunakan Kalimat Perintah dengan Sopan
Meskipun struktur kalimat perintah terkesan langsung dan tegas, kamu bisa membuatnya terdengar lebih sopan dengan cara:
- Menambahkan “please” di awal atau akhir kalimat
- Menggunakan intonasi yang ramah saat berbicara
- Menambahkan “could you” atau “would you mind” untuk permintaan yang lebih formal (meskipun ini secara teknis mengubahnya menjadi kalimat tanya)
- Menggunakan “let’s” untuk mengajak orang lain melakukan sesuatu bersama-sama
Perbedaan Kalimat Perintah Positif dan Negatif
Kalimat perintah tidak hanya digunakan untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu, tetapi juga untuk melarang atau mencegah tindakan tertentu. Untuk membuat kalimat perintah negatif, cukup tambahkan “Don’t” atau “Do not” di awal kalimat.
Contoh kalimat perintah positif:
- “Open the window” (Buka jendelanya)
- “Speak louder” (Bicara lebih keras)
Contoh kalimat perintah negatif:
- “Don’t open the window” (Jangan buka jendelanya)
- “Don’t speak too loudly” (Jangan bicara terlalu keras)
Ingin mempelajari lebih lanjut tentang berbagai jenis kalimat dalam bahasa Inggris? Baca juga artikel kami tentang 20 Contoh Kalimat Saran dalam Bahasa Inggris untuk memperkaya pengetahuanmu.
Mau Jago Bahasa Inggris untuk Bisnis? Yuk Gabung Cetta!
Bagi kamu yang ingin mahir berkomunikasi dalam bahasa Inggris, terutama untuk keperluan bisnis dan profesional, Cetta Online Class siap membantumu. Kamu bisa mulai dari kelas Speaking Antares di Cetta English, kelas khusus pemula yang membantu kamu memahami grammar dasar dan melatih kemampuan berbicara dengan percaya diri.
Konsultasikan kelas yang paling cocok dengan kebutuhanmu bersama admin Cetta, dan gunakan kode BACACETTAUPDATES untuk mendapatkan diskon 10% saat mendaftar.









