mengenal conditional sentences

Mengenal Conditional Sentence: Jenis, Rumus dan Contoh Kalimatnya

Daftar Isi

Artikel ini membahas conditional sentences, lengkap dengan jenis, rumus, dan contoh kalimatnya. 

Conditional sentences dalam bahasa Inggris adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan sebab akibat, hingga pengandaian. Nah, terdapat beberapa jenis conditional sentences yang memiliki fungsinya sendiri.

Kali ini, Cetta bakal mengupas 4 jenis conditional sentence dan mixed conditional, beserta dengan rumus dan contoh kalimatnya.

Untuk itu, simak artikelnya sampai habis, ya!

 

Apa itu Conditional Sentence: Pengertian

Kalau kamu pernah menemukan kalimat yang diawali dengan kata “if”, kemungkinan besar kalimat itu memiliki jenis conditional sentence. 

Conditional sentences atau tenses berfungsi untuk menyatakan:

  • fakta;
  • kemungkinan yang akan terjadi;
  • kondisi tidak nyata dan kemungkinan yang terjadi di masa lalu atau masa kini.

Kalimat dengan tipe conditional sentences punya dua bagian yaitu, klausa “if” dan dilanjutkan dengan klausa utamanya. Setiap jenis conditional sentences menggunakan tenses yang berbeda-beda, loh!

Nah, terdapat 5 jenis conditional sentence yang dikategorikan berdasarkan fungsinya. Simak baik-baik, Cetz!

 

Zero Conditional 

Tipe conditional sentence ini membahas mengenai fakta ataupun kenyataan secara umum, Cetz. 

Rumus

Untuk merangkai kalimat zero conditional, kamu harus menggunakan formula seperti ini:

If + simple present, simple present

Contoh Kalimat

Contoh kalimat dari zero conditional seperti ini:

“If you heat butter, it melts.”

    • Terjemahan: Kalau kamu memanaskan mentega, itu akan cair.
  • Penjelasan: Dapat diperhatikan bahwa kedua klausa menggunakan simple present tense. Selain itu, kalimat ini menunjukkan fakta yang sudah diketahui bahwa ketika kamu memanaskan mentega, hal ini akan cair. 

Jadi, perhatikan bahwa conditional tense ini digunakan untuk mengungkapkan fakta, ya!

 

First Conditional 

First conditional digunakan untuk membahas kemungkinan yang akan terjadi dunia nyata. Kemungkinan yang dibicarakan didasarkan oleh situasi yang nyata, Cetz.

Rumus

Untuk merangkai kalimat first conditional, kamu harus menggunakan formula seperti ini:

If + simple present, simple future

Atau selengkapnya seperti ini:

If + Simple Present, Subject + will/can/may + V1

 

Contoh Kalimat

“If you open the door, that stray cat will enter the house.”

    • Terjemahan: Kalau kamu membuka pintunya, kucing liar itu akan masuk ke dalam rumah.
  • Penjelasan: Dapat diperhatikan bahwa klausa “if” menggunakan simple present tense, sedangkan klausa utamanya menggunakan simple future yang ditandai dengan kata “will”

Untuk fungsinya, bisa dilihat kalau kalimat ini membahas kemungkinan yang terjadi berdasarkan fakta. Dalam konteks ini, ketika seseorang membuka pintunya, seekor kucing liar bisa masuk, Cetz.

 

Second Conditional 

Second conditional digunakan untuk berbicara tentang situasi yang tidak nyata atau tidak mungkin terjadi di masa sekarang atau masa depan.

Cetta akan bahas rumus dan contohnya agar kamu paham.

Rumus

Untuk merangkai kalimat second conditional, kamu harus menggunakan formula seperti ini:

If + simple past, present conditional or present continuous conditional.

Lebih jelasnya seperti ini: 

If + Simple Past, Subject + would/could/might + V1

 

Contoh Kalimat

“If I went to bed earlier, I would not be so tired.”

    • Terjemahan: Kalau aku tidur lebih cepat, aku tidak akan merasa terlalu lelah.
  • Penjelasan: Dapat diperhatikan bahwa klausa “if” menggunakan simple past tense, sedangkan klausa utamanya menggunakan present conditional yang ditandai dengan kata “would”

Kalimat ini menjelaskan sebuah situasi yang tidak terjadi, yakni tidur cepat. Alhasil, sang subjek menyatakan sebuah situasi yang mungkin terjadi, yakni menjadi tidak terlalu mengantuk atau lelah. 

 

Third Conditional 

Third conditional dapat digunakan untuk menjelaskan situasi di masa lalu, yang berbeda dengan kenyataan. 

Rumus

Untuk merangkai kalimat third conditional, kamu harus menggunakan formula seperti ini:

If + past perfect, perfect conditional or perfect continuous conditional.

Atau lebih jelasnya seperti ini:

If + Past Perfect, Subject + would/could/might + have + V3

 

Contoh Kalimat

“If you had been careful, you would not have broken many plates.”

    • Terjemahan: Kalau kamu lebih hati-hati, kamu tidak akan memecahkan banyak piring.
  • Penjelasan: Dapat diperhatikan bahwa klausa “if” menggunakan past perfect, sedangkan klausa utamanya menggunakan perfect conditional yang ditandai dengan kata “would have

Kalimat ini menjelaskan sebuah situasi yang tidak terjadi, yakni berhati-hati. Alhasil, sang subjek menyatakan sebuah situasi yang mungkin terjadi di masa lalu, yaitu seseorang tidak akan memecahkan banyak piring.

 

Mixed Conditional

Nah, tipe ini adalah tipe terakhir, Cetz. Tipe ini menggabungkan dua jenis conditional yaitu, second dan third conditional.

Mixed conditional digunakan untuk merujuk pada sesuatu yang telah terjadi di masa lalu dan dampaknya masih terasa hingga saat ini.

Tipe 1: Pengandaian Masa Lalu dengan Hasil Masa Sekarang

Tipe ini menjelaskan sebuah kondisi di masa lalu yang tidak terjadi, dan hasil yang berbeda di masa sekarang.

  • Rumus: If + Past Perfect, Subject + would/could/might + V1
  • Contoh Kalimat: “If I had accepted that job, I would be a millionaire now.”
    • Terjemahan: “Kalau aku dulu menerima pekerjaan itu, aku akan menjadi jutawan sekarang.”
  • Penjelasan: Kalimat ini mengacu pada kejadian di masa lalu (menerima pekerjaan) yang tidak terjadi, dan hasil yang berbeda di masa sekarang (menjadi jutawan).

 

Tipe 2: Pengandaian Masa Sekarang dengan Hasil Masa Lalu

Tipe ini menjelaskan sebuah kondisi di masa sekarang yang tidak nyata dan memiliki hasil yang berbeda di masa lalu.

  • Rumus: If + Simple Past, Subject + would/could/might + have + V3
  • Contoh Kalimat: “If I were smarter, I would have answered that question yesterday.”
    • Terjemahan: “Kalau aku lebih pintar, aku akan sudah menjawab pertanyaan itu kemarin.”
  • Penjelasan: Kalimat ini mengacu pada kondisi yang tidak nyata di masa sekarang (lebih pintar), dan hasil yang berbeda di masa lalu (sudah menjawab pertanyaan).

 

Kesimpulan

Nah, itulah informasi mengenai 5 jenis conditional sentences beserta dengan rumus dan contoh kalimatnya, Cetz. Pahami baik-baik semua fungsi dari setiap tipe conditional sentences, ya! 

 

Belajar Bahasa Inggris di Cetta English!

Pelajaran conditional sentences memang cukup tricky, Cetz. Namun, kamu bisa mempelajari materi ini di kelas online dari Cetta English, loh!

Kamu bisa ikut kelas Rigel, yang punya level pre-intermediate. Kelas ini cocok buat kamu yang sudah punya dasar bahasa Inggris dan mau ningkatin kemampuannya!

Kelas ini tersedia di weekdays  dan weekend, jadi pas banget untuk kamu yang sibuk!

Khusus kamu yang sudah baca artikel ini, kamu bisa pakai kode promo BACACETTASUPDATES dan dapatkan diskon 10% untuk pembelian kelasnya!

Mau tanya-tanya lebih lanjut? Hubungi Cetta, sekarang!

 

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup