Artikel Cetta English kali ini membahas perbedaan utama British dan American English (ejaan, kosakata, pelafalan). Lalu, cara memilih gaya Bahasa Inggris sesuai tujuan belajar atau karier. Tips cepat menguasai dua gaya sekaligus dan rekomendasi kelas Bahasa Inggris Cetta yang bisa bantu kamu latihan langsung.
Tahukah kamu? British dan American English merupakan dua gaya Bahasa Inggris yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Data dari Cambridge University Press menunjukkan bahwa lebih dari 1 miliar orang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, dan sebagian besar mempelajari salah satu dari dua varian ini.
Bagi pelajar Bahasa Inggris maupun pelamar kerja internasional, mengenali perbedaan ini bisa membuat proses belajar lebih fokus dan hasilnya lebih maksimal. Kamu juga bisa terlihat lebih profesional saat menulis CV, email kerja, atau menghadiri wawancara.
Masih bingung harus mulai dari mana? Konsultasikan dulu kebutuhan belajarmu ke tim Cetta: Klik untuk tanya langsung via WhatsApp. Butuh program bersertifikat? Yuk cek juga artikel ini: Kursus Bahasa Inggris Online Bersertifikat dari Cetta.
Perbedaan Kosakata British vs American English
Berikut ini Cetta kasih 30 kosakata British English dan American English, dari banyaknya perbedaan arti kata dari dua negara ini:
| British English | American English | Arti dalam Bahasa Indonesia |
| biscuit | cookie | kue kering |
| crisps | chips | keripik kentang |
| chips | fries | kentang goreng |
| flat | apartment | apartemen |
| lift | elevator | lift (alat naik turun) |
| lorry | truck | truk |
| petrol | gas / gasoline | bensin |
| rubbish | trash / garbage | sampah |
| holiday | vacation | liburan |
| jumper | sweater | sweter |
| trainers | sneakers | sepatu olahraga |
| football | soccer | sepak bola |
| boot (of a car) | trunk | bagasi mobil |
| bonnet (of a car) | hood | kap mobil |
| nappy | diaper | popok bayi |
| dummy | pacifier | empeng bayi |
| torch | flashlight | senter |
| queue | line | antrean |
| toilet | restroom / bathroom | kamar mandi / WC |
| post | surat / kiriman | |
| postcode | zip code | kode pos |
| film | movie | film |
| mobile phone | cell phone | ponsel |
| bill (restoran) | check | tagihan |
| chemist | drugstore / pharmacy | apotek |
| wardrobe | closet | lemari pakaian |
| handbag | purse | tas tangan |
| shop | store | toko |
| autumn | fall | musim gugur |
| timetable | schedule | jadwal |
Bisa dibayangkan, ya? Misalnya kamu pesan chips di restoran Inggris, yang datang bukan kentang goreng tipis ala fast food, tapi kentang goreng tebal yang lebih mirip wedges. Di sisi lain, kalau kamu bilang pants di Inggris, mereka mungkin mengira kamu sedang ngomongin… pakaian dalam (karena pants di British artinya celana dalam, bukan celana panjang).
Perbedaan kosakata ini juga muncul saat kamu ingin memberi ucapan. Contohnya, ucapan “Selamat!” dalam versi Amerika dan Inggris bisa punya gaya yang sedikit berbeda. Penasaran? Baca juga: Perbedaan Ucapan Selamat dalam Bahasa Inggris Amerika dan British.
Perbedaan Ejaan: Organise vs Organize
Salah satu perbedaan paling mencolok antara British dan American English terletak pada cara menulis kata-kata tertentu. Ejaan British cenderung mempertahankan bentuk yang lebih “klasik” dan dekat dengan akar kata dari Bahasa Prancis atau Latin, sedangkan ejaan American cenderung lebih disederhanakan.
Berikut contoh perbedaan ejaan yang sering muncul:
| British English | American English |
| organise | organize |
| colour | color |
| centre | center |
| theatre | theater |
| travelling | traveling |
Masih banyak ejaan lain yang serupa, dan perbedaannya konsisten pada pola:
- -our vs -or
- -ise vs -ize
- -re vs -er
- Double L vs Single L (seperti travelling vs traveling)
Penting untuk konsisten saat menulis, apalagi kalau kamu sedang membuat dokumen profesional seperti CV, motivation letter, atau email formal. Hindari mencampur dua gaya sekaligus agar tulisanmu terlihat rapi dan meyakinkan.
Sebagai tambahan, kamu juga bisa lihat contoh perbedaan penggunaan dalam konteks budaya populer. Misalnya, banyak lagu British Pop memakai gaya penulisan British seperti favourite, realise, dan defence. Kalau kamu tertarik belajar lebih banyak tentang budaya dan musik dari Inggris, coba baca juga: British Pop: Warisan Musik yang Mendunia.
Perbedaan Pelafalan: R-nya Kedengeran atau Nggak, Ya?
Salah satu ciri paling mencolok dari British vs American English terletak pada cara pelafalannya. Aksen British dikenal dengan gaya yang lebih “halus”, sementara American English lebih “tegas”, terutama saat menyebut huruf R.
1. R: Rhotic vs Non-Rhotic
British English (Non-rhotic), maksudnya huruf R sering tidak terdengar jika berada di akhir suku kata atau kata.
Contoh:
- car → dibaca seperti kaa
- hard → dibaca seperti haad
Lalu American English (Rhotic), maksudnya huruf R tetap dilafalkan dengan jelas.
Contoh:
- car → dibaca kar
- hard → dibaca hard
2. A: Panjang vs Lebih Rata
British cenderung mengucapkan bath sebagai baath (pakai ‘a’ panjang), dan American mengucapkannya bath (seperti bat dengan tambahan ‘h’).
3. T: Glottal Stop vs Flapping
British English sering melewatkan pelafalan T, seperti bottle jadi bo’le. American English mengucapkan T dengan gaya flap, terdengar seperti bodl (nyaris seperti huruf D).
Untuk melatih pelafalan dan membedakan aksen ini, kamu bisa mulai dari tontonan ringan. Misalnya: Nonton film Hollywood untuk aksen American dan serial BBC untuk aksen British. Kalau butuh panduan, cek juga artikel ini: Belajar Bahasa Inggris dari Film.
British vs American English: Harus Belajar yang Mana, Cetz?
Jawabannya tergantung pada tujuan dan lingkungan belajar kamu. Nggak ada yang benar atau salah, tapi memilih fokus yang tepat bisa mempercepat progres kamu dalam memahami konteks, budaya, hingga komunikasi profesional.
Kalau kamu mau kuliah di Inggris, Eropa, Australia, atau negara-negara Commonwealth, maka British English lebih disarankan karena sistem akademik dan pengajarannya mengikuti gaya UK. Ini berlaku juga untuk tes seperti IELTS, yang menggunakan standar British (misalnya pada ejaan dan listening).
Kalau kamu mau kerja di perusahaan multinasional, startup tech, atau lingkungan Amerika, maka American English cenderung lebih banyak digunakan, terutama dalam konteks email kerja, wawancara, komunikasi bisnis, dan konten digital.
Contohnya, saat menulis CV, HR dari UK akan lebih familier dengan kata “curriculum vitae”, sementara HR di US lebih kenal istilah “résumé”.
Namun, Kalau kamu ingin fleksibel untuk kerja dan belajar lintas negara, belajar kedua gaya secara bertahap bisa jadi pilihan terbaik. Mulai dari satu (misalnya American), lalu kenali variasi British supaya kamu nggak kaget saat menemui gaya penulisan atau aksen berbeda di dunia nyata.
Belajar dua-duanya memang lebih menantang, tapi bukan hal yang mustahil, terutama kalau kamu belajar di tempat yang fleksibel dan praktik langsung bareng tutor. Cetta English punya banyak pilihan kelas yang bisa bantu kamu latih speaking dan listening dua-duanya dengan fun!
Rekomendasi Kelas Bahasa Inggris Cetta: Belajar British & American English Sekaligus
Mau mahir gaya British untuk kuliah di luar negeri, tapi juga nggak mau kaku saat ngobrol gaya American di kantor? Tenang, Cetz! Kamu bisa mulai dari kelas yang fleksibel dan langsung praktik bareng tutor berpengalaman di Cetta.
Berikut beberapa kelas yang direkomendasikan untuk bantu kamu menguasai dua versi Bahasa Inggris sekaligus:
- Kelas Speaking Antares (Reguler Weekend): Cocok buat kamu yang punya aktivitas padat di hari kerja. Latihan langsung bareng tutor secara konsisten: Lihat kelasnya di sini.
- Kelas Speaking Antares (Reguler Weekday): Pilihan ideal buat yang ingin belajar intensif di hari kerja dengan jam fleksibel: Lihat kelasnya di sini.
- Kelas Speaking Antares (Private 1-on-1): Butuh perhatian penuh dan materi sesuai gaya belajarmu? Ini kelas personal yang bisa disesuaikan dengan fokus British atau American English: Lihat kelasnya di sini.
- Kelas Speaking Antares (Private Group): Belajar bareng teman-teman biar makin semangat, tetap fokus dan terarah: Lihat kelasnya di sini.
Belajar nggak harus sendirian, dan kamu nggak perlu bingung pilih kelas mana yang paling cocok. Konsultasi dulu aja langsung bareng tim Cetta di WhatsApp ini ya!
Tips Cepat Adaptasi dengan British dan American English Sekaligus
Kalau kamu ingin lancar memahami dan menggunakan dua gaya Bahasa Inggris ini, nggak harus langsung menguasai semuanya sekaligus. Kuncinya ada di eksposur dan konsistensi. Berikut beberapa tips praktis yang bisa langsung kamu coba.
Ganti subtitle film sesuai aksen & Gunakan kamus online yang menampilkan label BrE/AmE
Nonton film atau serial dengan subtitle British untuk melatih mata pada ejaan seperti favourite dan realise, lalu bandingkan dengan subtitle American seperti favorite dan realize.
Website seperti Oxford Learner’s Dictionary atau Cambridge Dictionary biasanya menandai perbedaan versi dengan jelas. Ini bantu kamu sadar konteks penggunaan kata.
Latihan menulis email formal pakai dua gaya, dengarkan dan tirukan pelafalan
Misalnya, coba tulis versi British dan American dari satu email lamaran kerja. Ini melatih kepekaan kamu terhadap struktur dan pilihan kata yang tepat.
Pakai aplikasi atau video dari YouTube dengan penutur asli British dan American. Latih pengucapan dan intonasi lewat shadowing (menirukan ucapan secara langsung).
Mau Pilih yang Mana, Cetz?
British dan American English sama-sama diakui secara internasional. Nggak ada yang lebih benar, yang paling penting adalah kamu paham perbedaan dan bisa menyesuaikan dengan tujuan, audiens, dan konteks.
Kalau masih bingung mulai dari mana, atau pengen belajar dua-duanya secara bertahap, tim Cetta siap bantu kamu pilih kelas yang paling sesuai dengan kebutuhan. Tanya langsung di WhatsApp Cetta sekarang!









