apasih-bedanya-tes-toefl-toeic-ielts-dan-pte

Perbedaan TOEFL, TOEIC, IELTS, dan PTE, Pilih Tes yang Tepat

Daftar Isi

Kita bakal bedah bareng apa itu TOEFL, TOEIC, IELTS, dan PTE. Bedanya dari segi kegunaan, format, sampai skor. Lalu, mana yang lebih cocok buat kamu ambil, tergantung target (kuliah, kerja, beasiswa, migrasi). Plus, apakah PTE lebih mudah dari TOEFL?” dan “IELTS 7.5 setara TOEFL berapa?”.

Tes di atas semuanya sering disebut-sebut buat kuliah, kerja, beasiswa, atau bahkan migrasi. Tapi kenyataannya, masing-masing tes punya tujuan, format, dan tingkat kesulitan yang beda. Kalau salah pilih, bisa-bisa perjuangan belajar jadi kurang maksimal.

Buat Cetz yang lagi nyiapin diri, jangan tunggu sampai bingung di hari-H. Kamu bisa tanya langsung ke admin Cetta lewat WhatsApp atau cek rekomendasi kelas yang relevan:

 

Kalau kamu masih di tahap awal dan butuh fondasi kuat, bisa mulai juga dari kursus bahasa Inggris online bersertifikat.

 

Apa Itu TOEFL?

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah salah satu tes bahasa Inggris paling populer di dunia, terutama buat kamu yang pengen kuliah, kerja, atau apply beasiswa di luar negeri. Tes ini biasanya dipakai universitas di Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara lain di Amerika Utara sebagai syarat masuk.

Selain itu, beberapa badan pemerintah, perusahaan multinasional, dan penyedia beasiswa internasional juga mewajibkan skor TOEFL sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris. Jadi, bisa dibilang TOEFL adalah “tiket masuk” ke banyak peluang global.

 

Jenis Tes TOEFL

  1. TOEFL iBT (Internet-based Test) → paling umum dipakai saat ini, skor 0–120.

  2. TOEFL CBT (Computer-based Test) → sudah jarang, skor 30–300.

  3. TOEFL PBT (Paper-based Test) → masih ada di beberapa negara, skor 310–677.

  4. TOEFL ITP (Institutional Testing Program) → biasanya dipakai kampus atau lembaga, skor 500–600.

 

IELTS 7.5 Setara TOEFL Berapa?

Nah, ini juga sering jadi pertanyaan, Cetz. Kalau kamu punya target IELTS 7.5, kira-kira setara dengan TOEFL iBT sekitar 102–109. Jadi kalau universitas tujuanmu hanya menerima TOEFL, kamu bisa pakai konversi ini sebagai gambaran skor minimal yang perlu dicapai.

Tips dari Cetta: Kalau kamu aiming kuliah luar negeri, pastikan cek website resmi kampus tujuan ya, karena beberapa universitas bisa punya minimum skor yang berbeda meskipun setara.

 

Apa Itu TOEIC?

Kalau TOEFL lebih banyak dipakai untuk keperluan akademik, TOEIC (Test of English for International Communication) lebih fokus ke dunia kerja dan profesional. Tes ini biasanya diminta oleh perusahaan multinasional atau lembaga internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris karyawan atau calon karyawan.

 

Kegunaan TOEIC

  • Rekrutmen kerja internasional → jadi syarat melamar di banyak perusahaan global.

  • Promosi jabatan → beberapa perusahaan pakai skor TOEIC untuk menentukan karyawan yang siap pegang posisi lebih tinggi.

  • Kredibilitas profesional → punya skor TOEIC tinggi bisa bikin CV kamu lebih “menjual” di mata HRD.

 

Skor TOEIC

Rentang nilai TOEIC adalah 10 sampai 990 poin. Biasanya hasil dibagi ke beberapa kategori:

  • 10–250 → Beginner (pemula).

  • 255–400 → Elementary.

  • 405–600 → Intermediate.

  • 605–780 → Upper-Intermediate.

  • 785–900 → Advanced.

  • 905–990 → Expert.

 

Jadi, kalau targetmu karier internasional atau kerja di perusahaan multinasional, TOEIC adalah pilihan yang lebih pas dibanding TOEFL.

Kalau kamu lagi nyiapin diri buat dunia kerja, yuk cek kursus bahasa Inggris persiapan kerja dari Cetta. Kelas ini dirancang khusus biar skill bahasa Inggrismu relevan dan kepake banget di kantor.

 

Apa Itu IELTS?

IELTS (International English Language Testing System) adalah tes bahasa Inggris yang paling banyak dipakai untuk kuliah, kerja, dan migrasi ke negara-negara Eropa, Inggris, Australia, hingga Selandia Baru. Kalau TOEFL cenderung pakai American English, IELTS lebih sering pakai British English.

Jenis Tes IELTS

  1. IELTS Academic
    Cocok buat kamu yang mau daftar kuliah atau bekerja di bidang akademik/profesional, misalnya kedokteran dan pendidikan.
    – Jadi syarat utama untuk masuk universitas di UK, Australia, dan banyak negara Eropa.

  2. IELTS General Training
    Biasanya dipakai buat migrasi atau kerja non-akademik.
    – Jadi pilihan populer untuk mereka yang mau apply PR (Permanent Residency) di negara berbahasa Inggris.

 

Skor IELTS

Skor IELTS dinilai dengan sistem band score 1.0–9.0.

Tiap band menunjukkan level kemampuan, misalnya:
– Band 5.5–6.0 = Competent (cukup).
– Band 6.5–7.5 = Good (baik).
– Band 8.0–9.0 = Very Good – Expert (sangat baik – ahli).

Kalau dibandingkan dengan TOEFL, skor IELTS 7.0–7.5 biasanya setara dengan TOEFL iBT 94–109. Jadi, pastikan kamu tentuin dulu tes mana yang lebih cocok sama tujuanmu, ya.

Buat Cetz yang lagi persiapan apply beasiswa luar negeri, kamu bisa cek kursus bahasa Inggris persiapan beasiswa. Dengan latihan soal intensif dan feedback personal, progresmu bakal lebih terarah.

 

Apa Itu PTE?

PTE (Pearson Test of English Academic) adalah tes bahasa Inggris berbasis komputer yang diluncurkan oleh Pearson pada tahun 2009. Walaupun usianya relatif baru dibanding TOEFL dan IELTS, PTE sekarang makin populer, terutama untuk studi dan migrasi ke Australia, New Zealand, serta beberapa universitas di Eropa.

Keunggulan PTE

  • Full komputer-based → dari speaking, listening, reading, sampai writing semuanya pakai komputer.

  • Hasil lebih cepat → biasanya keluar dalam waktu 48 jam.

  • Menggunakan Global Scale of English (GSE) → sistem skoring yang dianggap lebih detail dalam menilai grammar, pronunciation, dan kemampuan komunikasi.

Skor PTE

Skor PTE berada di rentang 10–90.

Semakin tinggi skor, semakin mendekati kemampuan native.

Misalnya:

  • Skor 50–58 = IELTS 5.5–6.0.
  • Skor 65–75 = IELTS 7.0–8.0.
  •  

 

Apakah PTE Lebih Mudah dari TOEFL?

Jawabannya: tergantung gaya belajarmu, Cetz.

  • Kalau kamu nyaman ngerjain tes dengan komputer full, PTE bisa terasa lebih praktis.

  • Kalau kamu lebih terbiasa dengan format tes klasik (paper-based atau internet-based dengan speaking ke penguji), TOEFL mungkin lebih familiar.

  • Dari segi penerimaan, TOEFL lebih dikenal luas, tapi PTE makin banyak diterima terutama untuk migrasi di Australia dan New Zealand.

Jadi, bukan soal lebih mudah atau susah, tapi mana yang paling cocok sama kebutuhan dan kenyamananmu saat tes.

 

Tabel Perbandingan TOEFL, TOEIC, IELTS, dan PTE

Aspek

TOEFL

TOEIC

IELTS

PTE

Tujuan utama

Akademik (kuliah, beasiswa, kerja resmi)

Dunia kerja & corporate

Kuliah, kerja, migrasi (UK, Australia, Eropa)

Kuliah & migrasi (Australia, New Zealand)

Negara populer

AS, Kanada, sebagian Asia

Global, perusahaan multinasional

UK, Australia, Eropa, New Zealand

Australia, New Zealand, beberapa negara Eropa

Format tes

iBT (online), PBT (paper)

Listening & Reading (ada Speaking & Writing opsional)

Academic & General Training

Full computer-based (AI scoring)

Bahasa yang digunakan

American English

International English (campuran)

British English (umumnya)

Campuran (AI menilai secara global)

Rentang skor

iBT: 0–120, PBT: 310–677

10–990

Band 1.0–9.0

10–90

Durasi tes

±3–4 jam

±2 jam

±2 jam 45 menit

±2 jam

Hasil keluar

±7–10 hari

±5–7 hari

±13 hari

±48 jam

Penerimaan global

Sangat luas (akademik & beasiswa)

Sangat luas (kerja & bisnis)

Sangat luas (akademik, migrasi)

Mulai luas, terutama Australia & NZ

Kelebihan

Diakui banyak universitas, format familiar

Fokus kerja, skor langsung relevan untuk HR

Pilihan Academic/General, skor detail

Hasil cepat, computer-based full, skoring detail

Kekurangan

Bisa terasa panjang & melelahkan

Tidak selalu diterima untuk kuliah

Biaya cukup tinggi, menunggu hasil lebih lama

Belum seluas TOEFL/IELTS di semua negara

 

Persiapan Menghadapi Tes Bahasa Inggris

Setelah tahu perbedaan TOEFL, TOEIC, IELTS, dan PTE, langkah berikutnya adalah persiapan serius. Tes-tes ini nggak cuma menguji grammar atau kosakata, tapi juga strategi ngerjain soal, manajemen waktu, dan konsistensi latihan.

Di Cetta, kamu nggak cuma dikasih materi, tapi juga pendampingan intensif biar siap menghadapi tes sertifikasi apa pun. Kurikulum dibuat sesuai kebutuhan, ada kelas khusus untuk TOEFL, ada juga program yang cocok untuk IELTS maupun PTE.

Rekomendasi kelas buat kamu:

 

Khusus pembaca artikel ini, kamu bisa pakai kode promo BACACETTASUPDATES dan dapat diskon 10% untuk pembelian kelas di Cetta Online Class.

Daripada bingung, yuk mulai persiapan dari sekarang. Kamu bisa tanya-tanya langsung ke admin Cetta lewat WhatsApp, atau langsung daftar kelas yang sesuai. Dengan belajar bareng Cetta, perjalananmu menuju skor impian jadi lebih terarah dan menyenangkan!

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Coba Trial Class Gratis dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup