Siapa sih yang nggak mau punya sertifikat internasional yang bisa dipajang di CV atau profil LinkedIn? Apalagi kalau sertifikatnya datang dari negara pusat mode dunia, Prancis. Level keren kamu pasti langsung naik drastis! Selain bikin profil kamu makin dilirik, punya keahlian bahasa asing itu investasi yang oke banget, soalnya beneran ada bukti kalau bahasa Prancis bikin naik gaji buat kamu yang pengen karier di perusahaan multinasional.
Tapi biasanya, banyak orang yang langsung mundur teratur pas tahu kalau ujian DELF A1 itu pakai bahasa Prancis dari awal sampai akhir. Mendengar instruksi yang pakai bahasa asing aja sudah bikin keringet dingin, apalagi harus jawab soalnya. Padahal, DELF A1 itu level yang paling ramah buat kamu yang baru mulai belajar. Anggap saja artikel ini sebagai cheatsheet rahasia biar kamu bisa lulus dengan nilai yang cantik tanpa perlu stres berlebihan.
Bedah Format Ujian DELF A1: Kenali Lawan Sebelum Tempur!
Sebelum kamu masuk ke ruang ujian, kamu harus tahu dulu “medan perang” yang bakal kamu hadapi. DELF A1 itu mengetes semua kemampuan berbahasa kamu yang dibagi jadi empat bagian utama. Kalau kamu sudah paham formatnya, rasa grogi kamu pasti bakal berkurang banyak.
Buat kamu yang masih bingung harus mulai dari mana, jangan lupa buat cek cara belajar bahasa Prancis dari nol biar persiapan kamu makin matang sebelum benar-benar mendaftar ujian. Nah, ini dia empat pilar yang bakal diuji:
- Compréhension de l’oral (Listening): Di sini kamu bakal dengerin rekaman audio pendek tentang situasi sehari-hari. Tugas kamu adalah menjawab pertanyaan berdasarkan apa yang kamu dengar. Tenang, audionya biasanya diputar dua kali, kok!
- Compréhension des écrits (Reading): Kamu bakal diminta buat membaca teks pendek seperti iklan, poster, atau surat sederhana. Kamu cuma perlu mencari informasi spesifik dari teks tersebut.
- Production écrite (Writing): Bagian ini biasanya meminta kamu buat mengisi formulir atau menulis surat/kartu pos pendek tentang pengalaman pribadi. Simpel banget, yang penting pesan kamu tersampaikan.
- Production orale (Speaking): Sesi paling bikin deg-degan tapi sebenernya paling seru. Kamu bakal ngobrol sama penguji tentang diri kamu, nanya-nanya informasi, sampai main peran (roleplay) dalam situasi sederhana.
Soal penilaian, tiap bagian tadi punya poin maksimal 25. Jadi, total poin yang bisa kamu kumpulin ada 100. Kamu nggak butuh nilai sempurna buat lulus, tapi kamu harus strategi supaya tiap bagian nggak ada yang jeblok.
Rahasia Kelulusan: Skill Mana yang Paling Menentukan?
Banyak yang mikir kalau mau lulus DELF A1 itu harus jago di semua bagian sampai ke akar-akarnya. Padahal, rahasianya bukan jadi sempurna di semuanya, tapi gimana kamu mainin strategi yang pas.
Di level A1, ada beberapa bagian yang sebenernya bisa jadi “ladang poin” buat kamu kalau kamu tahu triknya. Jadi, kalau ada satu bagian yang kamu rasa agak berat, bagian lain bisa bantu narik nilai kamu ke atas biar tetep aman.
Biasanya, Compréhension des écrits (Reading) dan Production orale (Speaking) itu jadi penyelamat nilai paling ampuh buat level pemula. Kenapa? Karena di level A1, topik yang muncul bener-bener seputar kehidupan sehari-hari yang sering kamu denger atau baca.
Kalau kamu lagi ngerasa stuck atau pusing sama tata bahasa yang kelihatannya ribet, mending coba intip tips mengatasi kesulitan belajar Bahasa Prancis biar kamu nggak gampang nyerah pas lagi latihan soal.
Kuncinya adalah jangan terlalu nuntut diri sendiri buat pakai grammar yang ribet pas lagi ujian Speaking. Penguji level A1 itu lebih seneng denger kamu ngomong lancar meskipun pakai kalimat simpel daripada kamu diem aja karena takut salah pakai kata kerja.
Fokuslah buat ngumpulin poin sebanyak-banyaknya di bagian yang kamu rasa paling nyaman, tapi tetep kasih usaha terbaik di sesi Listening yang emang butuh fokus ekstra.
10 Tips Lulus DELF A1 yang Efektif & Anti Ribet
Persiapan matang itu bukan cuma soal belajar siang malam sampai kurang tidur. Kamu perlu strategi yang pas supaya ujiannya terasa mengalir dan seru kayak lagi main game favorit kamu saja.
Berikut adalah 10 tips supaya kamu bisa lulus DELF A1 dengan hasil yang memuaskan:
1. Pahami Instruksi dalam Bahasa Prancis
Jangan sampai nilai kamu zonk cuma gara-gara nggak paham perintah soalnya. Di ujian DELF, semua instruksi ditulis dalam bahasa Prancis, jadi kamu wajib tahu arti kata-kata perintah dasar supaya nggak salah langkah.
Pastikan kamu sudah hafal istilah seperti cochez (centang), reliez (hubungkan), atau entourez (lingkari). Jangan sampai kamu malah menulis esai panjang padahal perintahnya cuma disuruh memberi tanda silang pada gambar yang benar.
2. Latihan Kuping Setiap Hari
Bagian listening sering jadi momok karena orang Prancis kalau ngomong suka disambung-sambung. Biar telinga kamu nggak kaget, biasakan dengerin suara orang Prancis asli setiap ada waktu luang, entah itu lewat lagu atau siaran radio simpel.
Sambil nunggu jemputan atau lagi santai di kamar, kamu bisa manfaatin gadget buat asah kemampuan pendengaran. Coba intip daftar aplikasi belajar bahasa Prancis terbaik biar latihan harian kamu makin asik dan nggak bikin bosen.
3. Kuasai Angka dan Waktu
Angka dan waktu adalah soal “jebakan” yang paling sering muncul di level A1. Kalau kamu salah denger angka atau jam, jawaban kamu di bagian Listening maupun Reading bisa salah total padahal materinya sebenernya mudah.
Angka dalam bahasa Prancis itu punya logika unik, apalagi kalau sudah lewat angka 70. Latihlah telinga kamu buat langsung mengenali angka tanpa harus menghitung manual di dalam kepala supaya waktu ujian kamu lebih efisien.
4. Bikin Template Perkenalan Diri (Se Présenter)
Sesi bicara atau Speaking biasanya dimulai dengan perkenalan diri. Kalau kamu sudah punya template yang mantap di luar kepala, kamu nggak bakal butuh waktu lama buat berpikir dan bisa langsung tampil percaya diri.
Siapkan cerita singkat soal nama, umur, hobi, sampai hal yang kamu sukai dengan gaya yang natural. Penguji bakal sangat menghargai kalau kamu kelihatan rileks dan nggak seperti lagi menghafal teks pidato yang kaku.
5. Jangan Kosongkan Jawaban
Prinsip ini haram banget buat dilanggar. Di ujian DELF, nggak ada sistem pengurangan poin buat jawaban yang salah, jadi pastikan semua kotak dan garis jawaban sudah terisi semua sebelum kamu keluar ruangan.
Kalau kamu benar-benar bingung sama satu soal, pakai saja insting atau tebakan terbaik kamu. Siapa tahu keberuntungan lagi berpihak padamu dan tebakan itu malah jadi poin tambahan yang menyelamatkan nilai kelulusanmu.
6. Perbanyak Vocab Harian
Level A1 itu fokusnya ke komunikasi dasar, jadi jangan pusing dulu sama istilah teknis yang berat. Fokuslah buat memperkaya kosakata seputar tema keluarga, hobi, makanan, dan kegiatanmu dari pagi sampai malam.
Coba deh mulai labeli benda-benda di kamar kamu pakai bahasa Prancis atau ganti pengaturan bahasa di HP. Cara receh kayak gini terbukti ampuh buat maksa otak kamu terbiasa sama kata-kata baru tanpa merasa lagi belajar berat.
7. Latihan Menulis Surat Pendek
Di bagian Writing, kamu biasanya diminta membalas undangan atau menulis kartu pos. Gunakanlah kalimat-kalimat pendek yang strukturnya benar (Subjek + Predikat + Objek) daripada maksa pakai kalimat panjang tapi malah berantakan.
Perhatikan juga penggunaan kata sapaan pembuka dan penutup yang tepat, karena detail kecil seperti itu punya poin tersendiri. Semakin rapi dan jelas tulisan kamu, semakin besar peluang buat dapet nilai maksimal di bagian ini.
8. Manajemen Waktu yang Pas
Waktu ujian itu sangat berharga, jadi jangan sampai kamu terjebak terlalu lama di satu soal yang bikin pusing. Kalau sudah lewat dua menit dan masih buntu, langsung loncat ke soal berikutnya saja supaya nggak rugi waktu.
Sisakan waktu sekitar lima menit di akhir sesi buat mengecek ulang semua jawaban kamu. Kadang saat lagi buru-buru, kita suka salah tulis ejaan atau ada nomor yang terlewat untuk diisi tanpa sengaja.
9. Simulasi Ujian Mandiri
Kamu butuh ngerasain gimana rasanya dapet tekanan waktu di ruang ujian sebelum hari-H tiba. Cari contoh soal DELF A1 dari tahun-tahun sebelumnya dan kerjakan di tempat yang tenang pakai timer yang ketat.
Dari simulasi ini, kamu bakal tahu di bagian mana kamu paling sering melakukan kesalahan. Fokuslah buat memperbaiki kelemahan itu supaya pas ujian beneran nanti, mental kamu sudah siap dan nggak gampang panik.
10. Pede adalah Kunci
Rasa percaya diri punya pengaruh besar, terutama saat sesi Speaking. Meskipun tata bahasa kamu mungkin ada yang meleset sedikit, tetaplah bicara dengan suara yang jelas dan tunjukkan kalau kamu berusaha berkomunikasi.
Anggap saja penguji itu teman baru yang pengen kenalan sama kamu. Dengan pembawaan yang positif dan ramah, penguji bakal lebih apresiasi usaha kamu dalam menggunakan bahasa Prancis meskipun masih di level dasar.
Target Nilai Aman: Nggak Perlu Sempurna, yang Penting Lulus!
Ngomongin soal target, kamu nggak perlu kok dapet nilai sempurna 100 buat bisa dapet sertifikat ini. DELF punya aturan main yang cukup adil tapi tetep ada batasan yang harus kamu perhatiin baik-baik.
Kamu wajib dapet nilai minimal 5 poin di setiap bagian ujian (Listening, Reading, Writing, Speaking). Kalau ada satu bagian saja yang nilainya di bawah 5, meskipun total nilai kamu tinggi banget, kamu bakal otomatis dianggap nggak lulus karena kena aturan note eliminatoire.
Terus berapa sih total nilai biar bisa dapet sertifikatnya? Kamu cuma butuh total minimal 50 dari 100 poin. Terasa lebih ringan, kan? Jadi kalau kamu ngerasa agak lemah di bagian Listening, kamu bisa banget nutupin kekurangannya dengan ngerjain bagian Reading atau Speaking dengan lebih maksimal. Selama totalnya mencapai 50 dan tiap bagian dapet minimal 5, kamu udah resmi jadi pemegang sertifikat DELF A1.
Kabar yang paling bikin happy adalah sertifikat DELF ini nggak ada masa kadaluarsanya alias berlaku seumur hidup. Beda banget sama tes bahasa lain yang biasanya harus diulang tiap dua tahun, DELF bakal nempel terus di CV kamu selamanya. Jadi, investasi waktu dan tenaga kamu buat ujian ini nggak bakal sia-sia dan bakal terus berguna buat masa depan kamu.
Dapetin Sertifikat Tanpa Ragu, Bareng Cetta Skill Kamu Makin Maju!
Intinya, lulus DELF A1 itu sangat mungkin kalau kamu punya strategi yang pas dan nggak cuma modal nekat. Banyak yang nanya, “Bisa nggak sih dapet sertifikat internasional dengan persiapan singkat?”. Jawabannya, tentu bisa banget! Kuncinya ada di gimana cara kamu melatih mental supaya nggak kaget pas dapet pertanyaan yang topiknya sangat harian namun butuh ketelitian tinggi.
Daripada pusing belajar sendirian dan bingung harus mulai dari mana, mending serahin aja ke ahlinya biar persiapanmu nggak setengah-setengah. Di kelas DELF A2 Preparation Cetta, kamu bakal dibekali tips dan trik khusus, pengayaan grammar, sampai simulasi ujian yang mirip aslinya. Tutor yang seru bakal bantu kamu biar nggak kaku saat ngobrol, jadi kamu nggak bakal “loading” kelamaan pas lagi di depan penguji nanti.
Jangan biarin rasa ragu bikin kamu nunda-nunda punya sertifikat internasional pertama kamu. Yuk, gas gabung sekarang dan buktiin sendiri kalau bahasa Prancis itu seru dan sangat bisa kamu taklukin bareng teman-teman baru. Langsung klik link-nya buat konsultasi gratis dan mari kita buat sertifikat DELF kamu jadi kenyataan!










