ilustrasi seorang pria yang melakukan tes speaking TOEFL

Speaking TOEFL Terasa Kaku? Ini Tips Biar Jawaban Lebih Natural

Daftar Isi

Bagi peserta TOEFL, bagian speaking sering terasa paling menegangkan. Karena itu, memahami tips speaking TOEFL yang tepat akan sangat membantu meningkatkan performa kamu saat ujian.

Dalam artikel ini, Cetta English akan membahas 10 tips speaking TOEFL yang bisa kamu terapkan untuk TOEFL iBT maupun persiapan speaking secara umum. 

Kamu juga akan menemukan rekomendasi kelas bahasa Inggris dari Cetta English untuk membantumu mempersiapkan ujian speaking TOEFL. Jadi, simak artikel ini sampai habis, ya!

 

Jenis Soal Speaking TOEFL yang Perlu Kamu Pahami

Sebelum masuk ke tips, kamu perlu memahami dulu format speaking TOEFL iBT, karena strategi jawabannya sangat bergantung pada jenis soal.

1. Independent Speaking Task

Pada bagian ini, kamu diminta menyampaikan pendapat pribadi terhadap suatu topik tertentu. 

Biasanya berkaitan dengan pengalaman, preferensi, atau pandangan umum. Fokus penilaian ada pada kejelasan ide dan cara kamu mengembangkannya.

2. Integrated Speaking Task

Di sini, kamu akan menggabungkan kemampuan membaca, mendengarkan, dan berbicara. Kamu harus merangkum informasi dari teks dan audio, lalu menjelaskannya secara lisan dengan bahasa sendiri.

Secara keseluruhan, bagian speaking menguji kemampuan kamu menyampaikan ide secara runtut, bukan seberapa rumit kosakata yang kamu gunakan.

Selain itu, Cetta English juga membahas tips belajar Bahasa Inggris otodidak yang bisa kamu coba terapkan!

 

Tips Speaking TOEFL agar Jawaban Lebih Natural

Agar performa speaking kamu makin maksimal, berikut tips speaking TOEFL ala Cetta English yang bisa kamu latih sejak sekarang.

1. Gunakan Struktur Jawaban yang Sederhana dan Jelas

Banyak peserta TOEFL terlalu berambisi membuat jawaban kompleks, sehingga malah kehilangan fokus. Gunakan pola sederhana, yaitu jawaban utama, alasan pendukung, dan contoh. Struktur ini sudah cukup kuat untuk mendapatkan skor bagus.

2. Jangan Takut dengan Aksen

Banyak peserta TOEFL merasa minder karena aksen mereka tidak terdengar seperti native. Padahal, dalam penilaian Speaking TOEFL, aksen bukan menjadi faktor utama. Penguji lebih fokus pada kejelasan pengucapan, kelancaran berbicara, serta kemampuan kamu menyampaikan ide dengan runtut.

Fokuslah berbicara dengan tempo yang stabil, artikulasi yang jelas, dan intonasi yang wajar. Misalnya, lebih baik mengucapkan kalimat sederhana dengan jelas daripada memaksakan pengucapan ala native tapi terdengar tidak konsisten.

3. Latihan Berbicara dengan Timer

Speaking TOEFL punya batas waktu ketat, biasanya 45–60 detik. Karena itu, latihan dengan timer sangat penting.

Jadi, mula biasakan dirimu dari pertanyaan sederhana, atur waktu persiapan, lalu jawab sesuai durasi. Cara ini akan membantu kamu mengatur tempo bicara saat ujian.

4. Manfaatkan Waktu Persiapan dengan Maksimal

Sebelum berbicara, kamu biasanya diberi waktu sekitar 15 detik untuk berpikir. Gunakan momen tersebut untuk mencatat kata kunci, ide utama, dan satu contoh sederhana yang relevan dengan pertanyaan.

Kamu tidak perlu menulis kalimat lengkap, cukup poin-poin penting agar alur jawaban tetap terarah. Dengan begitu, kamu bisa berbicara lebih lancar tanpa kehilangan arah.

5. Gunakan Transition Words

Kata sambung seperti for example, however, because of this, atau on the other hand akan membuat jawabanmu terdengar lebih rapi dan natural.

Kamu bisa menggunakan template: “First, I think…; Furthermore…; For example…; In conclusion…” yang bisa menghubungkan ide dan memperjelas alur jawabanmu,

6. Rekam dan Evaluasi Jawabanmu

Merekam latihan speaking adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan performa Speaking TOEFL. Saat merekam, anggap seolah kamu sedang berada di ruang ujian dan menjawab pertanyaan TOEFL sungguhan.

Setelah itu, dengarkan kembali rekamanmu dengan fokus pada beberapa hal penting, seperti kejelasan pengucapan, penggunaan grammar, pilihan kosakata, dan tempo bicara.

Dari hasil evaluasi ini, kamu bisa memperbaiki pelafalan dan alur bicara secara bertahap hingga jawaban terdengar lebih rapi dan natural.

7. Jangan Kejar Kesempurnaan

Berbicara terlalu kaku justru bikin kamu freeze. Dalam Speaking TOEFL, kelancaran dan kejelasan jauh lebih penting.

Lebih baik menyampaikan ide dengan kalimat sederhana namun lancar, daripada terdiam karena takut salah atau sibuk menyusun kalimat yang sempurna.

8. Perbanyak Kosakata yang Relevan

Speaking TOEFL sering mengangkat topik umum seperti pendidikan, teknologi, kesehatan, lingkungan, dan kehidupan sosial.

Karena itu, fokuslah menguasai kosakata yang sering muncul di tema-tema tersebut, bukan kata yang terlalu teknis atau jarang dipakai. 

Misalnya, untuk topik pendidikan, kamu bisa membiasakan diri dengan kata seperti online learning, assignment, academic pressure, atau student motivation. Dengan cara ini, kosakata akan terasa lebih natural saat kamu menggunakannya di ujian.

9. Latihan Bareng Komunitas agar Lebih Percaya Diri

Berlatih speaking TOEFL akan lebih efektif jika dilakukan bersama orang lain. Kamu bisa bergabung di Cetta Virtual Society, komunitas virtual untuk belajar bersama para pejuang bahasa asal Indonesia di berbagai negara.

Di komunitas ini, kamu bisa latihan speaking, simulasi soal TOEFL, dan berdiskusi santai menggunakan bahasa Inggris. Semakin sering kamu berbicara di lingkungan yang suportif, semakin percaya diri kamu saat menghadapi Speaking TOEFL.

10. Tetap Tenang dan Percaya Diri Saat Ujian

Rasa gugup saat Speaking TOEFL adalah hal yang sangat wajar, bahkan dialami oleh peserta yang sudah berlatih lama. Saat waktu persiapan dimulai, tarik napas dalam-dalam dan fokuskan pikiran pada poin utama yang ingin kamu sampaikan.

Misalnya, jika kamu tiba-tiba lupa satu kata, tetap lanjutkan jawaban dengan kosakata lain yang kamu kuasai. Sikap tenang dan percaya diri akan membuat suara kamu terdengar lebih stabil, alur bicara lebih rapi, dan jawaban terasa lebih natural.

 

Tips Berbicara untuk Speaking TOEFL yang Perlu Kamu Ingat

Selain teknik teknis, ada beberapa hal penting yang sering dilupakan peserta TOEFL:

  • Jawaban harus relevan dengan pertanyaan
  • Jangan terlalu panjang atau terlalu singkat
  • Sertakan contoh sederhana untuk memperkuat jawaban
  • Tetap tenang meskipun membuat kesalahan kecil

Dengan kombinasi latihan rutin dan strategi yang tepat, kemampuan speaking kamu akan meningkat secara signifikan.

Buat kamu yang bingung mulai belajar Speaking dari mana, bisa cek artikel kursus speaking English online yang pernah dibahas oleh Cetta English!

Pasti Jago Speaking TOEFL bersama Cetta English!

Itu dia berbagai tips speaking TOEFL. Nah, langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah berlatih dengan bimbingan yang tepat. 

Untuk kamu yang serius ingin meningkatkan skor TOEFL, kelas speaking Intensive dan TOEFL Preparation Advanced 1 on 1 dari Cetta English adalah solusinya.

Di kelas ini, kamu akan mendapatkan:

  • Latihan speaking TOEFL berbasis soal asli
  • Simulasi ujian dengan feedback langsung
  • Pendampingan tutor berpengalaman
  • Fokus pada speaking yang natural dan terstruktur

Siap mendapatkan hasil sempurna saat speaking TOEFL? Yuk, langsung hat admin Cetta English via  WhatsApp sekarang juga dan mulai persiapan TOEFL kamu dengan lebih matang! 

Bagikan

Transform Your Stressful Study Into an Enjoyable Journey

Dapatkan Info Trial Class dan Nikmati

10%

Special Discount untuk untuk pendaftaran kelas

Plus, dapat artikel eksklusif untuk belajar bahasa lebih cepat

Form Popup